Khotbah Minggu Sore JULi - AGUSTUS 2010

Gereja Pentakosta di Indonesia - Cianjur

Jalan Hasyim Asyari 75, Cianjur 43214. Tel (62-263) 261161 - Indonesia

Minggu, 04 Juli 2010

NAMA TUHAN MENARA YANG KUAT

Kita masih berbicara tentang Amsal

18:10 Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.
18:11 Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya dan seperti tembok yang tinggi menurut anggapannya.

Dua ayat ini mewakili dua kelompok manusia. Kelompok yang pertama adalah kelompok saudara dan saya yang mau bersandar kepada Tuhan, yang mau mempercayakan diri saudara kepada Tuhan. Ayat yang ke-11 mewakili kelompok yang kedua, yang menganggap kekayaannya adalah menara yang kuat. Kekayaannya dia anggap tembok yang tinggi.

Mari kita lihat yang pertama dan kita akan bandingkan dengan yang kedua. Dia sebut begini, 

18:10 Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.

Di dalam bahasa aslinya, orang benar akan lari kesana dan dimasukkan ke dalam lubang persembunyian yang selamat.

Jadi jangan lari sama duit, jangan harap manusia, jangan harap anak, jangan harap orang tua, jangan harap orang pintar, jangan harap orang kaya, jangan harap jenderal, jangan harap orang berpangkat, jangan harap orang berhikmat, haraplah kepada nama Tuhan Yesus, sebab nama Tuhan adalah satu menara yang teguh.

Nimrod bikin menara. Dia bikin menara Babel sudah seperti katakan oleh Alkitab, sudah naik ke langit. Dan Tuhan tidak suka. Sebab itu kekuatan manusia bukan kekuatan dari Tuhan. Segala pekerjaan daging pekerjaan manusia pekerjaan kita, tidak boleh muncul di dalam hal yang rohani. Nimrod mau bikin benteng di Sinear sampai tinggi, Tuhan turun lalu Dia kacaukan bahasanya. Orang minta paku dikasih palu. Orang minta kayu dikasih paku. Kacau balau bahasanya. Dari bahasa yang kacau balau itulah terus merembet ke seluruh dunia. Ada orang Jerman bahasa Jerman, orang Belanda bahasa Belanda, orang Amerika bahasa Amerika, orang Indonesia bahasa Indonesia. Dikacaubalaukan bahasanya.

Tapi Tuhan mempersatukan kembali itu dalam Kisah Rasul 2, waktu orang-orang dipenuhkan dengan Roh Kudus. Bahasa yang baru, bahasa yang satu, bahasa Roh Kudus.

Nah, kita mau bicara tentang nama Tuhan ini. Di dalam Filipi 2, di sana rasul Paulus terbuka matanya ketika dia melihat kehebatan dari Tuhan Yesus ini.   

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, ...

Kan kita sekarang hidup bersama. Bermasyarakat, masyarakat kristiani, masyarakat beriman. Jangan menyendiri, jangan kita tidak mau saudaraku bergaul dengan orang agama lain, tidak. Kita bermasyarakat dalam hidup bersama tapi ada satu pola yang ditinggalkan oleh Yesus. 

2:5 ..., menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

Jadi Dia form-Nya itu Allah, Elohim, Yesus.

Uang 20 juta baru ambil dari bank dirampas di tas, dipertahankan. Dibacok. Sampai meninggal. Uang, 20 juta, dipertahankan. Yesus Allah dia nggak pertahankan. Saya ingin saudara renungkan ini sebab gara-gara inilah Dia punya nama menjadi menara yang teguh. Bayangkan Dia nggak pertahankan. Kalau saudara tersinggung, itu berarti saudara memiliki sesuatu yang saudara pertahankan. Memangnya, gua kan punya harga diri. Berapa sih harga diri saudara? Yesus itu Allah, harga diri-Nya di atas segala alam semesta. Alam semesta diciptakan oleh Dia, Dia tidak pertahankan. Dia jadi manusia biasa. Maka dalam Markus, Dia berkata  

10:45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Kadang-kadang saudara datang ke kebaktian dan saudara ingin penuh dengan pelayanan. Tuhan, saya ingin melayani Tuhan. Aku datang bukan untuk dilayani oleh kamu, Aku datang untuk melayani kamu. Kita datang kepada Tuhan seperti Marta, Yesus silahkan duduk, saya mau masak cap cay, puyung hay, dan sebagainya, Yesus duduk nanti pokoknya siap. Tapi dia lihat Maria diam saja dan Maria duduk di kaki Yesus. Yesus bilang: Marta, Marta kamu kuatir dari hal banyak, Aku tidak datang untuk dilayani. Lihat Maria, dia sudah mengambil hal yang terbaik; Aku melayani dia.    

Jadi yang dilayani sama yang melayani, kalau di dunia sekuler, itu hebat yang dilayani dong. Kalau kita datang ke restoran, terus yang melayani kita acuh tak acuh, mau nggak mau, mukanya cemberut, kita minta tambah air minum cemberut, kita marah. Langganan adalah raja. Kita tiba-tiba jadi raja. Kenapa kamu melayani begitu? Yesus itu nggak begitu. Aku datang bukan untuk dilayani. Dia tidak datang untuk jadi tamu. Dia datang untuk jadi pelayan, melayani.

Siapa yang dilayani? Orang-orang berdosa, orang-orang kafir, saudara dan saya yang bejat, yang hancur, yang jelek, yang murtad, yang banyak salah, yang banyak keliru ... Dia mau layani. Maka tidak boleh ada seorangpun di gereja ini yang merasa minder datang kepada Tuhan sebab Yesus datang untuk menyelamatkan orang berdosa, Dia datang untuk melayani saudara dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi bagi tebusan bagi orang banyak.   

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Hamba di sini dipakai kata doulus, yaitu budak yang tidak ada gunanya. Maksudnya tidak berguna tidak punya hak, tidak bisa ikut pemilu, tidak bisa ikut pilkada. Kalau nggak sengaja kita jatuhin ember dari atas penuh air kena kepalanya dia mati, saudara tidak akan dituntut karena dia budak. Itu doulos.

Maaf, kita seringkali lebih tinggi dari Yesus. Kita seringkali anggap lebih penting lebih hebat dari Tuhan. Yesus itu jadi budak. Untuk mengerti ini kita buka dulu Lukas

17:7 "Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
17:9 Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?
17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."

Kembali kepada Filipi, 

2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Maaf, Yesus bukan berperan sebagai manusia. Dia tidak berperan sebagai hamba tapi Dia jadi hamba Dia jadi budak. Kalau peran, itu bintang film. Seorang bintang film orangnya baik sopan tapi dalam film itu dia harus memerankan seorang yang jahat. Maka dia memerankan diri bikin kelakuan seperti orang jahat, memang harus berperan demikian. Itu peran. Kalau Yesus bukan berperan, Dia menjadi.

Dalam salinan lain, to be dan to do itu lain. Kebanyakan orang kristen zaman sekarang, itu to do ... saya melakukan pekerjaan saya. Saya mengerjakan pekerjaan saya. Saya .. saya .. saya. To do. Tapi yang diminta oleh Tuhan saudara menjadi to be, saudara dipanggil oleh Tuhan untuk menjadi anak-anak Allah. Maka untuk jadi anak-anak Allah, saudara tidak usah to do berbuat, pura-pura berbuat baik, saya anak Allah jadi harus begini ... tidak. To be. Kalau saudara jadi anak Allah, pasti berbuat baik. Kalau saudara jadi anak Allah, pasti kelakuannya sopan. Kalau saudara jadi anak Allah sungguh-sungguh lahir baru, pasti pekerjaannya benar, kerjaannya benar, kerjaannya jujur. Semua yang baik menjadi bagian saudara.

Kalau saudara cuma ke gerejanya doang mengerjakan agama, ... kita dengarkan nyanyian dari kaum ibu, nggak salah semua kaum wanita nyanyi puji Tuhan, saya tahu itu baik. Tetapi yang saya maksud untuk menjadi anak Tuhan nggak bisa to do. Yang Tuhan tunggu to be. Makanya Yesus itu bukan berperan sebagai manusia. Kalau Dia berperan sebagai manusia Dia tidak tahu perasaan manusia. Dia jadi manusia. 

2:7 ..., dan menjadi sama dengan manusia.

Kalau saudara lemah, Yesus pernah lemah. Saudara takut, Yesus pernah takut. Ada ditulis, waktu Dia menghadapi salib, Dia ketakutan gemetar sebab Dia harus minum dosa manusia. Kalau saudara ditinggalkan, Yesus pernah ditinggalkan. Tidak ada percobaan yang saudara pernah alami yang Yesus belum alami. Saudara dipukul, Yesus digebukin disalib. Tidak ada yang kita bisa banggakan di hadapan Yesus. Bahkan rasul Paulus berkata, tidak ada satupun yang aku banggakan kecuali dari salib Yesus, kenapa? Karena dia tidak bisa membanggakan apa yang dia sudah kerjakan untuk Tuhan, yang dia banggakan apa yang Yesus kerjakan bagi dia. Haleluyah?

Maka semua yang datang pada sore hari ini, jangan membanggakan apa-apa kecuali aduh Yesus Engkau begitu baik sampai mau hidup jadi manusia mengosongkan diri kenosis dan mati sebagai seorang hamba, doulos,  budak. Inilah Juru selamat kita. Allah yang Maha Agung menjadi hamba.

Apa beda orang-orang islam di Timur Tengah di bawah ajaran Osama bin Laden dengan agama kristen? Bedanya disini: Mereka mengirimkan anak laki-laki - sekarang anak perempuan 18 tahun - di Rusia membawa bom di dalam tubuhnya. Anak laki-laki 19 tahun anak wanita 18 tahun dia jalan ke kerumunan orang, dia ledakkan bom, dia mati, demi allahnya. Kalau kita lain, Allah kita mengirimkan Yesus Anak-Nya untuk mati di Golgota bagi kita. Saudara tinggal pilih mau yang mana. 

2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Aduh, berapa rendah saudara merendahkan diri, begitu tingginya saudara ditinggikan. Sejauh mana saudara merendahkan diri, sejauh itulah Tuhan meninggikan saudara. Tidak ada yang bisa melebihi kerendah-hatian Yesus. Rendah hatinya luar biasa. Sudah dikhianati oleh Yudas masih senyum sama Yudas Dia bilang, hopeng, sahabat-Ku. Makan masih dikasih roti. 

Saya tambah kesini tambah pikir Yesus saudara karena merasa nggak berlayak Yesus yang Allah Pencipta langit dan bumi, Dia ada sebelum segala sesuatu ada, mengosongkan diri-Nya jadi manusia jadi hamba merendahkan diri-Nya.

Tidak ada mata pelajaran rendah hati di sekolah Alkitab. Pelajaran Roh Kudus ada. Pelajaran kitab Kejadian ada, Keluaran ada, pelajaran Matius ada, Lukas ada, Markus ada, Yohanes ada, Filipi ada, Galatia ada tapi pelajaran rendah hati tidak ada. Hanya Yesus yang ngajar. Belajarlah kepada-Ku karena Aku ini rendah hati dan lemah lembut.

Maksudnya belajar kepada-Ku itu, lihatlah contoh-Ku, inilah Aku. Belajar rendah hati. Berikut,

2:8 ... dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Ada uang abang sayang, tidak ada yang abang ditendang ... itu zaman sekarang. Orang tidak kawin lagi dengan manusia tapi orang menikah dengan materi atau dengan kecantikan atau dengan hawa nafsu. 

Yesus nggak anggap keIlahian, Dia tinggalin. Nah, saya harap contohnya Tuhan Yesus itu akan merasuk sukma kita dan kita akan menjadi orang yang rendah hati. Direndahkan orang lain ... ah, tenang saja. Haleluyah puji Tuhan, Yesus pernah direndahkan lebih dari saya.

Saya difitnah saya ngadu sama Tuhan: Duh Tuhan, saya difitnah gini gini. Saya bilang, saya kan sudah kerja buat Tuhan, kenapa saya sampai difitnah? Orang islam nggak pernah fitnah saya, orang hindu nggak pernah fitnah saya, orang budha nggak fitnah saya, orang Kong Hu Cu nggak pernah fitnah saya, ini orang kristen, pendeta lagi, fitnah saya. 

Tuhan nggak jawab, Dia cuma ngomong begini: Pernah kamu diludahi? Saya nggak terusin: Ya Tuhan, ampuni saya. Saya merasa penting sampai saya sembahyang begitu. Ampuni saya. Pernah kamu diludahi? Aku pernah diludahi. Pelacur - sejarah gereja - ambil kotoran dari pinggir jalan, dilempar di muka Yesus. Ditelanjangi Yesus itu, digebuk sampai hancur-hancuran. Dia yang Pencipta langit dan bumi, Dia yang menebus dosa-dosa kita, taat sampai mati di salib.

Tahu nggak saudara salib ini adalah prinsip hidup. Saudara bisa lihat salib di mana-mana. Lihat pesawat terbang ... lambang salib terbang. Bangunan ini banyak salib. Palang. Palang. Salib. Semua ini di bawahnya beton ada salib. Tuh tehel kita salib melulu. Saudara buka piano, tulangnya salib. Di mana apapun bangunan apapun ... salib.

Maka dalam ajaran Yesus ini harus jadi prinsip hidup kita. Kemauan kita dipotong oleh kehendak Tuhan. Kemauan kita ingin dipuji ... jangan. Kemauan kita ingin ditinggikan ... jangan. Rendah hati. 

2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

Bangkrut adalah nama. Tapi Yesus adalah Nama di atas kebangkrutan. Rugi, sakit itu adalah nama tapi nama Yesus di atas kesakitan, di atas kerugian. Saudara tinggal ngomong apa saja. Nama apa saja saudara ngomong, Yesus lebih tinggi; Dia Nama di atas segala nama. Maka dari pada kita ngomong susah di bawah standar nama itu, kita ngomong Yesus sebab Yesus standarnya di atas segala nama. Nama-nama di dunia sudah campur itu Yesus Dia lewat.; Dia Nama di atas segala nama.

Maka Amsal kembali ayat ke-10,   

18:10 Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.

Sebab apa? Sebab Dia sudah merendahkan diri-Nya sampai kepada maut sampai kepada kematian. Ada orang rendah hatinya dia jongkok. Dia jongkok tapi jongkoknya di balkon, ya sama saja, masih di atas. Rendah hati itu bukan kita ditunduk-tundukkan kepalanya. 

Musa itu dia tunjuk Firaun: Hei Firaun, lepaskan umat Israel pergi. Tapi apa kata firman Allah? Musa adalah orang yang paling lembut hatinya di dunia. Jadi rendah hati itu bukan kelemar-kelemer, semuhun, sawios, mangga. Kita sudah pergi saja .. teung-teuingeun.

Rendah hati itu bisa menerima. Nggak ada sesuatu yang dipertahankan. Kalau engkau ditampar pipi kanan, kasih pipi kiri. Itu maksudnya prinsip. Sebab Yesus waktu ditampar, Dia bilang: Kiranya Tuhan menampar engkau. Kenapa engkau menampar Aku? Prinsip hidup itu kalau kita nih yang direndahkan ya sudah. Kalau saudara punya Nama ini dalam hati saudara, saudara pasti juga rendah hati. Saya itu bisa tahu orang dari ngomongnya, dari doanya, dari kesaksiannya. Kita bisa tahu manusia. Amsal

18:11 Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya dan seperti tembok yang tinggi menurut anggapannya.

Duit yang dipentingkan. Pokoknya duit duit duit ... 

Puji Tuhan duit geus loba, geus aya sabaraha M. Sudah, mau apalah Tuhan Tuhan, haleluyah haleluyah, ka gereja ka gereja cape mending lalajo Argentina jeung Jerman.

Jangan berharap sama manusia. Jangan berharap dunia yang fana ... Jangan berharap pada manusia .. Yesus Pemimpin Yang setiawan .... Haraplah kepada Tuhan. Ayat 12 ini pernah dijadikan lagu oleh The Beatles. The Beatles mengarang satu lagu dan cukup terkenal, diambil dari Amsal 18:12 Tinggi hati mendahului kehancuran tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan. I saw it's true .. Pride comes before a fall .. I'm telling you .. So you don't want lose all ...

Tapi lihat Yesus, Dia menurunkan diri-Nya kehilangan semua, Dia mendapat Nama di atas segala nama. Tapi orang yang menyombongkan diri meninggikan diri, meninggikan hati seperti Lucifer, dia kehilangan semua. Barangsiapa yang kehilangan nyawa dia akan mendapat nyawa, barang siapa yang mendapat nyawa dia akan kehilangan nyawa. Itu Yesus bilang. 

Maka mau pikir apa lagi di dunia, saudara? Saya 62 tahun kan 10 tahun lagi kalau saya masih hidup 72. Ayo 10 tahun lagi, saudara ada di mana? Baru tadi di televisi satu bapa dia terjun di Tangerang karena sakit nggak baik-baik. Umur 69 tahun masih berani mati, padahal kalau dia sabar saja dia mati sendiri kan. Tapi dia lompat, dia ingin menolong Tuhan untuk mencabut nyawanya.

Dunia sekarang tidak ada yang bisa kita andalkan. Hanya Yesus Nama di atas segala nama. Orang benar akan lari kepadanya. Pemain musik.   

-- o --    

Minggu, 11 Juli 2010

TAAT LEBIH DARI KORBAN

Matius

6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Ini suruhan Tuhan, perintah Tuhan, kita harus cari dulu kerajaan Tuhan dengan segala kebenarannya. Bukan kejelekan, bukan kejahatan, bukan dosa. Dengan segala kebenarannya dari kerajaan Allah. Maka ayat bagian b,

6:33..., maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Apa maksudnya semuanya? Yang tadi ayat-ayat sebelumnya bilang, apa yang kita makan yang kita minum yang kita pakai, itu akan ditambahkan kepadamu. 

Nah, kita mau belajar dulu dari yang sederhana bahwa kita ini manusia, nggak bisa kita jadi benar dulu baru dibaptis. Sebab kita sudah nggak benar. Roma

3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.

Nah, karena kita tidak benar, sekarang kita di dalam Yesus, kita disuruh cari kebenarannya. Kebenaran Tuhan. Saudara mau cari kebenaran Tuhan? Nah, inilah problem yang kita suka alami, yang pertama yang nomor satu prioritas pertama, itu kerajaan Tuhan, kerajaan Allah dengan segala kebenarannya. Cari dulu itu. Ini yang utama. Maka semuanya, yang kedua ini, akan ditambahkan kepadamu.

Jadi yang kedua ini otomatis datang ketika saudara melakukan yang pertama - mencari Kerajaan Tuhan dan kebenarannya. Nah, percobaan datang ketika kita menomorduakan yang nomor satu, menomorsatukan yang nomor dua. Kita kuatir dari hal apa yang kita makan, kita kuatir dari hal apa yang kita minum, kita kuatir dari hal apa yang kita pakai, kita kuatir kita bisa beli motor atau tidak, kita kuatir apa kita bisa membeli mobil apa tidak. Yang nomor dua kita bikin utama.

Tuhan Yesus dengan jemaatnya dengan gerejanya dengan kebenarannya, kita belakangi ... dari situ percobaaan lewat. Amsal

10:22 Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

Salinan lain, Berkat Tuhan yang membuat seseorang menjadi kaya, dan dia tidak menambah kesusahan dengan berkat itu.

Jadi kalau kita bandingkan dengan Matius

6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Cari dulu Kerajaan Allah. Utamakan dulu kerajaan Allah dengan segala kebenarannya. Amsal bilang, berkat Tuhan yang menjadikan kita kaya. Ayat 33b dari Matius 

6:33 ..., maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Semuanya. Tanpa kesusahan. Nah, kenapa kita susah? Karena kita bikin nomor satu nomor dua, nomor dua kita bikin nomor satu. Nomor satu Tuhan yang utama, yang menciptakan kita, yang memberi nafas kepada kita, yang memberi umur kepada kita, yang memberkati kita ... kita nomor duakan. Dari situlah persoalannya.

Ingat Maria dan Marta? Marta yang nyambut Yesus pertama, silahkan Yesus datang. Tapi Yesus dinomorduakan oleh Marta, dia sibuk masak. Maksudnya baik, dia masak, masak, masak untuk Yesus tapi tanpa sadar dia sudah nomorduakan Yesus. Sebab yang penting kalau Yesus ada, saudara mencari Dia. Maka Dia akan memberkati kita.

Kalau saya bilang berkat, itu berkat tanpa kesusahan. Sebab Amsal 10:22, Dia tidak tambah-tambah kesusuahan.

Kalau saudara diberkati oleh Tuhan, saudara jadi kaya, bukan cuma cukup bukan cuma pas-pasan. Kaya. Ini mental kita musti mental kaya. Kaya yang dari Tuhan. Bukan kaya dari segala macam cara dunia, cara dukun, bukan. Kaya yang Tuhan beri kepada saudara. Saya musti pelan-pelan supaya saudara mengerti.

Jadi begini: Ketika kita menomorduakan yang nomor satu, dan menomorsatukan yang nomor dua, di situ kita akan mengalami kesusahan. Filipi

2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;

Orang lain harus dinomorsatukan, kita dinomorduakan. Sedangkan semua moto orang dunia, orang kristen yang umum, kita mau urus diri sendiri; kita sendiri dulu, baru ngurus orang lain. Yesus lain: Utamakan dulu orang lain.

2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Ada dua saudara di Cianjur harus pindah, rumahnya harus dijual. Karena dia pinjam uang dari rentenir. Saya juga bingung kenapa ada orang kristen bisa jadi rentenir, saya bingung. Pinjam uang 300 juta, bunga 1 hari 1 juta. SBY juga bangkrut kalo pinjam duit begitu. Bahkan yang punya uang itu duduk di toko, yang belanja dia yang terima duit, udah 1 juta dia kantongin, baru keluar. Itu baru bunga.

Nah, itu yang menomorsatukan yang nomor dua, itu mereka. Kesusahan orang nggak peduli. Orang lagi susah orang lagi apa, pokoknya aku yang penting, aku duitku bertambah. Itu prinsip mereka. Tetapi kalau kita membaca ayatnya yang kesatu dari Filipi tadi       

2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan,

Kita seringkali nggak punya belas kasihan.

2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,
2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;
2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Dimana? Sebab persoalan terjadi bagi hidup kita. Tidak ada rentenir yang hidupnya bahagia. Saya saksikan.

Waktu saya khotbah di Tondano. Lapangan besar. 4-5 ribu orang. Gereja-gereja datang; kalau di lapangan mereka datang. Saya khotbah: Orang kristen tidak jadi rentenir. Orang-orang nggak ngerti saya. Tapi habis kebaktian ada satu ibu, dia lari. Ini lapangan loh, basah, itu becek karena hujan, itu rumput dan dia berlutut: Bapa pendeta, bapak pendeta, berdoa buat saya. Saya angkat, eh, jangan begini, jangan nyembah, saya bukan Tuhan. Kenapa? Bapa pendeta bicara itu mengenai rentenir ... itulah saya, bapa; sayalah rentenir itu. Kalau jemaat kita kan lain: Dialah rentenir, dia rentenir, saya belum ... bakal jadi.

Suaminya tentara, orang manado. Jadi ibu mau apa sekarang? Saya minta Tuhan ampuni saya. Sudah didoakan, dia nangis, saudara. Sekitar setengah jam nangis. Amin. Sudah sama hamba Tuhan, berdiri, dia cerita: Uang saya banyak, pak, tapi tidak ada damai. Saya prakteknya di Ancol, di tempat judi, di pintu luar. Saya diisi ilmu oleh dukun. Kalau ada orang keluar, rambutnya lusuh, itu orang kalah main. Lalu saya giniin tangan saya karena ilmu perdukunan, pasti orang itu datang sama saya dan pinjam duit. 30 tahun lalu, 40 tahun lalu, 1 juta ... bunganya dalam satu jam 100 ribu. Satu jam 100 ribu. Saya dapat banyak uang, pak. Tapi saya tidak punya damai.

Sebab damai akan datang kalau saudara menomorsatukan yang nomor satu dan menomorduakan yang nomor dua. Saudara datang ke gereja sekarang ini menomorsatukan yang nomor satu. Sebab itu jangan takut yang nomor dua pasti Tuhan akan jamin dengan luar biasa.

Bapak Hendro Kurniawan, jemaat di Jakarta, dia lagi bangun bangunan 110 meter, tingkatnya nggak tahu berapa tapi dia bangun gereja paling tinggi. Dia baru bersaksi, saudara saya berharap sama direktur PLN, direkturnya dekat sama saya, ke luar negeri sama-sama, saya dapat borongan besar-besar. Tapi memang tidak boleh saya bersandar sama manusia. Direkturnya diganti. Jadi selama satu tahun ini saya nganggur nggak ada borongan nggak ada apa. Tapi pas ketika saya hampir habis, dia cuma kebaktian-kebaktian terus, ada yang panggil sama dia ... pemerintah: Kamu mau kerjain binis di Lampung? Kontrak. Berapa lama, pak, kontraknya? 30 tahun. Ada haleluyah? Kita kan 30 tahun lagi udah mati. Kontrak 30 tahun. Bayangkan kalau Tuhan memberkati, karena dia cari dulu Tuhan dengan semua kebenarannya.

Kalau saudara menomorsatukan Tuhan, menomorduakan segala keperluan saudara, salib ada di hati saudara. Utamakan Tuhan.

Orang Sunda punya pameo begini: Milik mah moal pahili. Kalau disalin dalam bahasa Indonesia apa? Rezeki tidak akan tertukar. Apalagi kita ada di bawah naungan berkat Tuhan. Menurut Filipi 2, kita harus punya kasih mesra, persekutuan roh dan belas kasihan. Saya ingin membawa saudara setingkat lebih tinggi malam ini.

Kita semua percaya bahwa agama kita yang benar. Yesus jalan satu-satunya yang menuju kepada keselamatan. Amin? Itu secara pribadi saya mengaku Yesus Engkaulah jalan yang benar. Sebab Dia berkata: Akukah jalan, kebenaran dan hidup.

Tetapi dalam hidup bermasyarakat, kita harus menghormati orang yang beragama lain. Sebab di sini dikatakan, mengutamakan orang lain. Kita harus menghormati. Kalau mereka sedang bikin upacara, kita jangan cekakak-cekikik, jangan ketawa-ketawa. Diam. Hormati. Apalagi mayoritas di negara kita beragama islam. Dan islamnya paling besar di dunia. Kita harus tahu menghormat.   

Hindu kita hormati, budha kita hormati, Kong Hu Cu kita hormati ... sebagai agama. Islam kita hormati. Bermasyarakat. Kita menomorsatukan yang nomor satu. Utamakan. Nah, kita utamakan seringkali diri kita sendiri, agama kita sendiri.

Orang itu tidak punya agamapun kita harus menghormati. Tolong. Ingat itu orang Samaria menolong orang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho. Ketika dia lihat eh ada yang dipukuli, dia nggak tanya agama, dia angkat. Ditolong. Ada hidup pribadi ada hidup bermasyarakat, ada iman pribadi ada iman bermasyarakat. Iman dalam masyarakat kita harus baik kepada semua orang walaupun agamanya lain.

Ini mah sesama kristen pasea ... bertengkar. Kita harus membedakan iman pribadi waktu sembahyang, Aku percaya Yesus jalan satu-satunya. Tapi kalau ketemu orang yang lain, kita harus mengasihi sesama manusia. Kan Yesus bilang, kasihilah sesamamu manusia. Matius

19:19 hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Yang utama kan diri kita. Tetapi mengingat Filipi 2, utamakan orang lain, sesama manusia disebut dulu. Kasihi sesama manusia dulu baru dirimu sendiri. Maka kalau ada pesta saya suka ngomong, kaum muda dulukan orang tua. Bubar gereja juga, kaum muda duduk tenang dulu biar orang tua yang jalan dulu turun dulu. Kayanya omongan saya itu kaya lempar garam di laut. Nggak didengar. Didengar tapi nggak diturut. Kaum muda remaja jangan turun dulu, tunggu, biar yang tua dulu turun. Berdesak-desakan sebab yang tua itu satu langkah satu langkah. Nggak boleh marah karena orang tua begitu.

Saya mau marah sama satu pelayan restoran. Pelayan, sini. Susah dipanggil pelayan. Satu perempuan, ya pak. Ambilin tusuk gigi saya dari tadi minta tusuk gigi. Itu di depan bapak, tuh. Ada tusuk gigi di depan saya. Ampun nggak kelihatan dekat gitu. Itu pelayan ketawa, maklum sudah tua. Itu pelayan ngomong begitu. Mau marah salah, mau marah memang sudah tua. Tusuk gigi. Bukan satu, secepuk gede. Nggak kelihatan.

Jadi apalagi turun tangga. Maka sabar anak muda sebab kamu juga bakalan tua. Saya pernah lihat anak kecil pakai kaos pake tulisan: Jangan galak-galak sama saya karena saya bakal jadi gede. 

Saudara mau mengutamakan yang nomor satu? Menomorduakan yang nomor dua? Cari dulu kerajaan sorga maka segala keperluan saudara jasmani, apapun segala keperluan sehari-hari, motor mobil apapun, rumah tangga bahagia akan diberikan dan ini bonusnya ... hati saudara bahagia, hati saudara merasa damai karena saudara jalan di atas jalan yang benar.   

Ketika kita marah, damai tidak ada. Pasti saudara harus senyum karena ada damai di hati saudara. Kalau saya main gitar cemberut, itu takut salah. 

19:19 hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Sekarang bapak Idham Khalib meninggal, besok dikubur. Jenderal Sarens Soediro meninggal. Laksamana Kasenda, dia orang Tionghoa yang pakai nama Manado, meninggal. Ini teh hidup di zaman saya muda, di zaman saya umur 20 tahun. Sekarang dia sudah meninggal dalam usia 88 tahun.  

Kematian itu tidak menyedihkan, hanya berpindah dari dunia ke sorga. Berpindah. Acara na we ngayayay. Di depan peti mati nangis, dikecrotan ku minyak wangi. Orangnya sudah sampai di sorga. Maka Paulus itu berkata, hidup itu Kristus, kalau mati itu untung. Utamakan yang utama. Nah sekarang kita kembali ke Amsal ya. Dua bagian juga. 

21:3 Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban.

Saya tanya, yang mana yang utama: Melakukan kebenaran dan keadilan atau memberi korban? Mana yang lebih utama?

Saya mau kasih tahu apa yang saudara punya itu dari Tuhan. Rumah yang saudara tinggali itu dari Tuhan, nafas yang kita pakai itu dari Tuhan.

Tuhan itu kalau lihat orang korban itu Dia lihat hatinya. Di Surabaya pas jalan kolekte mati lampu. Nggak lama bray, nyala lagi. Habis kebaktian, satu ibu datang sama pendetanya: Boksu, boksu saya minta maaf. Tadi saya mau kasih kolekte seribu tapi karena gelap lampu yang saya masukkan 10 ribu. Saya minta kembaliannya.

Kalau punya uang yang baru yang bagus untuk dibawa kepada Tuhan. Kolekte teh kasih uang yang bagus yang baru karena uang itu rohani. 

Jadi ibu yang miskin yang tidak terlalu kaya, dia kasih 5 ribu, ditanya sama Tuhan. Ini 5 ribu ini dari mana kamu dapat? Asalnya dari mana? Saya kuli cuci. Nyuci berapa lama? Ya 10 potong pakaianlah 5 ribu, berapa lama? Ya sekitar 15 menit sampai setengah jam. Orang itu sudah memberi kepada Tuhan setengah jam dari hidupnya.

Ada seorang kaya, kasih 1 juta. Ini uang satu juta dari mana? Untung saya dagang. Berapa lama kamu dapat untung ini? Saya cuma angkat telepon: Halo, jadi jual beli teh? Jadi. Oke. Kirim duitnya ke sini, ini ambil barangnya. Saya untung di sini. Dia sudah memberi kepada Tuhan ... berapa lama itu deal? 3 menit. Tiga menit dia kasih sama Tuhan. Sedangkan yang tukang cuci dia sudah kasih 15 menit dari hidupnya. Maka soal korban Tuhan tidak peduli. Dia lihat melakukan kebenaran dan keadilan apa tidak. Sebab itu lebih diterima oleh Tuhan.

Ingat Kain dan Habel? Dua-duanya memberi kepada Tuhan. Kain mengambil jambu yang terbaik, duren yang terbaik, sayur yang terbaik, antanan yang terbaik, jengkol yang terbaik, bunga yang terbaik, semua sayuran dan hasil bumi yang terbaik, anggur yang terbaik ... dia bawa sama Tuhan, dia korbankan sama Tuhan. Tulisan dari firman Allah, Tuhan tidak terima itu korban.

Adiknya Habel, dia ambil domba ternaknya yang terbaik. Dia sembelih di atas mezbah, dia bakar, dia nyembah Tuhan. Alkitab katakan, maka berkenanlah Tuhan akan korban Habel. Kokonya lihat. Kenapa, saya bilang, Tuhan, korban dari Kain tidak diterima? Padahal dia juga yang ngerjain tanah sampai ada buah sampai ada sayur sampai ada ini sampai ada ini, kan dia yang nanam?

Kira-kira Roh kudus berbisik begini: Bukan korbannya yang Aku lihat tapi hatinya tidak betul. Buktinya di mana? Buktinya dia bunuh adiknya. Di ladang dipukul. Awal pembunuhan itu di kitab Kejadian. Awal darah mengalir itu di kitab Kejadian. Awal penebusan di kitab Kejadian. Awal pengampunan ... Kain itu diampuni sama Tuhan tapi diusir sama Tuhan dari taman Eden.

Mungkin persembahan saudara, mungkin, ada yang menggangap persembahan saya bisa membeli sorga. Tapi melakukan kebenaran dan keadilan,

Yang terakhir sekarang. I Samuel

15:17 Sesudah itu berkatalah Samuel: "Bukankah engkau, walaupun engkau kecil pada pemandanganmu sendiri, telah menjadi kepala atas suku-suku Israel? Dan bukankah TUHAN telah mengurapi engkau menjadi raja atas Israel?
15:18 TUHAN telah menyuruh engkau pergi, dengan pesan: Pergilah, tumpaslah orang-orang berdosa itu, yakni orang Amalek, berperanglah melawan mereka sampai engkau membinasakan mereka.
15:19 Mengapa engkau tidak mendengarkan suara TUHAN? Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN?"
15:20 Lalu kata Saul kepada Samuel: "Aku memang mendengarkan suara TUHAN dan mengikuti jalan yang telah disuruh TUHAN kepadaku dan aku membawa Agag, raja orang Amalek, tetapi orang Amalek itu sendiri telah kutumpas.
15:21 Tetapi rakyat mengambil dari jarahan itu kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dari yang dikhususkan untuk ditumpas itu, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di Gilgal."
15:22 Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.
15:23 Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja."

Yang saya bawa firman Tuhan, saudara bisa terima saudara bisa tolak. Ketika saudara tolak firman Allah, Tuhan menolak saudara. Jangan sampai kita menolak firman Allah. Apa kuncinya? Taat lebih diterima dari pada korban. Kita korban gede tapi hati kita tidak taat Firman Tuhan. Matius

23:23 Celakalah kamu, - Ini kata-kata Yesus - hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, - Ini kepada pendeta-pendeta - hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Jadi kita diharuskan melakukan hal yang benar yang adil. Begitu juga perpuluhan. Jangan perpuluhan beri tapi keadilan ini yang utama, keadilan kebenaran kesetiaan tidak dilakukan. Apa kata Tuhan? Celaka. Tetapi kalau kita memberi perpuluhan dan sekaligus adil benar setia, apa kata Tuhan? Jendela sorga dibuka, saudara digrojogi oleh berkat Allah. Berkat Allah turun sampai saudara nggak ada lagi tempat untuk menaruh.

Saudara jangan itungan sama Tuhan Yesus sebab Yesus itu orang Yahudi.

Saudara mau tetap ikut Yesus, mau menomorsatukan Tuhan? Itu yang Dia minta. Tuhan dulu deh. Soal dagang, soal bisnis, soal anak, soal keluarga, soal rumah tangga, jangan takut ... Tuhan nanti tambah, Tuhan akan kasih, Tuhan akan berikan berkat.

Mari kita berdiri.   

  -- o --   

Minggu, 18 Juli 2010

DOA

Malam hari ini saya ingin berbicara tentang doa.

Hubungan saudara dengan Tuhan tidak bisa dengan uang, tidak bisa dengan kepintaran, tidak bisa dengan kedudukan tetapi hubungan kita dengan Tuhan hanya bisa dilakukan melalui doa.

Doa bisa dinaikkan oleh orang susah, doa bisa dinaikkan oleh orang kaya. Doa bisa dinaikkan oleh orang terpelajar, doa bisa dinaikkan oleh orang tidak terpelajar. Doa bisa dinaikkan oleh professor, doa bisa dinaikkan juga oleh orang yang tidak berpendidikan. Doa bisa dinaikkan oleh orang yang kurus, doa bisa dinaikkan oleh orang yang gemuk,

Persoalannya kita tidak suka berdoa. Maksud saya tidak suka berdoa sebab di dalam Alkitab ada tiga macam doa.

Kita akan lihat satu persatu. Doa yang pertama saya beri nama doa kasual.

Doa kasual ini doa yang biasa. Doa makan itu doa kasual. Sebelum tidur kita sembahyang, itu doa kasual. Bangun tidur kita berlutut kita sembahyang lagi, itu juga kasual. Doa di gereja sebelum firman kita doa, kasual. Setelah firman Tuhan kita berdoa juga, kasual. Biasa. Mau bedston karena menikah, itu kasual sebab itu doa dianggap biasa. Nah, kalau doa kasual saja doa biasa saja, kita tidak suka lakukan bagaimana saya bisa mengajarkan doa yang lain.

Jadi saudara tidak boleh tidak tidak, doa kasual ini saudara harus lakukan. Sebelum tidur saudara berdoa, bangun tidur saudara berdoa, sebelum makan saudara berdoa, mau bepergian saudara di belakang setir saudara berdoa dulu, itu kasual semua. Dan kalau doa saudara hanya sampai di kasual ini memang tidak akan saudara alami mujizat yang besar.

Maka dalam pernikahan juga saudara, kita seringkali melihat pernikahan-pernikahan yang gagal karena apa? Kegagalan pasangan itu mengiring Yesus dengan setia. Kegagalan pasangan itu setelah diberkati tidak ikut Tuhan dengan setia. Lambat atau cepat mereka akan ketemu batunya. Sebab hanya Tuhan yang bisa menolong kita, hanya Tuhan yang bisa memimpin kita. Hanya Tuhan yang bisa memberkati kita. Hanya Tuhan yang bisa membimbing kita. Hanya Tuhan yang bisa mengerjakan kehendak pekerjaan yang baik di dalam diri kita.

Nah, doa kasual ini kita baca dari Matius  

6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)
6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Bayangkan doa seperti ini masih termasuk doa kasual. Doa biasa.

Nah, cara berpakaian. Sekarang saya menghadapi ada pernikahan, saya harus pakai baju yang agak resmi. Saya pakai baju batik atau pakai dasi pakai jas.

Kalau kasual, itu pakai kaos oblong pakai celana 3/4, pakai sepatu slop, itu kasual. Rabut acak-acakan ya, di tangannya gelang keroncong, di bawah gelang dangdut ... itu kasual. Dan kalau saudara menghadap Tuhan secara kasual, Tuhan mentreat saudara melakukan hal kepada saudara juga kasual. Sebab siapa yang menabur, dia menuai. Kalau kita menabur doa kasual doa biasa, ... siapa yang tadi pagi makan lupa berdoa atau tidak pernah berdoa. Siapa yang tadi bangun pagi tidak berdoa atau lupa berdoa. Terus ke dapur, terus bikin kopi. Nggak ingat itu yang jaga tadi malam sampai saudara masih bernafas tadi pagi.   

Doa kita kasual. Asal. Maka Tuhan Yesus dalam Yohanes 14-16, Dia berkata 7 kali: Mintalah kepada-Ku apa saja yang kamu mau, Aku akan memberikannya kepadamu.

Kenapa Tuhan sampai bilang 7 kali? Karena murid-murid-Nya kalau berdoa kasual, biasa saja. Bahkan ketika di Taman Getsemani murid-murid-Nya tertidur ketika Yesus berdoa. Coba bayangkan, Yesus Guru berdoa, yang tiga ini tertidur. 7 kali loh Tuhan ulang-ulang: Mintalah. Bahkan ayat terakhir bilang, dalam Yohanes 16: Sampai sekarang kamu belum pernah meminta kepada-Ku. 3.5 tahun ikut Yesus belum pernah minta kepada-Ku.

Perempuan Kanani minta, Nikodemus minta, orang lain minta, semua minta, kamu murid-Ku sendiri kenapa tidak minta? Mintalah supaya sukacitamu itu penuh. Kenapa kita tidak ada sukacita? Habis tidak pernah minta. Memang kita nggak usah minta-minta tapi tidak dilarang kita minta. Mintalah, Aku akan beri. Artinya, berdoa dengan satu kerinduan. Kalau kita punya doa cuma tahunya doa makan, ... kalau doa saudara hanya sampai di situ saja, ya kita tidak akan mencapai sesuatu yang besar.

Yang kedua, saya beri nama doa dengan tujuan. Karena ada doa tujuan ini, saudara akan mendapatkan satu fokus. Berdoa. Contohnya di dalam Filipi   

4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, -
Berarti dilarang kita kuatir. - tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa - Satu -  dan permohonan - Dua - dengan ucapan syukur.

Jadi ada tujuan doanya. Nggak sembarangan, nggak kasual, nggak asal. Banyak orang menghafal doa Bapa Kami. Mirip cucu saya, cucu saya nomor dua sudah bisa doa makan. Tapi semua doa makan dia sama sebab dia hafalin.

Saudara, kita kan ada kebutuhan ada keinginan, ada cita-cita, tidak salah kita ada cita-cita, tidak salah kita ada keinginan, tidak salah kita ada permohonan, tidak salah kita minta. Syaratnya satu, gampang: Bawa semua kepada Allah.

4:6 ..., tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah ...

Keinginan saudara jangan dikasih tahu sama suami. Jangan diceritakan sama istri. Bawa kepada Allah. Sebab istri ada batas, suami ada batas ... bawa kepada Allah. Sebab Allah tidak terbatas. Elohim kita, Dia yang suruh bawa. Apa coba kerinduan saudara, apa keinginan saudara? Bawa kesini, Tuhan bilang begitu. Bawa keinginan kita, bawa kerinduan kita. Apa kekeliruan kita? Kita bawa masalah kita sama manusia. Kita bawa masalah kita sama koko, kita bawa masalah kita sama orang tua, kita bawa masalah kita sama orang berpangkat, kita bawa masalah kita sama orang pintar.   

Bawa semua kepada Tuhan. Setelah berdoa, apa? Ada permohonan apa? Minta sama Tuhan.

Tadi kita dengar kesaksian mengucap syukur walaupun anaknya tidak diterima di universitas.

Segala permohonan saudara, bawa kepada Tuhan. Setelah permohonan dibawa kepada Tuhan setelah berdoa ... dan mengucap syukur. Seperti tadi kesaksian. Mengucap syukur itu artinya apa? Menerima apa kehendak Tuhan. Terima kasih Tuhan. Dan mengucap syukur. Bukan nyukurin orang, bukan itu. 

Sebab kita cuma lihat di depan kita, Tuhan mah lihat sudah 5 tahun ke depan, Tuhan sudah lihat 10 tahun ke depan. Besok saja kita nggak tahu mendung apa cerah. Besok kita nggak tahu ada apa. Besok kita makan apa, kita nggak tahu. Yang kita tahu besok itu senin, itu saja. Tetapi saudaraku, kita tidak tahu apa-apa tentang hari depan. Tapi kita kenal siapa yang memegang hari depan, yaitu Tuhan Yesus. Makanya mengucap syukur,

Apa akibatnya kalau orang berdoa, kalau orang memohon, kalau orang mengucap syukur? Ayat yang ke-7,

4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Kenapa kita nggak ada damai? Nggak berdoa. Kenapa kita ngak ada damai? Nggak memohon, nggak minta. Kenapa kita ngak ada damai? Kita tidak mengucap syukur. Mengucap syukur itu nggak usah kelihatan orang. Di dalam hati saudara, saudara lagi diam: Tuhan terima, kasih. Ada aja langganan masuk ke toko kita, terima kasih Tuhan ... itu mengucap syukur.   

4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Salinan lain, akan menjaga hatimu dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Ada masalah, dijaga hati kita. Kita tidak pahit, kita tidak marah, kita tidak takut sebab tadi ... jangan kamu kuatir dari hal apapun juga. Itu sudah perintah Tuhan.

Doa yang terakhir adalah doa peperangan. Kolose   

4:12 Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah.
4:13 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang dia, bahwa ia sangat bersusah payah untuk kamu dan untuk mereka yang di Laodikia dan Hierapolis.

Disebutkan Epafras bergumul dalam doa. Ini diwakili oleh doa yang sangat saudara butuhkan pertolongan. Umpamanya, anak saudara lari dari rumah, anak perempuan lagi, lari. Nggak tahu dia lari kemana, nggak tahu dia lari sama siapa. Sudah satu minggu nggak pulang. Handphonenya ditelepon tidak jawab. Saya mau tanya: Doa saudara biasa? Saudara pasti datang sama hamba Tuhan, saudara tanya sama hamba Tuhan: Om, tolong bantu doa, anak saya sudah satu minggu nggak pulang.

Saudara marahin anak lelaki saudara. Marah dia. Tinggalin rumah. Ketika suami saudara kabur meninggalkan saudara, ketika istri saudara kabur meninggalkan saudara sebab ingat sama pacarnya yang di SMA dulu, apakah saudara tidak akan bergumul di dalam doa? Nggak pernah puasa pun, ajarin saya puasa, ajarin saya berdoa. Mungkin bedstone sudah amin, saudara masih, oh haleluyah Tuhan ... kembalikan dia Tuhan. Saudara nggak pernah puasa, saya mau belajar puasa, Tuhan, supaya anak saya bisa balik lagi.

Ini diwakili oleh Yakub. Ketika dia dikejar-kejar oleh kakaknya, Esau, karena dia mengambil hak kesulungan. Dia lari, lari, lari, lari sampai ke om nya. Ditipu lagi dia karena dia nipu, dia ditipu. Lari lagi kesana kesini. Kokonya datang dengan empat ratus tentara, komplit, tombak, pedang, tameng, datang mau cincang sama adiknya ini. Marahnya luar biasa. Padahal adik sendiri. Hanya gara-gara warisan, dia marah, dia mau bunuh adiknya. Saat itu Yakub kelihatan aslinya, penakut. Lari ke sana, lari ke sini nggak berani menghadapi masalah. Akhirnya berdoa juga. Berdoa di pinggir sungai.

Ketika dia berdoa di pinggir sungai tiba-tiba datang malaikat Tuhan. Dia pegang itu malaikat Tuhan. Dia pegang, bergumul. Itu malaikat Tuhan mau lepaskan diri, dia pegang terus, bergumul. Sampai sudah fajar mau menyingsing, dia pegang. Malaikat itu bilang, lepaskan aku. Aku tidak akan lepaskan kamu sebelum engkau memberkati aku. Dengar baik-baik, dia sudah dapat hak kesulungan. Itu berkat. Tetapi dia tahu dia dapat berkat itu caranya nggak baik, nipu kakaknya, nipu ayahnya. Jadi sekarang dia ingin berkat yang sesungguhnya.

Aku tidak akan lepaskan kamu sebelum engkau memberkati aku. Lepaskan aku. Tidak. Ini sudah fajar menyingsing, aku harus pulang, lepaskan. Tidak. Siapa namamu? Yakub. Namamu bukan Yakub lagi tetapi Israel karena engkau berlaku seperti seorang pahlawan. Lalu paha Yakub dipotes. Pergi saja malaikatnya. Jadi Yakub nggak bisa lari lagi. Biasanya dia lari cepat. Maka ketika dia tahu dia tidak bisa lari lagi, dia datang kan sama Tuhan minta diberkati.

Terus dia bagi keluarganya jadi lima.

Yang pertama hamba-hambanya bawa hadiah. Kalau ditanya sama kakakku, siapa kamu, ada apa? Bilang, kami adalah hamba-hamba tuan, ini hadiah dari adikmu. Kasih sama dia. Sebelum dia lihat hadiah, ini harus sudah masuk ... grup kedua. Kalau ditanya, siapa kamu? Istrinya dan anak-anaknya. Kami adalah istri dari adik tuan dan ini adalah anak-anak kami. Berilah hadiah. Belum dilihat, batu tahu oh, ini anak adikku, datang lagi yang ketiga. Ini hadiah dari adik tuanku. Datang lagi yang keempat. Ini hadiah. Itu semua istrinya, anaknya semua yang masih kecil-kecil ngasih, bilang sama om. Belum selesai, yang kelima datang. Begitu yang kelima datang, bayangkan itu hatinya dari Esau ... dendam yang bertahun-tahun lebih dari 14 tahun, luluh. Yang terakhir, dia lihat adiknya pincang. Alkitab katakan, menangislah Esau. Dia peluk adiknya, dan dia cium. Bayangkan sebelumnya dia marah mau bunuh sama adiknya. 

Maka doa peperangan ini penting. Tidak ada yang bisa mengalahkan doa peperangan. Itu diwakili oleh doa dan puasa, itu diwakili doa malam. Biar hatinya Esau kaya batu, ... seperti Yakub mau nebus dosa ... saya kembalikan semua kekayaan yang saya sudah dapat, saya kasih sama Esau.

Doa ini juga diwakili oleh Abraham. Tuhan, kalau ada di Sodom Gomora 50 orang benar, Tuhan hukum ini Sodom Gomora? Tuhan bilang, tidak. Karena tidak ada, Aku hukum. Tuhan jangan marah, kalau 40, Tuhan hukum juga tidak? Tidak, tapi karena nggak ada orang benar, Aku harus hukum. Tuhan, sekali lagi jangan tersinggung jangan marah, kalau 30? Aku tidak akan hukum tapi karena tidak ada, Aku harus hukum. Maaf Tuhan, kalau 20? Kalau ada 20, Aku tidak hukum tapi karena tidak ada, Saya hukum dengan api. Dia nyungsep, saudara. Abraham bilang, mohon ampun sekali lagi, Tuhan, kalau ada 10, Tuhan hukum juga tidak? Kalau ada 10, Aku tidak akan hukum Sodom dan Gomora tapi karena tidak ada, Aku harus hukum. Karena dia sudah menghitung, dia Lot, istrinya anaknya ... 7. Belum sampai 10. Itu sebabnya dia tanya jawab sama Tuhan. Supaya murka Allah ditawarkan.

Doa ini juga diwakili oleh doa dari Elia. Saudara bisa bayangkan dia bilang, tidak akan ada turun hujan selama 3.5 tahun kecuali aku yang bilang. Hanya doa peperangan ini yang akan menghasilkan jawaban dari Tuhan. Seorang ibu yang namanya Hana mandul tidak punya anak dan madu dari suaminya menghina dia tiap ke gereja menghina dia sebab setiap ke Bait Allah si yang madunya itu bawa anak; dia sakit hati. Dia berdoa berdoa berdoa, orang lain sudah pulang dia tetap komat kamit berdoa sampai datang pendeta Eli. Pendeta Eli bilang: Hentikanlah mabukmu. Karena Eli itu lihat mulutnya perempuan ini berkomat kamit tapi nggak ada suara. Pak pendeta, saya itu berdoa, bukan saya mabuk. Saya sedang mencurahkan sakit hati saya, mencurahkan kesedihan saya di hadapan Tuhan.

Alkitab menulis, Tuhan dengar doa itu. Tuhan dengar doa itu dan Tuhan buka kandungannya Hana sebab dia bilang kalau aku punya anak, Tuhan, aku akan beri anak itu kepada-Mu. Itu doa dengan nazar.

Maka kalau saudara berdoa kasual tidak akan dapat mujizat. Saudara perlu kelepasan, saudara perlu sesuatu yang penting, doanya sama Bapa kami dalam sorga, tidak bisa ... tapi saudara doa peperangan, bergumul dalam doa.

Sekian renungan firman Allah kita berdiri bersama-sama.  

  -- o --   

Minggu, 18 Juli 2010

NEGERI SINIM

Malam hari ini saya ingin berbicara tentang doa.

Yesaya

49:1 Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.
49:2 Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya.
49:3 Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."
49:4 Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku."
49:5 Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya--maka aku dipermuliakan di mata TUHAN, dan Allahku menjadi kekuatanku--,firman-Nya:
49:6 "Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi."

49:7 Beginilah firman TUHAN, Penebus Israel, Allahnya yang Mahakudus, kepada dia yang dihinakan orang, kepada dia yang dijijikkan bangsa-bangsa, kepada hamba penguasa-penguasa: "Raja-raja akan melihat perbuatan-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar-pembesar akan sujud menyembah, oleh karena TUHAN yang setia oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang memilih engkau."
49:8 Beginilah firman TUHAN: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi,
49:9 untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka.
49:10 Mereka tidak menjadi lapar atau haus; angin hangat dan terik matahari tidak akan menimpa mereka, sebab Penyayang mereka akan memimpin mereka dan akan menuntun mereka ke dekat sumber-sumber air.
49:11 Aku akan membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya-Ku akan Kuratakan.
49:12 Lihat, ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat, dan ada dari tanah Sinim."

49:13 Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.
49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.
49:17 Orang-orang yang membangun engkau datang bersegera, tetapi orang-orang yang merombak dan merusak engkau meninggalkan engkau.

Yesaya berkata, lihat ada orang yang datang dari  jauh. Ada yang dari utara dan ada yang dari barat. 

Cat.: Rekaman rusak ... menunggu yang dari komputer.
 

  -- o --   

Minggu, 01 Agustus 2010

SUKACITA DARI TUHAN

Firman Tuhan pada sore ini berbicara mengenai sukacita.

Sukacita yang datang dari Tuhan berbeda dengan sukacita yang datang dari dunia. Kalau saudara dapat lotere, saudara sukacita. Saudara ulang tahun, sukacita. Ada orang kasih bakpao, bersukacita. Tadi kita dengar kesaksian diterima, dia sukacita juga.

Tetapi kesukaan dari Tuhan itu lain. Diterima nggak diterima, tetap sukacita. Gagal atau berhasil tetap sukacita. Orang menghina ngolok atau memuji kita tetap sukacita. Hari gelap hari hujan hari kering, haus atau lapar ... tetap bersukacita. Sebab sukacita dari Tuhan ini datangnya dari Dia sendiri sih ya, dari kekuatan Dia. Dalam Roma

14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Ini yang beda. Kalau sukacita dibikin-bikin, begitu kita ngalami problem kita kuyu, kita jadi kalah, kita turun keok. Tapi kalau sukacita itu dari Roh Kudus, tidak ada yang bisa padamkan itu sukacita. Saya sudah ngalami sukacita dari dunia waktu dulu main band, sukacita senang dipuji-puji, ada di majalah Jaya, senang, sukacita tapi habis. Tapi terbatas sebentar saja habis. Tapi sukacita yang datang dari Roh Kudus produsennya ini Tuhan sendiri.

Tadi bapak Sambas bilang Rohul Kudus suruh dia belajar sendiri, Roh Kudus memimpin dia. Kalau Roh Kudus yang pimpin, Roh Kudus yang memberi sukacita, nggak salah, pasti kita mampu menghadapi segala sesuatu.

Nah, Tuhan itu maha tahu bahwa kita manusia ini akan menghadapi problem, akan menghadapi beban, akan menghadapi kesukaran, itu ditulis di Alkitab. Tetapi ada janji bersukacitalah karena kesukaan dari Tuhan itu kekuatanmu.

Dalam kitab Nehemia 8, setelah dijajah orang Israel itu nangis mendengar firman Tuhan. Jadi waktu firman Tuhan dibacakan, mereka menangis. Dalam ayatnya yang ke-10,

8:10 Lalu Nehemia, yakni kepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: "Hari ini adalah kudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!", karena semua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu.
8:11 Lalu berkatalah ia kepada mereka: "Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!"

Salinan lain, itulah kekuatanmu. Dari mana kita dapat kekuatan?

Sebab kita perlu kekuatan untuk menghadapi hidup, kita perlu kekuatan untuk menghadapi tantangan hidup, kita perlu kekuatan untuk menghadapi masalah, kita perlu kekuatan untuk berjalan. Dua ayat saya sudah kasih.

Kerajaan Allah bukan soal makan minum. Jangan takut ekonomi, pasti Dia jamin. Tapi dalam Kerajaan Allah itu ada kebenaran. Kedua, ada damai. Dan yang paling top, yang paling tinggi, yang terakhir itu sukacita dari dalam Roh Kudus.

Maka orang kristen yang berkemenangan adalah orang kristen yang bersukacita. Kebalikannya, yang kalah itu yang suka ngomel. Biar bisik-bisik, biar haharewos atau teriak-teriak, ngomel. Tapi kalau orang bersukacita, tidak ada tempat untuk kepahitan, tidak ada tempat untuk marah, tidak ada tempat sebab kata firman Allah, hati yang gembira itu berpesta setiap hari. Maka tadi saya muat di dalam lagu itu supaya firman Allah itu kita bisa nikmati waktu kita menyanyi. Dalam Filipi

4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Saudara lihat, sukacita nomor satu. Paling tinggi paling sukar orang kristen bersukacita itu. Tapi inilah yang luar biasa, sukacita dari Tuhan. Itu bikin wajah kita itu bercahaya. Jadi saudara nggak usah beli make-up yang mahal-mahal, jamu anti tua, ginseng awet muda, nggak usah. Kan kita punya sukacita dari Tuhan.  

Tadi saya baru ketemu jemaat saya jiwa baru umur 70 tahun, ikut Tuhan baru 10 tahun tapi sudah bawa jiwa 14 orang. Keluarganya semua dia saksikan, dia bawa di kebaktian, semuanya dibaptis. Karena dia bukti, hidupnya berubah penuh dengan sukacita.  

Menyambung khotbah saya minggu lalu tentang Tiongkok, kalau 'tahu' itu dalam bahasa Mandarin, ce tau. Ce ini belajar. Seperti ada panah hurufnya. Tau itu jalan atau firman. Dan yang menciptakan kata ce tau ini yang berkata, 500 tahun setelah Kong Hu Cu, ada raja yang akan lahir. Jadi Injil tanpa disebut Injil sudah diperkenalkan kepada Tiongkok. Apa yang kita harus pelajari? Ce tau, mengerti. Tau ... kebenaran atau jalan. Kalau kita tidak tahu jalan, kita  pu ce tau, kan? Tapi kalau kita tahu jalan, ce tau. Di dalam Yesus tidak ada pu ce tau. Dalam Yesus selalu ce tau.

Orang yang bersukacita itu luar biasa. Ilmunya tinggi. Wekangnya luar biasa. Bersukacita luar biasa.

Satu kali ada satu raja namanya Yosafat: Tuhan, musuh mengurung kami. Ini raja dikurung oleh musuh. Musuh itu mungkin 3-4 kali lebih banyak dari tentara Israel. Jadi mereka sembahyang. Tuhan, apa yang harus kami lakukan? Tuhan bilang, jangan takut, perang saja. Maju. Jadi bagaimana majunya Tuhan? Biduan-biduan, penyanyi penyanyi sangkur, paduan suara suruh baris di depan. Baru tentara di belakang. Ya namanya paduan suara ya nyanyi kerjaannya. Musuh bingung, loh tentara apa ini. Tuhan adakan mereka musuh saling bunuh, nggak usah perang. Nyanyi, perang dimenangkan.

Maka jangan main-main itu kalau Kineret nyanyi, kalau ada kaum ibu nyanyi.

Ini rahasia yang Tuhan sembunyikan berzaman-zaman. Buka Mazmur

102:17 bila TUHAN sudah membangun Sion, - Sion itu saudara dan saya - sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya,
102:18 sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka. - Ingat saudara, saudara berdoa sederhana apapun, Tuhan tidak hina.
102:19 Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,

Generasi akhir zaman disebut oleh Mazmur, generasi memuji-muji Tuhan. Senang menyanyi memuji Tuhan. Biar ini diceritakan untuk generasi yang akan datang. Saudara mau memuji Tuhan?

Memuji Tuhan harus konsentrasi kuat. Sungguh-sungguh. Sebab sayapun pernah mengalami lupa nyanyi. Tapi kalau kita konsentrasi kita tahu kata-katanya Tuhanpun ngerti kita nyanyi salah tapi Tuhan tetap ngerti maksudnya kemana Tuhan ngerti. Mazmur

92:13 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
92:14 mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
92:15 Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
92:16 untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

Siapa yang pernah lihat pohon Aras? Kita dengar kan sering pohon Aras. Saya cuma sekali lihat di Libanon. Pohonnya tinggi besar. Apa hebatnya pohon Aras? Sebab dikatakan ayat 13,  

92:13 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;

Jadi kalau dia ditiup angin ini hebatnya nih pohon Aras. Kalau dia ditiup angin, dia bersiul, saudara. Itu suara angin tiup daun nggak tahu bagaimana jadi bersiul. Anak Tuhan yang seperti pohon Aras ketika angin percobaan datang, dia nyanyi. Angin besar, tambah keras kaya suling.

Kualitet orang kristen itu ketahuan lagi dalam percobaan. Lagi di gereja mah nyanyi kaya malaikat semua. Nanti kalau dalam percobaan dia cemberut apa nggak. Atau dia bersiul. Kalau saudara dalam percobaan lalu bersiul, saudara pohon Aras. Kalau saudara cemberut saudara pohon tomat karena ketiup terus akan runtuh. Pohon  Aras di Libanon tinggi sekali kayunya dipakai untuk membangun Bait Allah tapi kalau ditiup angin, itu pohon bersiul.  

Anak Tuhanpun demikian. Ketika percobaan persoalan problem datang, nyanyi. Nyanyi. Paulus dan Silas dipasung kakinya ditaruh di penjara di tengah, tangan dirantai kaki dipasung. Depresi. Dan penjara zaman dulu tidak seperti sekarang. Dingin tidak ada apa-apa. Tidak dikasih makan, tidak dikasih minum, dia nggak nangis. Paulus nggak bilang sama Silas: Ada Rhemason? Nggak.

Mereka nyanyi. Ketika mereka nyanyi nyanyi nyanyi ... apa yang terjadi saudara? Gempa terjadi. Pintu terbuka. Rantai terlepas. Apa namanya itu? Pasungnya terbuka. Sampai itu kepala penjara mau bunuh diri. Jangan bunuh diri kita nggak ada yang kabur.

Kalau saudara lagi duduk, saya duduk di sini lagi bermain musik, saya lihat saudara nyanyi tepuk tangan tapi ada yang kakinya gini ... mengetuk-ngetuk lantai. Karena manusia ini diciptakan dengan irama musik. Di dalam Efesus dikatakan, kita diciptakan oleh Tuhan dalam waktu Dia sedang bermadah, menyanyi, Dia ciptakan kita. Makanya kita jadi senang menyanyi.

Orang Sunda ini satu-satunya suku di dunia yang waktu susah menyanyi, waktu senang menyanyi. Dagang menyanyi: Es lilin mah bapa .. Kalapa muda ..  Patah hati menyanyi: Teungteuingeun kunaon ngantunkeun abdi .. Keong Racun .. Perjuangan nyanyi: Colenak beuleum peuyeum digulaan .. Awas bom batok awas bom batok .. Ieu saha nu montok-montok .. Leumpangna dicentok-centok .. Lamun meunang rek dirontok .. Halo halo Bandung .. Perjuangan ada, nyanyi juga. Kalo lagi sedih pake suling.

Coba dengar orang Sunda yang sopan bicara, seperti ada nyanyian: Bade kamana .. Bade kaditu .. Linggih heula didieu .. Begini gayanya. Makanya orang Sunda banyak sakit pinggang. Hanya Pilkita di Jawa Barat, di Jawa Tengah nggak ada Pilkita. Dari zaman saya kecil Pilkita udah ada, obat sakit pinggang karena selalu begini .. Mangga atuh linggih .. Mangga ayo atuh. Orang Sunda.

Tapi saya bilang aduh Tuhan, secara rohani jadikan saya seperti mereka. Dalam percobaan nyanyi, dalam sukacita nyanyi. Apapun nyanyi.

Nyanyi bagi Dia lagu baru .. Nyanyi bagi Dia s'luruh bumi ..

Saya ajak saudara merenungkan saja. Kalau ada masalah kita marah-marah, kan rugi. Sudah ada masalah kita marah-marah, dua kali rugi. Bersungut-sungut, tiga kali ruginya. Tapi kalau kita menyanyi, hati Tuhan disenangkan. Haleluyah.

Mazmur terdiri dari 150 pasal, semua tentang menyanyi. Tapi ada dua macam nyanyian. Satu, nyanyian waktu kesusahan. Dua, nyanyian waktu sukacita.

Satu kali Daud tertekan jiwanya; dia ngomong sama jiwanya: Hei jiwaku, mengapa engkau tertekan, mengapa engkau sedih? Bangkitlah, pujilah akan Tuhan. Dia paksa jiwanya untuk menyanyi kepada Tuhan.

Nah, saya baru baca bahwa lidah manusia, lidah kita itu ada ribuan syaraf yang berhubungan dengan seluruh tubuh. Mata, telinga, tangan, kaki semua perasaan, jantung semua, ginjal semua itu ada di lidah. Jadi kalau di lidah kita ngomong negatif, seluruh badan kita akan nurut negatif.    

Kalau kita ngomong takut, seluruh badan kita akan takut. Kalau kita ngomong stress, seluruh badan kita akan stress. Ribuan syaraf yang mengatur peredaran darah mengatur.

Coba kalau saudara tabe ketemu teman, kumaha cageur? Selalu positif. Cageur? Cageur. Ni hau? Hau. Apa kabar? Luar biasa.

Selalu positif. Mau jadi pohon Aras, saudara? Ada angin percobaan, kita menyanyi. Saya khotbah yang saya sudah alami. Memang saya nyanyi menangis, tapi setelah itu Dia rubah kain kabungku ... ganti dengan tari-tarian. Mazmur  

30:12 Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita,
30:13 supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.

Jangan dijadwal kalau nyanyi. Kaum wanita akan menyanyi 3 bulan sekali. Latihan tiga bulan hanya untuk nyanyi sekali di depan. Tidak. Setiap kebaktian kalau digerakkan Tuhan mau nyanyi, nyanyi. Minggu lalu baru nyanyi minggu sekarang nyanyi lagi, nggak apa-apa. Yang kita puji Tuhan, kok. Mau pake gerakan, nggak pake gerakan tidak apa-apa. Kaum bapa jarang nih. Dan kalau hari natal baru keluar tuh batik semua. Nyanyi untuk Tuhan.

Lidah kita kalau kita pake nyanyi untuk Tuhan, seluruh tubuh kita akan bercahaya karena ribuan syaraf itu akan memerintah semua badan kita ini aktif. Karena lidah kita mengatakan hal yang positif, 

Kalau saudara ngomong Yesus haleluyah, Tuhan Yesus tolong. Engkau luar biasa, Engkau besar, terima kasih Tuhan. Terima kasih. Firman-Mu benar, saya diberkati Tuhan, terima kasih. Toko saya diberkati, langganan datang, pabrik saya diberkati. Tuhan itu selalu memberkati saya. Terima kasih Tuhan. Haleluyah. Keadaan saudara akan diberkati. Saudara mau menyanyi untuk Tuhan? Efesus 

5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
5:18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
5:19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.

Ini jemaat Efesus disuruh nyanyi. Apakah sendiri, apakah duet, apakah trio, apakah kwartet, apa vocal group, apakah paduan suara, nyanyi bagi Tuhan. Berikut,  

5:19 ... Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.

Dalam salinan lain, singing and making melody ini your heart to The Lord.

Nyanyi dan membuat melodi di hati. 

Saudara termasuk generasi akhir zaman. Dan firman Allah katakan kita akan menyanyi memuji kepada Tuhan. Lihat Yosafat dia kasih biduan di depan. Tentara dengan senjata lengkap tapi yang biduan nyanyi saja memuji Tuhan, tentara saling bunuh oleh karena Tuhan.

Mari pemain musik maju lagi. Kita mau bersukacita di hadapan Tuhan. Ayo, kita berdiri bersama-sama.  

  -- o --   

Minggu, 08 Agustus 2010

JANGAN LUPAKAN TUHAN

Hosea

13:6 Ketika mereka makan rumput, maka mereka kenyang; setelah mereka kenyang, maka hati mereka meninggi; itulah sebabnya mereka melupakan Aku.
13:7 Maka Aku menjadi seperti singa bagi mereka, seperti macan tutul Aku mengintip-intip di pinggir jalan.
13:8 Aku mau mendatangi mereka seperti beruang yang kehilangan anak, Aku mau mengoyakkan dada mereka. Di sana Aku memakan mereka seperti singa; binatang liar di padang akan merobek mereka.
13:9. Aku membinasakan engkau, hai Israel, siapakah yang dapat menolong engkau?

Saking marahnya Tuhan sama orang Israel, Dia bicara sangat keras melalui kita nabi Hosea ini. Bahkan saudara, kalau saudara buka Hosea 

1:2 Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: "Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN."

Saudara tidak bersundal, saudara tidak pernah berzinah tetapi dengan melupakan Tuhan, dengan membelakangi Tuhan, di hadapan Tuhan sama seperti orang bersundal. Kita kembali kepada Hosea 13, di sana dikatakan oleh Tuhan

13:6 Ketika mereka makan rumput, 

Jadi diumpamakan orang Israel ini seperti domba dan rumputnya. Ingat Mazmur 23? Dibawanya aku kepada padang rumput yang hijau. Tuhan tidak pernah lalai mempersiapkan apa yang saudara butuhkan, apa yang saudara perlukan, baik keuangan apapun juga pendidikan, semuanya tidak ada yang pernah Tuhan lalaikan.

Tetapi salahnya ketika itu, ayatnya yang ke-6b, 

13:6 ... ; setelah mereka kenyang, maka hati mereka meninggi; itulah sebabnya mereka melupakan Aku.

Hati jadi sombong setelah kenyang, semua cukup. Itulah sebabnya karena kenyang itu maka mereka melupakan Aku. Bahaya sekali kalau kita melupakan Tuhan.

Mungkin kita masih di Taman Firdaus, mungkin kita masih ke gereja tapi nasehat Tuhan kita sudah lupa, kita sudah tidak lakukan. Tuhan dengan jelas bilang: Adam, Hawa, semua makanan yang ada di Taman ini kamu boleh makan. Dulu nggak ada pantang-pantang saudara di Taman Eden. Dari duren sampai burahol, engkau boleh makan. Delima buah apa segala macam buah engkau boleh makan tapi yang satu ini pengetahuan baik dan jahat jangan kamu makan.

Saudara sudah tahu ceritanya ... akhirnya makan. Melupakan Tuhan, melupakan nasehat Tuhan. Maka Tuhan bukan kejam Dia usir Adam dan Hawa keluar dari Taman Eden masuk ke taman edan seperti zaman sekarang.  

Tiap hari ada bayi yang dibunuh oleh papa mamanya sendiri. Yang baru lahir satu hari, baru lahir dua hari. Ada murid SMA melahirkan di kamar mandi. Dia panggil pacarnya lalu pacarnya datang dan anaknya itu pakai kawat dijerat lehernya. Hampir tiap hari ada unjuk rasa. Hampir tiap hari gas meledak. Hampir tiap hari ada pembunuhan. Tiap hari.

Kalau kita melupakan Tuhan, saya tidak bisa bayangkan apa yang akan terjadi kepada kita. Maka ketika sore ini saudara ada di gereja, itu satu tanda satu bukti saudara ingat kepada Tuhan. Tetapi yang lebih dalam saya maksudkan, walaupan kita ada di gereja kita harus jangan meninggalkan firman Tuhan ini. Dalam kitab Ulangan 

8:10 Dan engkau akan makan dan akan kenyang, ...

Ini loh janji Tuhan. Saudara bukan makan saempret-saempret tetapi saudara makan sampai kenyang, ini janji Tuhan. Dan kalau saudara bisa kalimat ini saja saudara tiap hari ngomong terima kasih Tuhan, Engkau janji saya akan makan sampai kenyang, terima kasih Tuhan, Engkau janji saya akan makan sampai kenyang. 

8:10 ... maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu.

Ini maksudnya. Kalau kita kenyang kita harus puji Tuhan. Nggak boleh lupa sama Tuhan. Tambah diberkati, tambah rajin kebaktian. Tambah diberkati tambah suka menyanyi seperti tadi saudara nyanyi. 

Saya nggak percaya Tuhan kasih yang jelek. Saya yakin Tuhan selalu kasih yang baik. Mungkin penilaian kita tidak baik mungkin penilaian kita nomor dua tapi maksud Tuhan Dia memberi itu yang terbaik buat saudara, Dia tidak akan kasih yang jelek. Yang terbaik.

Nah sekarang kita balik, apa saya memberi yang terbaik kepada Tuhan, apa saya memberi perhatian kepada Tuhan? Apa saya ingat terus kepada Tuhan, apa saya melupakan Tuhan? Dijauhkan hati kita.

8:11 Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;
8:12 dan supaya, apabila engkau sudah makan dan kenyang, mendirikan rumah-rumah yang baik -
Bisa ngebangun, bisa punya rumah yang baik - serta mendiaminya, - Kalau sekarang, keuanganmu bertambah. Uang kita bertambah apanya? Nolnya.

8:13 dan apabila lembu sapimu dan kambing dombamu bertambah banyak dan emas serta perakmu bertambah banyak, dan segala yang ada padamu bertambah banyak,

Jadi kalau saudara mulai ubanan jangan marah. Segala sesuatu yang ada padamu bertambah banyak. Kalau keriput tangan peot ini jangan gimana ini. Segala yang ada padamu bertambah banyak. Umur bertambah, garis-garis bertambah, uban bertambah. Tidak masalah. Segala sesuatu bertambah banyak.  

8:14 jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan,
8:15 dan yang memimpin engkau melalui padang gurun yang besar dan dahsyat itu, dengan ular-ular yang ganas serta kalajengkingnya dan tanahnya yang gersang, yang tidak ada air. Dia yang membuat air keluar bagimu dari gunung batu yang keras,

Buat saya ini ayat emas.

8:16 dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya.

Disini kenapa saya ada percobaan? Kenapa saya nggak diterima? Kenapa saya begini? Kenapa saya sakit? Kenapa begini? Tuhan cuma mencoba ... hanya untuk berbuat baik pada akhirnya. Nanti udah sampai di sini ... oh, begitu maksud Tuhan.

Di Amerika ada satu supir truk, truknya besar. Di depan dia ada satu ibu mau nyeberangkan anak. Dia udah kasih tanda sama supirnya, saya mau nyeberangin anak ini. Oke. Tapi begitu anak ini jalan, anak perempuan jalan, dari kaca spion dia lihat ada mobil ngebut dari belakang. Jadi dia terpaksa gas jatuhin anak itu. Anak itu jatuh. Wah, ini ibu marah. Waktu marah itu baru mobil lewat. Ibu itu ... thank you ... thank you very much.

Nah, kalau saudara cuma lihat disini ... berbuat baik pada akhirnya. 

Saudara mengerti, pada akhirnya saudara akan lihat perbuatan baik dari Tuhan. Maka bahaya kita kalau melupakan Tuhan sebab Tuhan akan jadi singa, Tuhan akan jadi macan tutul, Tuhan akan menjadi seperti binatang buas beruang yang merobek-robek kita.    

8:17 Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.
8:18 Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Uang yang saudara simpan di bank, uang tabungan saudara, kekayaan yang saudara ada mungkin ada saudara yang mengumpulkan uang dengan membeli emas, ingat itu bukan karena saudara yang hebat. Tapi Tuhan memberi kekuatan kepada saudara untuk saudara memiliki itu. Maka saya tidak boleh, kita ini tidak boleh iri lihat orang beli mobil beli itu ... nggak. Tuhan percayakan sama dia.

Saudara nggak boleh iri sama Gayus Tambunan dia punya uang 74 milyar. Itu kalau dibeliin kwaci berapa ribu truk. Aduh, jangan karena dia juga di penjara sekarang nggak bisa keluar, orang mau bunuh dia. Keluar ... mati. Tapi di dalam dikompres, ayo satu persatu dikasih tahu, si ini ... si ini. Bayangin, ada satu polisi punya uang 1 trilyun. Bayangin kaya dia bawa untuk mati saja.

Tapi inilah keadaan dunia. Kalau kata firman Allah, orang kaya disiapkan orang yang jahat kekayaannya disiapkan oleh Tuhan untuk menjadi milik orang benar. Berbahagia loh orang benar itu. Dikatakan disana, 

8:19 Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa;
8:20 seperti bangsa-bangsa, yang dibinasakan TUHAN di hadapanmu, kamupun akan binasa, sebab kamu tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu."

Ini bahayanya kalau kita lupa sama Tuhan. Ya Tuhan Yesus, kiranya kita nggak lupa sama Tuhan.

Ulangan 32, ini adalah nyanyian yang dikarang oleh Musa. Musa itu menyanyi saudara, nyanyian Musa, nyanyinya itu luar biasa,

32:13 Dibuat-Nya dia berkendaraan mengatasi bukit-bukit di bumi, dan memakan hasil dari ladang; dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras,
32:14 dadih dari lembu sapi dan susu kambing domba, dengan lemak anak-anak domba; dan domba-domba jantan dari Basan dan kambing-kambing      jantan, dengan gandum yang terbaik; juga darah buah anggur yang berbuih engkau minum.
32:15 Lalu menjadi gemuklah Yesyurun, dan menendang ke belakang, --bertambah gemuk engkau, gendut dan tambun--dan ia meninggalkan Allah yang telah menjadikan dia, ia memandang rendah gunung batu keselamatannya.

Dikasih madu yang terbaik dari gunung, domba saja dari Basan. Saudara, kalau kita di Indonesia domba yang terkenal dari mana? Garut. Tauco dari mana? Cianjur. Beras? Cianjur. Anak Tuhan? Cianjur.

Awas, kata Tuhan, jangan sampai melupakan. Yeremia

2:6 Dan mereka tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN, yang menuntun kita keluar dari tanah Mesir; yang memimpin kita di padang gurun, di tanah yang tandus dan yang lekak-lekuk, di tanah yang sangat kering dan gelap, di tanah yang tidak dilintasi orang dan yang tidak didiami manusia?
2:7 Aku telah membawa kamu ke tanah yang subur untuk menikmati buahnya dan segala yang baik dari padanya. Tetapi segera setelah kamu masuk, kamu menajiskan tanah-Ku; tanah milik-Ku telah kamu buat menjadi kekejian.
2:8 Para imam tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN? Orang-orang yang melaksanakan hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.
2:9 Sebab itu Aku akan berbantah lagi dengan kamu, demikianlah firman TUHAN, dan dengan anak cucumu Aku akan berbantah.

Aduh, Tuhan marahnya luar biasa, karena apa? Karena orang Israel lupa sama Tuhan. Memang lupa ini manusiawi, saudara, namanya saja manusia. Suka lupa. Yang selalu dia ingat cuma lautan kalau daratan kadang-kadang dia lupa. Lupa daratan, ingat lautan.

Itu sebabnya kita perlu firman Allah, Dia mengingatkan kita. Tuhan pakai percobaan untuk mengingatkan kita supaya pada akhirnya saudara lihat oh Tuhan punya perbuatan itu perbuatan yang baik. Maka janganlah kita melupakan Tuhan.

Dulu terkenal di gereja kita ada satu lagu Jangan kau tinggalkan Bethlehem .. Kalau kau tak mau jatuh .. Jangan tinggalkan Tuhan Yesus .. Kalau kau mau dapat teduh .. Rajin datang di kebaktian .. Tuhan b'ri girang .. Upahmu besar di sorga .. Sampai s'lamanya.

Jangan sampai kita lupa Tuhan.

Saya tadi di mobil Tuhan kasih penglihatan. Aduh, saya ngeri sekali lihat penglihatan itu. Saya ketiduran melihat penglihatan jelas sekali, ngeri saya. Saya lihat ada seorang laki-laki berdiri telanjang bulat. Dia tidak menghadap saya, dia menghadap sana tapi saya tahu dia itu laki-laki. Dan kata telanjang dalam bahasa Alkitab tipologi berarti hilang kemuliaan Tuhan. Sebab Adam dan Hawa begitu dia makan buah itu, dia langsung telanjang, hilang kemuliaan Tuhan. Apakah kalau orang melupakan Tuhan dia bisa telanjang?   

Saya ingat nabi Nuh. Nabi Nuh sudah sukses, nabi Nuh sudah berhasil, 8 keluarganya bersama dengan dia selamat. Lalu nabi Nuh jadi petani. Nabi Nuh menanam anggur, berhasil. Tapi karena senangnya dia berhasil, dia minum anggur terlalu banyak, dan ketika dia minum anggur terlalu banyak, mabuk ... dia telanjang. Nabi, loh. Kalau lupa Tuhan, bisa telanjang.

Itu sebabnya waktu Yesus disalib, Dia ditelanjangi supaya kita tidak ditelanjangi, supaya kita diberikan pakaian kemuliaan, supaya kita ditutupi oleh karena Yesus ditelanjangi.

Untung kita punya Yesus yang selalu mau mengampuni kesalahan kita. Kalau malam hari ini kita sudah lupa sama Tuhan, kembali, sebab Tuhan mau ampuni. Ketika anak terhilang kembali, bapanya ampuni ... bikin pesta buat dia. Tidak terlambat kalau kita kembali kepada Tuhan.

Petrus saja salah tapi dia kembali kepada Tuhan, diampuni. Paulus banyak membunuh orang kristen, Stephanus dia bunuh tetapi ketika Tuhan panggil, Tuhan ampuni dosanya. Simson sudah salah sama Tuhan, tidak boleh pegang mayat dia pegang mayat, jangan dekat-dekat perempuan dia malah dekat dengan pelacur akhirnya Delilah tipu dia, matanya dicungkil dia jadi orang buta, menjadi kerja paksa menggiling. Tapi ketika rambutnya panjang kembali dia minta ampun sama Tuhan, dia bilang Tuhan, kembalikan kekuatan saya. Dan Dia kembalikan. Alkitab hanya menulis yang dia bunuh pada waktu dia mati lebih banyak dari pada yang dia bunuh waktu dia masih hidup.

Pada akhirnya, saudara akan lihat Tuhan kita itu Tuhan yang baik, Tuhan yang tidak melupakan janji-janji-Nya.    

Pada malam hari ini apa kerinduan saudara, apa keinginan saudara, apa cita-cita saudara. Satu hal yang saya cuma minta: Jangan lupa Tuhan! Jangan taruh Tuhan di belakang saudara, taruh Tuhan di depan saudara. Kemana Engkau pergi Tuhan, saya ikut. Makanya orang kristen punya istilah, saya ikut Tuhan. Mengikut Yesus keputusanku. Pemain musik maju ke depan.

  -- o --   

 

                                                                                                                             _________________________ 

 

                                                                                                     (Kembali ke Halaman Utama)

                                                                                                                             _________________________