Khotbah Minggu Sore November - Desember 2008

Gereja Pentakosta di Indonesia - Cianjur

Jalan Hasyim Asyari 75, Cianjur 43214. Tel (62-263) 261161 - Indonesia

Minggu, 02 November 2008

JANGAN IKUT CAMPUR URUSAN ORANG

Kita membaca Amsal

26:26 Walaupun kebenciannya diselubungi tipu daya, kejahatannya akan nyata dalam jemaah.
26:27 Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia. 

Sedang menerangkan siapakah penulis Amsal ini? Dia sedang menerangkan satu orang yang ditulis dalam ayat 17. Di dalam ayat ke-17 kita membaca 

26:17 Orang yang ikut campur dalam pertengkaran orang lain adalah seperti orang yang menangkap telinga anjing yang berlalu.

Saudara-saudara, Allah kita baik. Tuhan kita itu baik. Lawan katanya, Iblis itu tidak baik, Iblis itu jahat.

Tuhan menginginkan kita diberkati, hidup bahagia. Tapi Iblis ingin supaya hidup kita penuh dengan kerusakan, miskin, hancur, berpenyakit. Tuhan menginginkan umat-Nya hidup berkelimpahan di dalam segala perkara - limpah di dalam hal materi, limpah dalam kesehatan, limpah di dalam hal rohani. Tapi Iblis ingin supaya kita ini miskin secara rohani, miskin secara materi, miskin secara kesehatan.

Jadi, di dalam jemaat juga dia tabur benih yang tidak baik. Tuhan menabur benih yang baik di dalam jemaat kepada kita tapi Iblis menabur hal yang tidak baik. Dan salah satu hal yang tidak baik adalah perpecahan. Hal lain lagi yang tidak baik, katanya kristen tapi musuh-musuhan. Hal yang tidak baik lagi, katanya kristen tapi benci menaruh hati dendam kepada sesama orang kristen. Itu saudara harus sadar, itu benih bukan dari Tuhan. Kalau kita benci seseorang, itu benih bukan dari Tuhan.

Tetapi kalau kita mengasihi orang lain, mengampuni orang lain, hati kita cukup luas, hati kita lebar, hati kita mempunyai tangan yang terbuka mengampuni orang lain, di situlah Tuhan akan memberi berkat kepada kita. Sekarang Tuhan menyatakan orang-orang yang seperti ini di dalam jemaat. Sebab tadi kita baca ayat 26, ..., kejahatannya akan nyata dalam jemaah.

26:17 Orang yang ikut campur dalam pertengkaran orang lain adalah seperti orang yang menangkap telinga anjing yang berlalu.

Dalam bahasa Inggris, dia yang lewat dan ikut-ikutan kepada urusan orang - dia tidak ada persoalan sebetulnya, tapi ketika dia lihat ada temannya sedang ribut ikut-ikutan, dia ikut-ikutan dalam persoalan. Ikut turut campur. Nggak ada yang minta dia untuk turut campur tapi dia ikut turut campur ... ada apa ini, ada apa ini. Turut campur. Itu kata Tuhan, sama seperti orang yang nangkap anjing di kupingnya. Coba aja anjing kupingnya tarik, kalau nggak ngegigit.

Jadi firman Allah dengan bijak berkata, jangan ikut campur urusan orang! Jangan. Karena kita punya urusan sendiri. Jangan sok menasehati orang lain karena kita masih perlu dinasehati. Jangan menilai anak orang karena anak kita belum tentu betul. Jangan menilai orang lain ya tapi menilailah diri kita sendiri. Kita melihat dulu II Korintus

13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.
13:6 Tetapi aku harap, bahwa kamu tahu, bahwa bukan kami yang tidak tahan uji.

Mari, selidikilah diri kita. Mari kita periksa diri kita. Mari kita lihat cacat buruknya kita. Jangan menimbang oh buruk kamu lebih buruk dari aku. Aku cuma begini buruknya, kamu lebih buruk dariku. Kalau mangga itu aku cuma buruk sedikit, kamu buruk seluruh mangga. Padahal sama, dua-duanya buruk. Mangga buruk nggak ada yang beli. Tetapi mari kita periksa diri kita. Sampai kita yakin bahwa kita ini bersalah dan mengakui kesalahan kita dan kita tidak sembarangan lagi menilai orang lain menimbang orang lain.  

Namanya manusia nggak ada yang sempurna kan? Semua lagu juga nggak ada yang sempurna. Namanya saja di dunia. Peribahasa Belanda bilang, setiap keluarga punya salib sendiri. Setiap keluarga ada masalah sendiri. Sudah, kita nggak usah ikut campur masalah orang lain. Ada yang hobi telinganya ini jadi tempat sampah. Dia dengar sana, dia dengar sini urusan orang, urusan orang.

Dalam Amsal

4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Dalam bahasa Inggris, Jagalah hatimu dengan segala kerajinan, karena dari situlah terpancar urusan-urusan hidup.

Jadu urusan kehidupan, itu terpancar dari hati kita. Problem itu bukan dari luar datang ke dalam tapi dari dalam ke luar. Urusan-urusan hidup itu ada di sini, di dalam. Maka kalau hati kita nyaman ... Lagu protestan itu tidak jelek semua ada yang enak Nyamanlah .. Nyamanlah .. Jiwaku .. Tuhan yang sanggup memberi hati kita nyaman, amin saudara?

Tetapi dari kita ada tugas: Jaga dengan segala kerajinan. Sebab yang bikin saudara kaya, yang bikin saudara diberkati, yang bikin saudara sembuh, yang bikin saudara miskin, yang bikin saudara susah ... itu hati. Maka jaga. Jaga baik-baik. Jaga hati kita. Saudara mau menjaga hati? Hati siapa? Diri sendiri. Hati diri kita sendiri kita jaga. 

4:24 Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.

Bahasa Inggris, ... mulut yang banyak nipu.

Itu hebatnya Tuhan bikin 7 lubang di kepala kita: 2 telinga, 2 mata, 2 hidung, 1 mulut. Banyaklah mendengar, banyaklah melihat, tenanglah bernafas, jangan banyak omong.

Anak Tuhan yang baik demikianlah tutup telinga dari segala cerita macam-macam yang tidak benar, tutup mata dari siatuasi ayng tidak enak, tutup mulut dari ngomongin yang tidak baik.

Saya kemarin baca buku Konglomerat dari Tiongkok. Umur 66. Dia punya kekayaan waduh luar biasa kaya. Tapi karena kejatuhan saham, kekayaannya hilang 95%. Jadi kalau asalnya punya duit 1.000 sekarang tinggal 50 perak. Ada satu lagi orang kaya di Tiongkok, perempuan. Sama juga 95%. Jatuh. Sekarang saya mau tanya, apa yang saudara akan lakukan dengan melihat situasi yang seperti ini? Jangan ikut campur.    

Saham aduh, gila. Cina, Amerika, dolar hancur, turun semua. Memangnya kalau udah turun gimana? Udah, jangan ikut campur. Itu berita dunia yang Jika kupandang ini dunia .. Bikin hatiku selalu gelisah .. Karena sudah tahu bakal gelisah sudah jangan dipandang lagi. Tapi kuingat .. Sabda Yesus .. Bikin hatiku s'lalu bersuka. Ada haleluyah, saudara?   

Tahukah saudara bahwa Tuhan itu punya rencana indah sekali. Dia tidak mau kita serakah. Dia izinkan ada dua musim di Indonesia, kemarau dan hujan. Waktu kemarau tanah kan nggak bisa dikerjain. Keras, kering. Maksud Tuhan itu tanah musti diistirahatkan. Nanti kalau sudah musim hujan mulai, sudah lembek, mulai nandur, tanam semua. Setelah itu beberapa kali bisa silahkan. Tapi tanah musti ada istirahatnya.

Tuhan bikin manusia dan bumi 6 hari. Hari ketujuh Tuhan sendiri istirahat. Kalau Tuhan istirahat, bumi disuruh istirahat pada tahun Yobel, pada tahun yang ke lima puluh, tanah tidak boleh ditanami. Ini Tuhan punya hukum. Jangan ditanami. Pada tahun Yobel, pembantu rumah tangga musti dibebaskan, musti dikasih gaji lebih, pulangkan ke tempatnya. Binatang-binatang harus dilepas, jangan diikat. Karena mereka butuh istirahat.    

Televisi juga jangan terus on. Saudara sudah tidur saudara istirahat, televisi nyala terus. Istirahatkan semua IC-IC nya supaya aman. Demikian juga jiwa kita perlu istirahat. Bukan istirahat itu tidur, bukan. Perlu rest di hadapan Tuhan, perlu kita percaya sungguh kepada firman Allah karena di dalam firman Allah ada istirahat yang sesungguhnya. 

Nah, urusan-urusan hidup ini kita harus tahu mengurusnya. Kita kembali kepada Amsal  

26:26 Walaupun kebenciannya diselubungi tipu daya, kejahatannya akan nyata dalam jemaah.

Jadi ayat 17 itu berkembang. Mula-mula dia ikut urusan, ikut campur urusan orang lain. Lama-lama dia benci. Tapi kebenciannya dia cover dia tutup dengan tipu daya, dengan senyum. Sekarang banyak penipu, saudara hati-hati.

Yang suka mutilasi itu bukan cuma si Ryan sekarang. Perempuan juga mutilasi. Aduh, ini kejahatan dunia sekarang ini. Tapi kita jangan ikut campur. 

26:26 Walaupun kebenciannya diselubungi tipu daya, kejahatannya akan nyata dalam jemaah.

Di Jakarta ada dua ibu kebaktian tapi nggak pernah kasih kolekte. Yang jalanin kolekte lewat nggak pernah kasih. Bukan orang miskin. Rumahnya saja 2 hektar luas tanahnya. Bukan orang miskin. Baik sama saya. Tapi kalau kebaktian nggak mau kasih kolekte. Bertahun-tahun. Dan sekarang saudaraku, sedang terbelit hutang. Nah, jemaat itu yang biasa jalankan kolekte, oh sekarang saya tahu, dia terbelit hutang sampai mau pinjam ke sana mau pinjam ke sini. Rumah semua. Karena nggak suka memberi. Kan Tuhan bilang, berilah maka kamu akan diberi. Karena tidak ada ayat, jangan berilah supaya kamu tidak diberi. Tapi itu ayat kebalikannya, berilah maka kamu akan diberi.

Tahukah kita nafas itu pelajaran dari Tuhan. Ada kalanya kita nerima ... tarik nafas, ada kalanya kita beri ... buang nafas. Hiduplah kita. Terima ... beri ... terima ... beri. Dagang untung ...  terima. Kita memberi persembahan ... beri. Untung dagang terima, beri. Hidup. Coba saudara nerima terus jangan diberi. Dia tidak akan bisa penuh kalau kita tidak buang dulu. Baru bisa isap lagi. 

26:27 Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia. 

Adakah di antara saudara yang seperti sedang ada di dalam lobang? Karena orang naruh lobang dan saudara jatuh terperangkap masuk di lubang itu. Tidak ada yang nolong. Dengar cerita ini. 

Di Amerika ada orang punya keledai. Keledai itu dipelihara dari kecil. Sampai sekarang sudah tua. Sudah nggak bisa apa-apa jalan pelan. Mau ditembak istrinya bilang kasihan, jangan dong, dia sudah sebagian dari hidup kita jangan ditembak. Habis diapain? Jangan ditembaklah kasihan. Sudahlah turunin saja ke lobang. Turunin ke lobang. Itu lobang dalam turunin pakai tali. Diurug. Asal diurug, menjerit itu keledai. Kok tambah dekat ini suaranya. Sudah urug sampai penuh, keledainya juga ke atas. Kenapa yang terjadi? Ketika dia diurug, saudaraku, dia kibaskan badannya, jadi dia naik. Datang lagi urugan, kibasin lagi, dia naik lagi. Diurug lagi, dia kibasin lagi, dia naik lagi. Keluar. Jadi nggak jadi.

Kalau saudara-saudara sedang ada di dalam lobang, orang suka ngurug saudara. Saudara menjerit, kibaskan itu fitnah, kibaskan itu omongan jelek, kibaskan itu saudara dan saudara akan naik terus, naik terus. Kalau Tuhan yang menaikkan saudara ke atas, tidak ada tangan manusia bisa turunkan saudara. Orang boleh gali lobang buat kita tapi jangan kita yang gali lobang. 

Dari sinilah kedengaran istilah, gali lobang tutup lobang. Di sini pinjam uang. Mau bayar nggak ada duit, gali lobang pinjam uang dari sini, bayarin sana. Gali lobang lagi. Ketika sudah jatuh tempo, pinjam lagi dari sini, nah itu gali lobang tutup lobang. Yang betul gali lobang tanam benih. Tanam benih, tutup, dia bertumbuh jadi mangga. Bertumbuh, jadi duren. Bertumbuh, jeruk.

Saudara gali lobang tutup lobang tidak ada yang ditanam. Maka siapa yang gali lobang tanam kejahatan, dia sendiri akan masuk, dia akan kena kejahatan. Siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia. Jadi kalau istilahnya orang Tionghoa, apa yang kita buat, kita akan petik. Apa yang kita tabur, kita akan tuai.

Hati-hati saudara memilih teman. Hati-hati, jangan memilih teman yang suka ikut campur orang lain. Nasi campur enak. Es campur enak. Kemarin makan bubur campur ... enak. Tapi kalau orang suka campur tangan urusan orang, nggak enak. Hanya satu orang yang campur tangan yang bikin kita enak ... kalau Tuhan campur tangan. Kalau Tuhan campur tangan, semuanya enak ... semuanya beres. Karena Dia yang campur tangan. Tuhan, saya tidak tahu harus bikin apa, saya tidak tahu harus bekerja apalagi. Saya tidak tahu lagi Tuhan, apa harus saya kerjakan. Tolong Tuhan turun tangan.

Maka ada peribahasa: Kalau kita angkat tangan, di situlah Tuhan turun tangan. Kalau kita turun tangan cakah cikih, kerja sana kerja sini, berusaha sana berusaha sini, Tuhan yang angkat tangan, Dia nggak mau ikut campur.

Satu kali Maria datang kepada Yesus: Ya Yesus, lihat mereka kehabisan air anggur. Apa urusannya ibu, waktu-Ku belum sampai? Dia nggak mau ikut campur. Tapi si ibu ini ngerti, dia kasih tahu sama pelayan, kalau apa saja yang Dia suruh sama engkau, kerjakan. Kalau Dia suruh kamu jongkok, jongkok, kalau berdiri, berdiri. Suruh pergi, pergi. Apa saja yang dikerjakan disuruh engkau kerjakan, kamu harus kerjakan. Siap. Itu hebatnya Yesus.

Yesus itu kalau kerja lambat tapi tidak pernah terlambat. Tiba-tiba Dia ngomong, isi 6 tempayan ini dengan air. Satu tempayan muat 120 liter. Sekarang kasih sama pemimpin pesta. Itu pelayan tahu loh yang dia bawa itu air. Sementara dia jalan, berubah itu air jadi anggur, dia tahu. Begitu sampai pemimpin pesta, pemimpin pesta bilang, kok ada anggur yang masih enak, lebih enak dari yang pertama. Dia nggak ngomong begini sama pemimpin ini, ini asalnya air loh, sama Yesus dibikin anggur. Nggak. Dia nggak ikut campur, dia diam saja. Pokoknya apa yang Yesus suruh, kerjakan. Saudara mau mengerjakan apa yang Yesus suruh?

Yesus bilang, beri, engkau akan diberi. Dengan takaran yang ditekan-tekan. Orang akan memberi kepadamu meluber keluar. Diberi kepadamu. Ditekan-tekan, ditaruh keharibaanmu. Beri, jangan kopet.

Jangan ikut campur urusan orang, jangan ngomongin orang. Dan saya jamin kalau saudara bila melakukan itu, berkat Allah akan turun di atas hidup saudara. Karena saudara tidak pernah mengata-ngatakan hal yang busuk  tetapi turunlah berkat Allah dari Tuhan.

Ayat yang terakhir, Matius          

12:33 Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.
12:34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
12:35 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.
12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
12:37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum

Saya berharap perkataan saudara penuh dengan hal yang baik sehingga dari perkataan saudara, Tuhan membenarkan saudara. Di Sorga tidak ada orang benar, tidak ada orang suci. Yang ada orang berdosa tapi yang sudah dibenarkan oleh Tuhan. Jadilah kita orang yang dibenarkan oleh Tuhan. Mari kita berdiri bersama-sama.  

-- o --  

Minggu, 09 November 2008

TERTAWA PADA MASA KELAPARAN

Mari kita buka Alkitab kita sore hari ini dalam Ayub

5:19 Dari enam macam kesesakan engkau diluputkan-Nya dan dalam tujuh macam engkau tidak kena malapetaka.
5:20 Pada masa kelaparan engkau dibebaskan-Nya dari maut, dan pada masa perang dari kuasa pedang.
5:21 Dari cemeti lidah engkau terlindung, dan engkau tidak usah takut, bila kemusnahan datang.
5:22 Kemusnahan dan kelaparan akan kautertawakan dan binatang liar tidak akan kautakuti.

Di dalam bahasa Inggris, dikatakan you shall laught at destruction and famine ... kamu akan mentertawai kepada kerusakan dan kelaparan. Ini kita gabung dengan ayat 20, pada masa kelaparan engkau dibebaskannya. Bahasa Inggris, dalam kelaparan dia akan menebus kamu dari kematian. Bukan membebaskan ... dia akan menebus kamu dari kematian,

Jadi ada dua keanehan tapi saya simpulkan pada satu kata saja: Tuhan janji pada masa kelaparan saudara akan tertawa. Karena saudara tidak akan mengalami kelaparan. Nah, Firman inilah yang kita tidak suka perhatikan. Yang kita perhatikan kelaparan. Aduh, lapar. Aduh, kelaparan. Waduh, susah. Aduh, di mana-mana susah. Aduh, di mana-mana kelaparan. Wah, bagaimana ini. Jadi kita anggap kita ini orang kecil, kita ini orang susah.

Ada jemaat yang masih perlu dibesuk. Masih kecil masih anak-anak. Kalau jemaat sudah dewasa tidak perlu dibesuk karena Tuhan selalu besuk dia tiap hari. Tuhan selalu kunjungi dia tiap hari. Itu sebabnya kita ini iman kita itu kecil, iman kita anak-anak karena kita perhatikan kelaparan dari pada kita perhatikan janji Tuhan: Kamu tertawa pada waktu kamu lapar. Aneh Tuhan tapi itu benar karena ini firman Tuhan. Saya minta kalau yakin saudara berteriak bersorak haleluyah. Saudara yakin percaya bahwa dalam kelaparan saudara akan tertawa?

Di dalam Alkitab ada 7 hal 7 bukti bagaimana waktu lapar Tuhan memberikan berkat. Tetapi saya tidak akan memberi tujuh-tujuhnya, saya hanya berikan saja 4 atau 5 bagaimana bukti dari Alkitab kalau saat itu Tuhan memberkati umat-Nya.

Yang pertama, Abraham. Kita akan melihat kejadian  

12:10 Ketika kelaparan timbul di negeri itu, pergilah Abram ke Mesir untuk tinggal di situ sebagai orang asing, sebab hebat kelaparan di negeri itu.
12:11 Pada waktu ia akan masuk ke Mesir, berkatalah ia kepada Sarai, isterinya: "Memang aku tahu, bahwa engkau adalah seorang perempuan yang cantik parasnya.
12:12 Apabila orang Mesir melihat engkau, mereka akan berkata: Itu isterinya. Jadi mereka akan membunuh aku dan membiarkan engkau hidup.
12:13 Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku diperlakukan mereka dengan baik karena engkau, dan aku dibiarkan hidup oleh sebab engkau."
12:14 Sesudah Abram masuk ke Mesir, orang Mesir itu melihat, bahwa perempuan itu sangat cantik,
12:15 dan ketika punggawa-punggawa Firaun melihat Sarai, mereka memuji-mujinya di hadapan Firaun, sehingga perempuan itu dibawa ke istananya.
12:16 Firaun menyambut Abram dengan baik-baik, karena ia mengingini perempuan itu, dan Abram mendapat kambing domba, lembu sapi, keledai jantan, budak laki-laki dan perempuan, keledai betina dan unta.
12:17 Tetapi TUHAN menimpakan tulah yang hebat kepada Firaun, demikian juga kepada seisi istananya, karena Sarai, isteri Abram itu.
12:18 Lalu Firaun memanggil Abram serta berkata: "Apakah yang kauperbuat ini terhadap aku? Mengapa tidak kauberitahukan, bahwa ia isterimu?
12:19 Mengapa engkau katakan: dia adikku, sehingga aku mengambilnya menjadi isteriku? Sekarang, inilah isterimu, ambillah dan pergilah!"
12:20 Lalu Firaun memerintahkan beberapa orang untuk mengantarkan Abram pergi, bersama-sama dengan isterinya dan segala kepunyaannya.

12:16 Firaun menyambut Abram dengan baik-baik, karena ia mengingini perempuan itu, dan Abram mendapat kambing domba, lembu sapi, keledai jantan, budak laki-laki dan perempuan, keledai betina dan unta.

Itu bukan sedikit pemberiannya. Banyak sekali. Dikasih budak lagi. Tapi pada akhirnya Tuhan kasih tulah ke seluruh Mesir sehingga Firaun sadar bahwa ini bukan adik Abraham tapi istri Abraham. Abraham dipanggil. Abraham, hampir aku berdosa kepada Tuhan. Hampir aku mengambil istrimu. Sekarang kamu pulang, pergilah.

Dia pergi tetapi ayat 20 berkata, Abraham pergi bersama dengan istrinya dan segala kepunyaannya. Yang dikasih oleh Firaun itu tidak diminta lagi. Asalnya tidak punya apa-apa pada masa kelaparan dia tidak punya apa-apa. Tapi oleh rencana dari pada Tuhan, pada masa kelaparan Abraham tertawa; dia tertawa. Karena apa? Dia disuruh pergi tapi bukan disuruh pergi diusir, disuruh pergi dengan barang-barang dengan kuli-kuli dengan budak-budak dikasih unta dikasih keledai dikasih kambing dikasih domba. Itu bukan satu-satu dombanya, dikasih satu domba, nggak. Mungkin puluhan, mungkin ratusan. Lihat kalau Tuhan menjaga umat-Nya. Pada masa kelaparan, kamu akan tertawa.

Contoh yang kedua kita lihat dalam Kejadian 26. Tuhan memperkenalkan diri sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Nah, sekarang ada lagi kelaparan. Kejadian

26:1 Maka timbullah kelaparan di negeri itu. - Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin.
26:2 Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.
26:3 Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.
26:4 Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,
26:5 karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku."

26:6 Jadi tinggallah Ishak di Gerar.

Pada masa kelaparan ini Tuhah larang Ishak jangan ke Mesir. Banyak orang Cianjur pindah ke Jakarta pindah ke Bandung untuk mencari pekerjaan yang lebih baik, gaji yang lebih baik, hidup yang lebih baik. Termasuk saya. Tapi saya tanya Tuhan: Tuhan, bolehkah saya ke Jakarta? Tahun 84. Tuhan bilang: Jangan, tinggal saja di Cianjur, Aku bisa memberkati kamu di Cianjur.

Sebab ada satu keluarga di Jakarta suruh saya pindah dari Cianjur, bapak punya kapasitas terlalu kecil untuk di Cianjur. Bapak internasional harus ada di Jakarta. Gereja saya bangunkan, anak-anak saya sekolahkan, rumah saya bikin. Bapak tinggal pindah saja. Kalau jadi, gereja itu di daerah Kuningan. Sekarang di daerah situ tidak ada gereja. Kalau ada saja gereja saya. Tidak ada gereja di daerah Kuningan. Saya bangunkan untuk bapak. Saya tanya sama Tuhan: Tuhan, bolehkan saya pindah dari Cianjur ke Jakarta? Tuhan bilang, jangan pindah ke Jakarta. Diam saja di Cianjur. Nanti Aku akan memberkati engkau. Akupun bisa memberkati engkau di Cianjur. Tuhan bisa memberkati saudara di Cianjur.

Tahun 86 dimulai. Kita bikin sekolah Alkitab. Beli 13 ribu meter tanah, uang dari mana waktu itu. Orang GKI, orang katolik, orang protestan, kebanyakan orang GKI mereka bersatu di Jakarta. Datang ke Cianjur, bikinin rumah saya. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang membuat kita tertawa pada waktu kelaparan. Kejadian

26:6 Jadi tinggallah Ishak di Gerar.
26:7 Ketika orang-orang di tempat itu bertanya tentang isterinya, berkatalah ia: "Dia saudaraku," sebab ia takut mengatakan: "Ia isteriku," karena pikirnya: "Jangan-jangan aku dibunuh oleh penduduk tempat ini karena Ribka, sebab elok parasnya."
26:8 Setelah beberapa lama ia ada di sana, pada suatu kali menjenguklah Abimelekh, raja orang Filistin itu dari jendela, maka dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbuan dengan Ribka, isterinya.
26:9 Lalu Abimelekh memanggil Ishak dan berkata: "Sesungguhnya dia isterimu, masakan engkau berkata: Dia saudaraku?" Jawab Ishak kepadanya: "Karena pikirku: Jangan-jangan aku mati karena dia."
26:10 Tetapi Abimelekh berkata: "Apakah juga yang telah kauperbuat ini terhadap kami? Mudah sekali terjadi, salah seorang dari bangsa ini tidur dengan isterimu, sehingga dengan demikian engkau mendatangkan kesalahan atas kami."
26:11 Lalu Abimelekh memberi perintah kepada seluruh bangsa itu: "Siapa yang mengganggu orang ini atau isterinya, pastilah ia akan dihukum mati."

Coba saudara, kalau memperkosa istri itu dulu gampang. Salah satu dari bangsa saya mau memperkosa istrimu itu gampang. Betapa jahatnya orang zaman dulu. Tetapi sekarang aku jamin - ini raja, Abimelekh - siapa yang berani mengusik itu perempuan, akan dihukum mati.

Ini pada zaman apa saudara? Kelaparan. Tanam apa saja mati. Tanam gandum nggak jadi. Tanam ini nggak jadi. Pada masa kelaparan. Tiba-tiba pada ayatnya yang ke-12,

26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.
26:13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.

Nah, ini terbalik sama orang Cianjur. Orang Cianjur begitu diberkati Tuhan, didoa berkat pengantin, maka jadilah dia orang kaya makin lama makin kaya akhirnya sangat kaya. Tapi di bawahnya, begitu dia menjadi orang kaya dia jadi orang lupa. Makin kaya makin lupa Tuhan. Sangat kaya sangat lupa sama Tuhan.

Saya mau kasih tahu sama saudara: Kekayaan bukan yang mustahil untuk saudara. Kekayaan bukan mustahil buat saudara asal hidup kita benar, asal hidup kita tidak melupakan Tuhan. Kian lama kian kaya. Justru aneh kalau anak Tuhan tidak diberkati. Anak Tuhan itu harus diberkati. Tuhan punya 1001 macam jalan. 

Kaya dan miskin itu mentalnya di sini ... di pikiran. Kalau saudara bilang, ah saya nggak mungkin kaya, nggak akan kaya saudara sampai kapan juga. Tapi kalau mental saudara bilang, saya bisa kaya karena Tuhan, bisa. Saya bisa berhasil karena Tuhan, saya bisa jadi mahasiswa, bisa jadi dokter, bisa jadi insinyur, bisa jadi sarjana ekonomi, bisa jadi Jenderal karena Tuhan, bisa. Bisa!

Kok orang lain menabur mati, kenapa Ishak menabur hidup? Tanahnya sama. Tanah kelaparan, tanah yang sudah mati.  Kenapa orang lain Abimelek menabur mati, tapi Ishak menabur hidup? Dan pada saat itu juga dia dapat 100 kali lipat. Kalau punya tanamannya 1 juta, jadi 100 juta. 

Nah banyak di antara kita orang kristen ingin dapat tuaian banyak, menaburnya nggak pernah. Nggak pernah menabur kita tapi ingin dapat berkat banyak ingin limpah. Oh Tuhan, berkatilah toko saya. Kalau saya buka Tuhan, biarlah berkat-Mu berlimpah-limpah. Engkau Allah Yehova Yireh, yang mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada. Kirimkanlah berkat-Mu, Tuhan.

Saudara tidak akan menuai apa yang saudara tidak menabur. Tapi saudara pasti menuai apa saja yang saudara tabur. Kebaikan saudara tabur, tuaian yang baik akan datang. Kecurigaan saudara tabur kecurigaan juga engkau akan dicurigai orang. Kemarahan saudara tabur, kemarahan saudara akan tuai. Senyum saudara tabur, saudara akan terima senyum dari orang lain. Apa saja yang saudara tabur, saudara akan tuai. Beri maka kamu akan diberi. Napas ... beri dulu dong, baru dihirup ... terima. Itu terima kasih itu dari situ. Terima ... kasih. Hidup kita. Kalau kita hidup di dalam cara terima kasih ... terima ... kasih ... terima ... kasih, saudara akan hidup. Saudara mau terima saja tidak mau memberi, saudara menutup rezeki saudara sendiri. Kejadian

26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.
26:13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.
26:14 Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya. - Nah, kalau saudara mau jadi kaya, ingat bakal ada yang cemburu. Dari garong sampai tetangga. Garong juga menggarong orang yang kaya. - 
26:15 Segala sumur, yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, oleh hamba-hamba ayahnya itu, telah ditutup oleh orang Filistin dan ditimbun dengan tanah.
26:16 Lalu kata Abimelekh kepada Ishak: "Pergilah dari tengah-tengah kami sebab engkau telah menjadi jauh lebih berkuasa dari pada kami."
26:17 Jadi pergilah Ishak dari situ dan berkemahlah ia di lembah Gerar, dan ia menetap di situ.
26:18 Kemudian Ishak menggali kembali sumur-sumur yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, dan yang telah ditutup oleh orang Filistin sesudah Abraham mati; disebutkannyalah nama sumur-sumur itu menurut nama-nama yang telah diberikan oleh ayahnya.
26:19 Ketika hamba-hamba Ishak menggali di lembah itu, mereka mendapati di situ mata air yang berbual-bual airnya.
26:20 Lalu bertengkarlah para gembala Gerar dengan para gembala Ishak. Kata mereka: "Air ini kepunyaan kami." Dan Ishak menamai sumur itu Esek, karena mereka bertengkar dengan dia di sana.
26:21 Kemudian mereka menggali sumur lain, dan mereka bertengkar juga tentang itu. Maka Ishak menamai sumur itu Sitna.
26:22 Ia pindah dari situ dan menggali sumur yang lain lagi, tetapi tentang sumur ini mereka tidak bertengkar. Sumur ini dinamainya Rehobot, dan ia berkata: "Sekarang TUHAN telah memberikan kelonggaran kepada kita, sehingga kita dapat beranak cucu di negeri ini."
26:23 Dari situ ia pergi ke Bersyeba.
26:24 Lalu pada malam itu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Akulah Allah ayahmu Abraham; janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau; Aku akan memberkati engkau dan membuat banyak keturunanmu karena Abraham, hamba-Ku itu."
26:25 Sesudah itu Ishak mendirikan mezbah di situ dan memanggil nama TUHAN. Ia memasang kemahnya di situ, lalu hamba-hambanya menggali sumur di situ.

Ada 3 sumur yang dia buka. Waktu dia buka Sitna, orang ribut. Maka arti dari Sitna itu keributan. Ketika ada Esek, orang berbantah-bantah. Arti dari Esek berbantah-bantah. Tetapi dia mengalah terus; diusir, mengalah lagi. Tiga kali dia diusir. Satu oleh Abimelekh, dua oleh orang-orang itu yang punya Sitna, yang punya Esek ... dia mengalah terus. Sampai dia gali sumur yang namanya Rehobot, artinya leluasa.

Siapa yang sore hari ini hidupnya kurang leluasa, nggak leluasa, mau pakai uang nggak leluasa, mau kemana-mana nggak leluasa, mau begini nggak leluasa? Mengalah terus ... mengalah terus. Pada masa kelaparan engkau akan tertawa. Arti nama Ishak apa? Tertawa.   

Ini janji Tuhan. Pada masa kelaparan engkau akan tertawa, amin? Allah Abraham, Allah Ishak, yang satu lagi Allah Yakub. Kita lihat Yakub. Kejadian

28:17 Ia takut dan berkata: "Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga."
28:18 Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya.
28:19 Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.
28:20 Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai,
28:21 sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.
28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."

Kalau saya pendekkan cerita, dia berdoa bergumul dengan malaikat di Sungai Yabok. Malaikat bilang, lepaskan. Sekarang sudah fajar. Aku tidak akan melepaskan engkau sebelum Engkau memberkati aku. Lalu dibikin keseleo dia punya paha. Aku memberkati engkau. Namamu bukan Yakub lagi tapi Israel ... Anak dari Allah. Maka Yakub diberkati. Dan betul begitu dia kembali ke tempat asal, dia membawa persepuluhannya kepada Tuhan. Diberkatilah Yakub. Kejadian

30:25 Setelah Rahel melahirkan Yusuf, berkatalah Yakub kepada Laban: "Izinkanlah aku pergi, supaya aku pulang ke tempat kelahiranku dan ke negeriku.
30:26 Berikanlah isteri-isteriku dan anak-anakku, yang menjadi upahku selama aku bekerja padamu, supaya aku pulang, sebab engkau tahu, betapa keras aku bekerja padamu."
30:27 Tetapi Laban berkata kepadanya: "Sekiranya aku mendapat kasihmu! Telah nyata kepadaku, bahwa TUHAN memberkati aku karena engkau."
30:28 Lagi katanya: "Tentukanlah upahmu yang harus kubayar, maka aku akan memberikannya."
30:29 Sahut Yakub kepadanya: "Engkau sendiri tahu, bagaimana aku bekerja padamu, dan bagaimana keadaan ternakmu dalam penjagaanku,
30:30 sebab harta milikmu tidak begitu banyak sebelum aku datang, tetapi sekarang telah berkembang dengan sangat, dan TUHAN telah memberkati engkau sejak aku berada di sini; jadi, bilakah dapat aku bekerja untuk rumah tanggaku sendiri?"
30:31 Kata Laban: "Apakah yang harus kuberikan kepadamu?" Jawab Yakub: "Tidak usah kauberikan apa-apa kepadaku; aku mau lagi menggembalakan kambing dombamu dan menjaganya, asal engkau mengizinkan hal ini kepadaku:
30:32 Hari ini aku akan lewat dari tengah-tengah segala kambing dombamu dan akan mengasingkan dari situ setiap binatang yang berbintik-bintik dan berbelang-belang; segala domba yang hitam dan segala kambing yang berbelang-belang dan berbintik-bintik, itulah upahku.
30:33 Dan kejujuranku akan terbukti di kemudian hari, apabila engkau datang memeriksa upahku: Segala yang tidak berbintik-bintik atau berbelang-belang di antara kambing-kambing dan yang tidak hitam di antara domba-domba, anggaplah itu tercuri olehku."
30:34 Kemudian kata Laban: "Baik, jadilah seperti perkataanmu itu."
30:35 Lalu diasingkannyalah pada hari itu kambing-kambing jantan yang bercoreng-coreng dan berbelang-belang dan segala kambing yang berbintik-bintik dan berbelang-belang, segala yang ada warna putih pada badannya, serta segala yang hitam di antara domba-domba, dan diserahkannyalah semuanya itu kepada anak-anaknya untuk dijaga.
30:36 Kemudian Laban menentukan jarak tiga hari perjalanan jauhnya antara dia dan Yakub, maka tetaplah Yakub menggembalakan kambing domba yang tinggal itu.
30:37 Lalu Yakub mengambil dahan hijau dari pohon hawar, pohon badam dan pohon berangan, dikupasnyalah dahan-dahan itu sehingga berbelang-belang, sampai yang putihnya kelihatan.
30:38 Ia meletakkan dahan-dahan yang dikupasnya itu dalam palungan, dalam tempat minum, ke mana kambing domba itu datang minum, sehingga tepat di depan kambing domba itu. Adapun kambing domba itu suka berkelamin pada waktu datang minum.
30:39 Jika kambing domba itu berkelamin dekat dahan-dahan itu, maka anaknya bercoreng-coreng, berbintik-bintik dan berbelang-belang.
30:40 Kemudian Yakub memisahkan domba-domba itu, dihadapkannya kepala-kepala kambing domba itu kepada yang bercoreng-coreng dan kepada segala yang hitam di antara kambing domba Laban. Demikianlah ia beroleh kumpulan-kumpulan hewan baginya sendiri, dan tidak ditempatkannya pada kambing domba Laban.
30:41 Dan setiap kali, apabila berkelamin kambing domba yang kuat, maka Yakub meletakkan dahan-dahan itu ke dalam palungan di depan mata kambing domba itu, supaya berkelamin dekat dahan-dahan itu.
30:42 Tetapi apabila datang kambing domba yang lemah, ia tidak meletakkan dahan-dahan itu ke dalamnya. Jadi hewan yang lemah untuk Laban dan yang kuat untuk Yakub.
30:43 Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai.

Laban, bapak mertuanya itu. Pa, saya mau usaha sendiri. Aduh, dulu kambing dombaku sedikit tapi aku diberkati karena kamu ada. Sudahlah tinggal di sini. Ah, saya mau usaha sendiri. Saya mau tetap jadi gembala kambing dombamu tapi kita bikin janji. Kalau dombaku beranak putih, bagian bapak. Kalau domba itu beranaknya belang, bagian saya. Oke. Jabat tangan. Dulu sudah jabat tangan. Sampai sekarang jual berlian nggak usah pakai nota. Nipu, mati. Jadi oke.    

Tapi Yakub, dia pakai hikmat dari Tuhan. Kalau domba yang sudah kawin dia ambil batang pohon dibikin belang-belang. Ditaruh di tempat air minum. Jadi selama domba minum, dia lihat itu belang-belang minum, dia lihat belang-belang, asal borojol belang, asal borojol belang. Menurut perjanjian, yang belang-belang itu bagian dia. Kalau dombanya lemah dia suruh minum di sebelah sana. Itu domba yang soak-soak ... yang lemah-lemah, semua ditaruh di sebelah kiri, itu untuk si Laban mertuanya. Maka ayat terakhir dikatakan saudara, maka ia mempunyai domba yang begitu banyak. Sampai Laban jadi marah sama dia. Kalau saudara baca, Laban jadi tidak suka kepada dia.

Kalau binatang saja yang tidak punya roh bisa menghasilkan belang-belang anaknya karena dia melihat waktu minum - menurut iman Yakub - dia lihat kayu yang dibentuk belang-belang berbintik-bintik anaknya bisa belang, domba yang tidak ada roh. Saudara, kita punya Roh Tuhan. Mata kita musti punya visi sukses ... sukses ... sukses ... berhasil ... berhasil ... sukses ... berhasil.

Apa waktu minum? Itu waktu saudara doa. Waktu saudara doa, itu saudara minum. Di dalam alam pikiran saudara, harus ada sukses, saya berhasil, aku bisa, aku dapat, aku bisa, aku jadi orang, aku berhasil.

Ayat yang terakhir,

30:43 Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai.

Abraham memperanakkan Ishak. Ishak memperanakkan Yakub. Yakub memperanakkan anak yang paling dia sayangi, siapa? Yusuf.

Saya pendekkan cerita. Yusuf anak kesayangan Yakub. Dikasih baju warna warni. Kakak-kakaknya iri hati, marah, diculik dia. Dimasukkan di lubang sumur. Pakaiannya dirobek-robek, dimasukin di darah domba, dibawa sama papanya. Pura-pura nangis: Pa, ini saya temuin pakaian ini. Wah, ini Yusuf punya. Yusuf sudah diterkam binatang buas. Yakub itu menangis padahal Yusuf masih hidup.

Dasar Yahudi, Yusuf diangkat dari sumur, dijual sama orang Ismail. Orang Ismail bawa ke Mesir. Di Mesir dikerjakan di sana di satu orang namanya Potifar. Dijual pada orang yang namanya Potifar. Kita lihat bagaimana Yusuf hidup di rumah Potifar setelah dia jadi tahanan, ya.      

39:1 Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ.
39:2 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.
39:3 Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya,
39:4 maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.

Di manapun Yusuf ada, di bagaimanapun dia diperlakukan, selalu dia diberkati Tuhan. Apapun saudaraku pekerjaannya dia, dijadikan budak apakah dia anak, apakah tawanan apakah tahanan, dia diberkati Tuhan. Di mana saja dia bekerja, yang punya pekerjaan diberkati Tuhan karena Yusuf.

Hati-hati loh, saudara yang diberkati Tuhan, kerja di mana saja, perusahaan itu akan maju, bukan karena perusahaan itu hebat tapi karena saudara diberkati Tuhan. Tapi nggak usah saudara ngomong: Tauke, ini perusahan jadi besar gara-gara oweh ... jangan. Tapi saudara harus yakin, ini diberkati Tuhan karena Tuhan memberkati saya.  

39:5 Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.
39:6 Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apapun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.
39:7 Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: "Marilah tidur dengan aku."
39:8 Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku,
39:9 bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
39:10 Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu untuk tidur di sisinya dan bersetubuh dengan dia.
39:11 Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah.
39:12 Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar.

Abraham, istrinya diganggu. Ishak istrinya mau diperkosa. Yusuf, laki-laki sekarang, dia yang mau diperkosa, dia mau diganggu. Saya pendekkan cerita, dia dikejar-kejar.

Saudara, seseorang yang berjalan di luar kehendak Tuhan, Tuhan hantam ekonominya dulu; dia tidak bisa diberkati. Sampai dia sadar, dia kembali ke jalan Tuhan, baru Tuhan berkati lagi dia. Segala penyelewengan di dalam keluarga, persekongkolan perselingkuhan dalam keluarga, kalau tidak kembali ke jalan Tuhan, Tuhan hantam ekonomi dulu. Sebab apa? Justru kejujuran, Tuhan berkati ekonomi dulu. Ekonominya Potifar diberkati dengan luar biasa karena Yusuf. Maka Yusuf tidak mau berbuat dosa. Sekarang saya ingin saudara-saudara lihat ayatnya yang ke-13,

39:13 Ketika dilihat perempuan itu, bahwa Yusuf meninggalkan bajunya dalam tangannya dan telah lari ke luar,
39:14 dipanggilnyalah seisi rumah itu, lalu katanya kepada mereka: "Lihat, dibawanya ke mari seorang Ibrani, supaya orang ini dapat mempermainkan kita. Orang ini mendekati aku untuk tidur dengan aku, tetapi aku berteriak-teriak dengan suara keras.
39:15 Dan ketika didengarnya bahwa aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannyalah bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:16 Juga ditaruhnya baju Yusuf itu di sisinya, sampai tuan rumah pulang.
39:17 Perkataan itu jugalah yang diceritakan perempuan itu kepada Potifar, katanya: "Hamba orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu datang kepadaku untuk mempermainkan aku.
39:18 Tetapi ketika aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannya bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:19 Baru saja didengar oleh tuannya perkataan yang diceritakan isterinya kepadanya: begini begitulah aku diperlakukan oleh hambamu itu, maka bangkitlah amarahnya.

Tetapi Potifar juga tidak terlalu percaya cerita istrinya. Istrinya ngomong begini: Orang itu mau mempermainkan saya, mau memperkosa saya. Ketika saya bilang tidak mau, dia lari dan meninggalkan jubahnya di sini. Bloon amat itu Yusuf, betul apa tidak? Orang mau memperkosa, katanya, saya tidak mau. Ketika saya tidak mau, dia melarikan diri. Loh, dia melarikan diri, jubahnya dibawa dong. Masa jubahnya dibuka dulu? Aku akan melarikan diri. 

Potifar itu kalau kaya kita, BIN nya dari Mesir. Spy. Jadi dia tahu. Makanya dia marah sih marah emosi tapi nggak masuk akal nih omongan. Jadi Yusuf ayat 20,

39:20 Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana.

Eh, dia ditaruh di penjara raja. Kalau bangsa teroris ya Amrozi, Muklas itu semua penjaranya lain. Si Ryan itu ya, Sumanto yang makan daging manusia, itu lain. Tapi Yusuf ditaruh di tahanan raja. Artinya kalau ada menteri kalau ada apa yang kurang jujur ditahan sama Raja. Padahal tahanan raja itu hak raja yang taruh. Ini Potifar taruh di sana. Karena dia tidak terlalu percaya. 

Saudara, di dalam masa kelaparan engkau akan tertawa. Apa yang terjadi? Ada 2 orang di penjara, dua-duanya pegawai istana. Tuh, tahanan raja. Yang satu pegawai istana bagian anggur, suka bawa air anggur sama Tuan Baginda. Yang satu bawa roti. Yang bawa roti bilang begini, aduh saya mimpi ini, nggak tahu apa artinya. Eh, yang anggur ngomong, saya juga mimpi artinya apa. Kata Yusuf, coba ceritakan mimpimu apa. Yang bawa roti bilang, aku membawa roti 6 bakul di atas kepalaku. Tiba-tiba ada burung gagak ambil satu. Maaf ya, kata Yusuf, 3 hari lagi kamu akan digantung. Yang bawa anggur, saya ada tandan anggur, diperas, saya bawa. Oh, kamu akan diangkat kembali jadi pelayan Tuan. Benar 3 hari kemudian jadi. Tapi kalau kamu sudah ke sana, ingat saya Yusuf nggak ada salah. Iya ... iya. Ke sananya mah lupa.

Pada waktu lupa, Firaun mimpi. Dia bingung, dia mimpi ada 7 lembu gemuk ketemu dengan kerbau yang kurus. Tiba-tiba yang kurus ini ngejar yang gendut, ditelan yang gemuk. Ada 7 bulir gandum yang gemuk. 7 bulir gandum yang kurus ngejar yang gemuk, ditelan ama yang kurus. Kerahkan semua ahli mimpi. Dari paranormal sampai orang-orang yang abnormal dipanggil, saudara, tidak ada yang tahu.

Makanya saudara janganlah pergi ke dukun karena dukun teh tidak tahu apa-apa. Jangan percaya begitu. Percayalah Tuhan serwa sekalian alam, Pencipta langit dan bumi, Dia pasti memberkati kita. Pada masa kelaparan saudara tidak akan lapar, saudara akan tertawa, ada haleluyah saudara? 

Baru ingat ini si tukang anggur. Panggil Yusuf. Katanya kamu bisa menceritakan mimpi, coba ceritakan mimpi saya. Saya tidak bisa Tuan tapi Tuhan yang saya sembah bisa. Langsung dia jawab. 7 lembu gemuk 7 gandum gemuk, itu tahun kelimpahan. 7 gandum kering 7 lembu kering itu tahun kekurangan. Di tahun ini sekarang ada kelimpahan, di tahun berikutnya akan ada kekeringan. Sekarang beli semua gandum di seluruh dunia. Siapa yang nawarkan gandum mau murah mau mahal, beli saja selama 7 tahun ini sebab 7 tahun kemudian ada kekurangan. Setelah 7 tahun limpah selesai, waktu 7 tahun kelaparan.

Yusuf diberkati Tuhan pada masa apa? Kelaparan. Jadi kalau saudara jadi orang kristen tidak ada ruginya, untung terus.   

Saya tidak punya jemaat besar. Jemaat saya hanya sedikit. Tapi saya punya kerinduan jemaat saya selalu tertawa pada masa kelaparan. Jangan takut. Menurut prediksi, Januari Februari dunia akan surut ekonomi gelap. Bahasa kitab Wahyu, gandum secupak sedinar harganya, jelai tiga cupak tiga dinar harganya. Bahasa Yeremia, ibu menyembelih anak untuk dimakan karena kelaparan.

Tapi bagi kita yang percaya kepada Tuhan, kita akan tertawa karena pemeliharaan dari Tuhan. Kita berdiri.      

-- o --  

Minggu, 16 November 2008

PANDANG SAJA YESUS

Wahyu

1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.
1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,
1:11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."

Dari dua belas murid Yesus, hanya Yohanes yang tidak mati sahid. Dia mati normal pada usia seratus tahun. Pada saat itu ada aniaya besar di kota Roma. Semua rasul-rasul oleh kaisar-kaisar Romawi dipenggal kepalanya seperti Yakobus. Semua rasul tidak ada yang selamat, semua dibabad habis. Hanya Yohanes ini yang meninggal secara normal. Dia dimasukkan ke dalam kuali besar yang berisi minyak mendidih. Tetapi Yohanes tidak mati. Minyak-minyak ... Yohanes Yohanes. Sampai orang Roma itu bo hwat. Dibeginiin salah, dibeginiin salah.

Maka diangkatlah Yohanes dari kuali, dibuang ke Pulau Patmos supaya dia mati dengan sendirinya. Tidak dikasih bekal, tidak dikasih makan supaya dia mati dengan sendirinya. Di Pulau Patmos inilah Tuhan balik keadaan Yohanes. Justru di Pulau Patmos dia melihat penglihatan dari kitab Wahyu ini. Dan kesaksian pertama ini kita mau sharing pada sore hari ini.

Dia berkata: Aku, Yohanes. Yohanes itu ada artinya, setiap nama itu ada artinya. Kalau Yesus itu sama dengan Yesua sama dengan Yusak sama dengan Yoshua Amashia, sama. Yesus itu artinya Juru Selamat. Kalau Yohanes sama dengan Yahya sama dengan Ignatius sama dengan John sama dengan Yoyo, itu Yohanes juga. Yohanes ini ada artinya: Yahweh suka mengasihi aku atau Dia sudah berbelas kasihan kepadaku.

Secara jasmani kita punya nama masing-masing. Tetapi secara rohani kita semua seperti Yohanes. Yaitu kita ada sebagaimana kita ada karena Dia, Yesus, sangat berbelas kasihan kepada kita, haleluyah? Dia berkata, aku ini saudara dan sekutumu dalam kasusahan. Bahasa Inggris, aku ini saudara dan teman seiring dalam sengsara. Yohanes berkata, aku ini saudara dan teman seiring dalam sengsara. Amin?

Kalau saudara lagi jaya, saudara lagi punya berkat, saudara lagi punya kekayaan, banyak teman-teman yang mendekati saudara. Banyak kawan-kawan, teman-teman, minta tanda tangan, bergaul, minta dibeliin ini. Karena saudara sedang jaya, karena saudara punya nama. Saudara sedang jaya banyak orang berkumpul ingin dekat dengan saudara. Tapi itu belum tentu teman sebetulnya.

Bahasa Inggris bilang, teman di dalam kesusahan adalah teman yang sejati. Ada haleluyah? Maka Yohanes berkata, aku adalah saudara dan teman seiring dalam penderitaan, dalam sengsara Tak lain saja Tuhan .. Tak lain saja Hu .. Bisa sucikan hati sungguh .. Dalam pencobaan .. Tuhan tolongku. Lagu susah. Teman yang baik itu begitu, dalam kesusahan Dia menolong kita. Jadi coba pilih teman yang baik-baik, cari teman yang baik. Cari teman yang waktu susah, dia nggak lupa kita. Nampaknya kita seringkali bo cengli kepada Tuhan. Bo cengli itu tidak fair.

Dulu ada lagu dari zaman papa saya. Logat dan irama dari Tiongkok, irama dari Hong Kong Ya Tuhanku .. Isa yang cinta padaku .. Kusering lupa Dia .. Tuhan tak lupaku. Bo cengli kan? Tuhan nggak pernah lupain kita. Tapi kita sering melupakan Dia, katanya. Bo cengli. Kalau Tuhan tidak pernah melupakan kita, kita juga jangan sampai melupakan Tuhan. Maka Yohanes berkata, aku ini saudara dan teman seiring di dalam kesukaran, di dalam kesusahan.

Saya lagi cari pendeta, tapi dengar-dengar sudah meninggal. Itu pendeta mengasihi saya. Memberi penghiburan kepada saya. Memberi kekuatan kepada saya. Pada tahun 91, ketika semua orang membelakangi saya. Semua orang tidak ada yang mau kenal lagi sama saya. Pendeta ini bawa saya di Manado, bawa di danau, ngobrol, seperti papa saya. Dia ada ompong mirip papa saya, hitamnya sama. Saya tanya namanya siapa, saya cari-cari. Saya ingin ajak dia ke luar negeri, saya ingin balas kebaikan dia. Tapi saya dengar dia sudah meninggal. Dia menemani saya waktu saya susah. Saudara punya teman pada waktu saudara susah, itu teman yang sebenarnya. Lalu dikatakan, aku ini saudara dan teman seiring dalam kesukaran.

Yang kedua dalam kerajaan. Saudara-saudara, dunia disebut kerajaan dunia. Kita tidak di dalam, tidak ikut kerajaan dunia tetapi kita ada di dalam Kerajaan Allah, Kerjaan Ilahi, The Kingdom of God. Maka peratuan dunia jangan dipakai di dalam peraturan Kerajaan Sorga. Kebiasaan dunia jangan dipakai di dalam Kerajaan Allah. Kalau dunia main saham, kita tidak. Kalau dunia main judi, kita tidak. Saham itu judi terhormat. Itu sebabnya kalau dunia rusuh, kita jangan rusuh. Kita tidak rusuh karena kita ada di dalam Kerajaan. Kita buka dulu Ibrani

12:25 Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?
12:26 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."
12:27 Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.
12:28 Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
12:29 Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.

Jadi kerajaan kita ini, yang Yohanes bilang aku adalah saudara dalam kerajaan, kembali kepada Wahyu 1, adalah kerajaan yang tidak tergoncangkan. Ekonomi dunia goncang. Keuangan, financial dunia goncang. PBB goncang, dunia Eropa goncang, ASEAN goncang. Indonesia apalagi. Semua goncang. Dolar goncang. Kalau kita, murid tahun 68 di sekolah Alkitab Beji sudah tahu pasti begini. II Timotius sudah berkata, di akhir zaman akan ada masa yang sukar karena orang mencintai diri sendiri dan cinta akan uang.

Nanti digoncangkan tidak ada satu negara, tidak ada satu presiden, tidak ada satu tokoh dunia yang bisa meredakan kegoncangan ekonomi. Ini baru kembang-kembangnya. Nanti timbul satu orang: Saya bisa ... nah, dialah antikris. Tapi sebelum antikris muncul, kita yang percaya kepada Tuhan sudah disingkirkan oleh Tuhan, 1260 hari. Satu masa dua masa setengah masa, tiga setengah tahun di padang belantara, dipelihara, jauh dari mata ular itu. Ini persiapan. Kalau dunia goncang, kita tidak goncang, kita stabil.

Maka taruhlah saham saudara jangan disitu yang goncang-goncang. Belum tentu naik, belum tentu turun, kita nggak tahu. Taruh saham di dalam Kerajaan Sorga. Yesus ini saham yang paling baik. Taruhlah saham saudara pada Yesus. Sebelum dunia dijadikan Tuhan sudah pilih saudara. Aku pilih engkau menjadi umat-Ku. Maka cara hidup kita, cara berpikir kita jangan di dalam dunia ini. Mata uang mereka Dolar, Rupiah, Euro, kita mata uangnya haleluyah. Haleluyah?

Saudara senang ada di dalam Kerajaan Sorga yang tidak tergoncangkan? Kalau saudara was-was, aduh kumaha, nah itu saudara masih di sini. Saudara masih warga negara dunia. Yesus berkata dalam Injil Yohanes: Engkau bukan dari dunia ini. Engkau ada di dalam dunia tapi engkau bukan dari dunia ini. Sama seperti ikan. Ikan ada di laut tapi asinnya laut tidak mempengaruhi ikan. Ikannya tidak asin. Tapi aslinya ikan dari laut tidak asin. Itu sebabnya kita ada di dalam dunia, kita ada di dalam situasi yang berkecamuk, kejahatan, pembunuhan, kecelakaan, semua, longsor.

Kita lihat yang ketiga sekarang. Aku, Yohanes, saudara sekutumu dalam sengsara, dalam kerajaan.

Yang ketiga, dalam ketekunan menantikan Yesus. Dalam bahasa Inggris ini tidak ditulis demikian. Dalam kesabaran Yesus Kristus. Aku ini saudara dan teman seiring dalam kesusahan, dalam kerajaan, dan dalam kesabaran Yesus Kristus. Mari kita lihat dulu Yohanes ini adatnya bagaimana. Yohanes ini sampai dikasih gelar boarnerges oleh Tuhan Yesus, anak halilintar, karena adatnya tidak baik, pemarah, ingin kedudukan.

Dia yang berkata sama Yesus, Yesus - ketika Samaria menolak Yesus - bolehkah saya minta api turun dari langit membakar semua penduduk Samaria? Itu roh apa itu? Yesus bilang, jangan. Kita pergi saja. Kalau kita ditolak di sini, kita pergi ke tempat lain. Maka Yohanes ini berani berkata, aku belajar sabar itu dari Yesus. Kesabaran dari Yesus. Untung Tuhan Yesus itu sabar. Saudara jangan berani mencoba kesabarannya Yesus. Dia sabar.

Saya suka malu sendiri sama Tuhan. Duh Tuhan, saya malu. Sembahyang saja malu saya, ingat kesabaran Tuhan itu. Walaupun Tuhan berkata, marilah kepada-Ku yang bertanggungan berat. Malu rasanya karena Tuhan begitu sabar. Banyak sekarang kristen teh celup. Oom, saya mau dibaptis. Kapan kebaktiannya? Sudah dua minggu, tiga minggu, saya mau dibaptis, oom. Jangan terlalu cepat, ah. Aduh oom, bulan depan kan saya mau kawin. Itu kristen teh celup. Begitu sudah kawin, hilang.

Saudara, apa maksudnya dia bilang dari kesabaran Yesus? Kita kembali kepada Ibrani 12. Dalam Ibrani pasal 12 kita membaca apa yang dikatakan disana oleh firman Allah. Kita baca ayatnya yang ke-2,

12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah

Dengan mengabaikan kehinaan di dalam bahasa Inggris, Dia tidak pedulikan rasa malu. Setia, tekun, terus memikul salib. Ganti dari sukacita, sebetulnya Dia nggak usah turun ke dunia, mati bagi kita. Nggak usah. Tapi Dia tekun memikul salib ganti sukacita. Itu yang disebut sabar. Maka Yohanes berkata ketika kita dalam segala persoalan, tekanan - umpamanya tekanan ekonomi, tekanan persoalan dalam keluarga, ada persoalan keuangan, ada persoalan financial, ada persoalan sakit penyakit - Tuhan bukan tidak sanggup menolong dalam sekejap mata, bisa. Tapi pandang Yesus supaya sabar.

Kita dihina, diolok, padang Yesus, sabar. Saya cerita sedikit tentang Yesus. Janggutnya ditarik paksa, sampai tercabut dengan daging, darah keluar. Itu Yesaya berkata, janggutnya ditarik. Yesaya berkata tidak ada yang suka lihat wajahnya karena rusak. Kalau petinju yang baru-baru ini tinju, babak belur, Yesus lebih lagi. Film The Passion of Christ tidak bisa cerita sebab itu pura-pura, bohong-bohongan. Itu pakai merah-merah aja, itu pakai obat, pakai macam-macam. Yesus itu punggungnya seperti daging dicincang. Karena dicemeti empat puluh kali. Hukum Roma.

Cemetinya bercabang tiga. Dalam cabangnya ujungnya ini ada duri. Durinya seperti jangkar. Jadi kalau dia masuk di daging, dicabut, itu daging terbawa. Empat puluh kali tiga seratus dua puluh. Dan Yesus diam. Diikat, ditelanjangi, ditontonkan kepada orang banyak. Mau pilih mana, Yesus orang Nazaret atau Yesus Barabas? Mereka memilih Yesus Barabas dibebaskan. Yesus orang Nazaret nggak ada salah, tidak ada. Dari Pilatus oper Herodes, dari Herodes oper Pilatus, tidak ada salah. Tapi Dia diam. Kita kalau sedang mengalami kesusahan seperti ini, pandang Yesus.

Saya pernah ngomong sama Tuhan, ngadu sama Tuhan. Tuhan, kenapa saya jadi hamba-Mu, saya sudah tinggalkan band, tinggalkan musik, dari masa muda saya nggak ikuti band. Saya langsung sekolah alkitab. Saya tanpa gaji. Saya tinggalkan. Saya mustinya jadi sarjana hukum atau jadi marinir tapi saya jadi hamba Tuhan. Kenapa kok saya difitnah? Saya ngadu sama Tuhan. Tiba-tiba ada bisikan-Nya sama saya, apa kamu pernah diludahi? Saya pikir saya belum pernah diludahi. Belum, Tuhan. Aku sudah. Dari situ saya minta ampun. Aduh Tuhan, saya nggak mau lagi ngadu lagi. Iya dah pandang Tuhan saja, pandang Yesus.

Ada itu lagu tapi saya kata-katanya lupa, barangkali saudara masih ingat. Sabar, sabar, sabar, sabar, sampai Tuhan Yesus datang. Ada satu ibu, dia kurang sabar. Saya juga termasuk orang yang kurang sabar, nggak sabar malah. Jadi kalau saya jadi hamba Tuhan ini karena Yohanes tadi, Dia begitu baik kepadaku. Nggak cocok saya jadi pendeta sebetulnya. Ada tukang kuamiah bilang, bapa ini jaksa. Salah. Hakim? Salah, pendeta. Nggak mungkin pendeta, nggak mungkin. Muka bapa muka jaksa. Bodo amat, saya pendeta, kok.

Ini ibu kurang sabar, dia sadar. Pendeta bilang, harus belajar sabar. Pulang ke rumah dia sembahyang, oh Tuhan Yesus, berikan kesabaran-Mu sekarang juga. Sudah nggak sabar. Musti sekarang juga, nggak boleh besok. Sekarang. Haleluyah. Kita mau belajar sabar. Bagaimana sih belajar dari sabar Yesus ini? Pandang Yesus. Pandang t'rus pada-Nya .. Jangan menoleh jalan t'rus .. Jangan pandang salah orang lain .. Pandang saja Yesus. Mari kita pandang Yesus. Jangan dulu seperti Yesus, jangan. Belajar seperti Ci Asiu dulu tuh.

Nampaknya orang yang gemuk itu sabar, ya. Nampaknya. Mama saya gemuk, sabar. Aduh, mama saya ditunjuk-tunjuk di depan saya - saya masih kecil -. Ditunjuk-tunjuk sama jemaat. Nurun sama saya. Begitu saya jadi pendeta, saya ditunjuk-tunjuk di rumah saya. Ternyata saya juga sabar, bisa, karena pandang Yesus. Satu pendeta, dia punya kaca jendela salib di Jawa Tengah, di Temanggung dilempar. Pecah. Baru seminggu ada yang lempar lagi. Beli lagi kaca, pasang lagi salibnya, pecah lagi dilempar batu.

Dia datang sama papa angkat saya, Pendeta Titus Yuwono. Oom, gereja saya dilempar terus. Papa angkat saya itu sabar. Sudah Mit, ingat Yesus ditempeleng pipi kanan, Dia kasih pipi kiri. Oom, pipi saya dua-duanya sudah dikasih, nggak ada pipi lagi. Sudahlah, serahkan sama Tuhan, sembahyang. Jadi dia sembahyang, nangis. Oh, Tuhan nggak boleh lihat air mata hamba Tuhan. Dia kirim angin puting beliung. Ada tiga tokoh di sana yang suka lempar gereja. Itu tiga saja yang hancur. Satu desa bertobat jadi anggota gereja pantekosta.

Sampai Lurah kasih sambutan, setelah agama pantekosta masuk, katanya, di sini tidak ada pelacuran, di sini tidak ada lagi preman-preman. Dulu sarang preman, dulu sarang pelacur. Tapi setelah ada agama pantekosta masuk, katanya. Lihat, orang yang sabar dibela sama Tuhan. Dulu waktu saya kelas satu SD, kelas dua SD harus nulis halus, belajar. Maka tulisan saya bagus karena masih turunan Belanda, didikan Belanda. Orang sabar kasihan Tuhan, orang sabar kasihan Tuhan, dua halaman, orang sabar kasihan Tuhan. Saudara mau sabar? Pasti Tuhan berkati saudara.

Kembali kepada Wahyu ayat 9, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus. Ini juga tidak terlalu tepat salinannya. Seharusnya begini, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian Yesus. Dan kesaksian Yesus. Bukan yang diberikan oleh Yesus. Kesaksian dari Yesus Kristus. Semua orang tahu Patmos bahkan saya pernah ke Patmos. Siswa-siswa sekolah alkitab kelas dua tahu artinya Patmos itu apa. Tapi mungkin belum tahu mengalami.

Di Jakarta ada Yayasan Patmos. Kalau yayasan itu tahu artinya Patmos mungkin akan ganti namanya. Patmos artinya dikucilkan. Patmos artinya dihabisi. Patmos artinya dikucilkan, disendirikan, diasingkan. Kalau saudara nanti di rumah ada waktu, saudara baca Yohanes 9 ada orang buta disembuhkan oleh Tuhan Yesus, protes itu orang Farisi. Siapa yang sembuhkan kamu? Ini hari sabat tidak boleh ada yang menyembuhkan. Siapa, sebutkan namanya? Saya tidak tahu. Kenapa kamu bisa sembuh? Orang sembuh ditanya. Kenapa kamu bisa sembuh? Ya saya nggak tahu. Yang aku tahu dulu aku buta sekarang aku lihat. Apa yang terjadi saudara? Dia dikucilkan, tidak boleh masuk sinagoga. Ketemulah dengan Yesus. Dia nangis. Saya dikucilkan dari sinagoga. Jangan takut, Akulah Mesias.

Sekarang presiden Amerika dari kulit hitam. Zaman dulu orang kulit hitam nggak boleh masuk restoran orang kulit putih. Selalu ada restoran white only, hanya putih, hanya putih. Ini orang kulit hitam bulan desember sedang musim dingin-dinginnya salju mau masuk gereja, mau kebaktian. Gereja itu begitu masuk ada satu ruangan kecil hangat, baru masuk gereja. Itu ada beberapa jemaat, sorry sir - bukan saudara, sir - white only, hanya untuk orang kulit putih. Dia keluar, dia sedih. Sudah berat dia dikucilkan. Baru sepuluh menit, dia masuk lagi. Sorry sir, this church white only, hanya orang kulit putih, nggak boleh masuk. Jadi dia keluar. Di dekat gereja itu ada patung, patung dari pendiri gereja. Dia nangis. Saya nggak boleh kebaktian. Saya dikucilkan, tidak boleh masuk. Yesus bilang, Akupun mau masuk tidak boleh masuk sama mereka.

Yesus cinta segala bangsa, Segala bangsa di dunia, Kuning hitam putih merah, Semua Tuhan cinta, Yesus cinta segala bangsa di dunia. Sawo matang kek, kuning langsat kek, sawo busuk kek, semua kita disayang oleh Tuhan. Haleluyah? Ketika ada di pulau Patmos, dia bukan karena berbuat jahat tapi karena kesaksian Yesus Kristus, karena firman Allah. Ayat 10, Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,

Ayat 10, Pada hari Tuhan. Hari Tuhan adalah hari minggu, itu hari Tuhan. Karena minggu datang dari bahasa Latin Dominggos, hari Tuhan. Kalender sekarang kalender masehi, kalender kristen. Haleluyah? Coba saudara nulis cek pakai penanggalan Tionghoa, Cap It Gwe tanggal 11 25 sekian, coba. Ditolak. Sekarang pakai penanggalan muslim, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Syawal. Ditolak. Yang nggak ditolak apa? Tanggalan masehi, tanggalan kita. Kita musti bangga jadi orang kristen. Saudara bangga? Manggil Tuhan aja kita nggak Tuhan, nggak. Bapa kami.

Percaya sama Yesus? Amin? Haleluyah. Sekarang saudara datang ke gereja yang menggerakkan itu Roh Kudus, bukan saya. Saya nggak bisa tarik rambut saudara. Telepon, ke gereja ya sekarang, awas kalau nggak ke gereja dikirim samber geledek. Nggak, nggak bisa. Roh Kudus menggerakkan hati saudara sehingga saudara ada di dalam kebaktian. Yohanes juga digerakkan oleh Roh Kudus, dikuasai oleh Roh Kudus. Saking semangatnya ini Yohanes, dia jalan terlalu cepat.

Kalau saudara lagi jalan terus ada yang ngomong dari depan saudara, marilah datang kepada-Ku hai kamu yang bertanggungan berat. Saudara tahu siapa itu yang ngomong? Yesus. Saudara datang sama Dia, jalan. Kalau Yesus bilang, marilah datang, saudara belum datang. Mari datang ke sini. Ini dia dengar suara Tuhan di belakang, berarti dia terlalu semangat, jalan terlalu cepat. Terlalu cepat, maka dia menengok. Saudara ikut Tuhan jangan lambat, tapi jangan terlalu cepat juga. Namanya ikut. Kalau ikut, di belakang.

Demikian juga ikut Tuhan. Ke belakang, dia kebelakang. Iring Tuhan itu begitu, jangan terlalu cepat jangan terlalu lambat. Ikut terus. Kita punya timingnya jalan itu musti seperti Tuhan. Kalau Tuhan pelan, pelan kita. Kalau Dia cepat, kita cepat. Kalau pelan, pelan. Cepet, kita cepet. Tapi biasanya Tuhan kalau jalan pelan tapi nggak pernah terlambat. Dua kecepatan Tuhan. Satu: lambat, yang kedua: lebih lambat. Tapi anehnya tidak terlambat. Kita mau lihat yang terakhir, apa pesan-Nya dalam ayat ke-11,

1:11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."

Ada tujuh jemaat. Tujuh jemaat ini mewakili gereja sedunia, mewakili jemaat Tuhan sedunia. Masing-masing ada kelebihan, masing-masing ada kekurangan. Tetapi sebelumnya Yohanes disuruh dengar dan lihat apa yang dia dengar, apa yang dia lihat, tuliskanlah. Zaman dulu belum ada komputer, belum ada kertas. Kertas itu kan dari pohon. Belum ada. Yang ada kulit. Kitab Nabi Yesaya ditemukan oleh orang-orang Arab di daerah Israel pada tahun 54 itu asli dari kulit. Yang dipamerkan di museum di Israel itu tiruannya. Tapi aslinya mereka simpan. Kitab Nabi Yesaya.

Jadi zaman dulu orang nulis di atas kulit. Untuk mempermudah - bayangkan saudara, ini berapa pasal - dia lihat berapa lama dia tulis. Dari mana tintanya? Dari mana kulitnya? Kita tidak tahu. Berapa lama itu wahyu, saya tidak tahu. Tetapi kalau zaman sekarang, zaman komputer, kata tuliskanlah mungkin akan berbunyi download firman-Ku. Apa yang kamu lihat dilayar download. Jadi kalau saudara masukin lagu di laptop itu bisa dicopy. Saudara bisa download apa saja. Khotbah saya bisa didownload. Saudara bisa dengar khotbah saya dimana saja. Saudara bisa baca isinya, saudara bisa lihat gambarnya. Bisa sekarang.

Sebelum beritanya diberitakan pada orang luar, download dulu isi firman. Maka perkataan-Mu telah .. Kutaruh dalam hatiku .. Supaya jangan .. supaya jangan .. Aku berdosa pada-Mu. Itu zaman dulu. Tapi zaman sekarang Maka perkataan-Mu telah .. Ku download dalam hatiku. Ada haleluyah? Demikian juga firman Tuhan. Di dalam perkataan Yesus yang kecil, sederhana, firman Tuhan yang kita download di dalam hati, simpan, ada milyar-milyar kuasa Tuhan untuk segala keperluan saudara. Saya tidak panjangkan firman Tuhan. 

-- o --  

Minggu, 30 November 2008

MENJAUHI BAHAYA

Matius 

4:12 Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.
4:13 Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
4:14 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, -
4:16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."
4:17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"

Ini adalah penampilan pertama Yesus di Galilea. Sebelum Yesus, ada Yohanes Pembaptis; dia mendahului Tuhan Yesus. Jadi kalau Presiden mau lewat, tadi kita tidak lewat Puncak karena SBY lagi tanam sejuta pohon di Puncak. Sampai semuanya macet. Sebelum SBY ada dulu polisi-polisi ada sirene datang. Nah, Yohanes Pembaptis seperti itu, jadi dia jalan seperti polisi.

Kalau saudara baca Matius 3, di situ saudara akan dapat Yohanes Pembaptis berkata hal yang sama: Bertobatlah kamu karena Kerajaan Allah sudah dekat!

Nah, sekarang kita baca Matius

4:12 Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.

Apa artinya? Bahaya jangan didatangi, bahaya harus dijauhi. Yesus sendiri mengajar kita melarikan diri dari bahaya. Kita buka Matius

10:23 Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.

Matius 24. Ini semua ajaran Yesus untuk menjauhi ancaman.

24:15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel - para pembaca hendaklah memperhatikannya -
24:16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
24:17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.
24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.

Betapa Tuhan Yesus memberi contoh menjauhkan diri dari persoalan, menjauhkan diri dari bahaya. Apa bahaya zaman sekarang? Bahaya zaman sekarang adalah mahalnya makanan.

Saya ingin bercerita supaya saudara mengerti kenapa Indonesia seperti begini sekarang. Indonesia ini senang berhutang. Pembangunan-pembangunan yang dibangun oleh Presiden Soeharto itu hasil dari hutang. Hutang dari Amerika, hutang dari Bank Dunia. Dan setiap hutang harus dibayar dengan bunganya. Saudara bisa bayangkan, bunga yang sudah dibayar oleh negara Indonesia lebih besar hampir dua kali lipat dari nilai hutang itu sendiri. Dan orang itu bilang, kalau kamu mau berhutang sama saya haraplah Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan adalah ini, ini, ini, ini. Sebab grup mereka. Kalau bukan dia menterinya kamu tidak akan dikasih pinjam uang. Jadi Indonesia berhutang.

Bayangkan oleh saudara, bantuan untuk Tsunami di Aceh, orang-orang menderita, rusak rumah, tidak ada apa-apa lagi, kekayaan ludes semua rumah terbawa air nggak tembok nggak semua, itu kapal dari laut itu ada di dekat mesjid, saudara-saudara, karena besarnya itu Tsunami. Bantuan datang dari seluruh dunia tapi dikorupsi juga. Rakyat tidak mendapat apa yang mereka perlu. Saudara masih ingat ada satu orang dipukul sama tentara karena bawa barang satu truk katanya untuk rakyat tetapi dia belokin kemana untuk pribadinya.

Nah, negara yang seperti begini, itu tinggal tunggu tanggal mainnya jatuh hancur berantakan. Ini yang kita sedang hadapi.

Ketika Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus menyingkir ke Galilea. Ada satu nyanyian bunyinya begini saudara Orang indah dari Galile .. Mari tumpangkan tangan-Mu .. Kuharap akan kasih-Mu .. Orang indah dari Galile.

Kenapa sampai ada nyanyian itu? Karena di Galilea mereka menemukan Yesus. Di Galilea, Yesus memilih murid-murid-Nya di Galilea Yesus membuat mujizat ... ikan yang tidak ada menjadi ada. Di Galilealah saudara-saudara, tempat Yesus menyingkir. Dan kalau Yesus menyingkir ke sana dan Dia berkata dalam Yohanes 12:24 di mana Aku ada hambaku harus ada, maka di mana Yesus di Galilea kitapun harus ke Galilea.

Apa artinya Galilea? Adalah tempat keluputan tempat pelarian tempat pengungsian pada waktu ada bahaya. Bahaya ini - Yohanes Pembaptis ditangkap oleh Herodes, karena ada bahaya belum waktunya dia meninggal, Yesus menyingkir ke Galilea. Dia juga ajarkan murid-Nya. Saya sudah baca 2 ayat, menyingkirlah kalau kamu dianiaya di satu kota, pindah ke kota yang lain. Kalau kamu dianiaya menyingkirlah larilah jangan turun ke bawah ambil barang. Lari. Terus larikan diri.

Yesus mengajar kita untuk menyingkir dari hal yang jahat. Di dalam Amsal ada ayat berbunyi begini: Orang yang berbudi ketika dilihatnya kejahatan dia mundur dan menjauhkan diri tapi orang yang bodoh terus berjalan dan terkena dengan jeratnya. Itu sebabnya marilah kita menyingkir ke tempat di mana Yesus ada.   

4:13 Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,

Nazaret adalah tempat dia dibesarkan, saudara. Kapernaum ini di Galilea. Kalau Galilea itu seperti Jawa Barat, Kapernaum itu seperti Cianjur. Kapernaum ada artinya. Kaper dari kofer, rumah. Naum dari kata nahum, nabi Nahum ... penghiburan. Jadi Kapernaum adalah rumah penghiburan. Ketika ada aniaya, ketika ada problem, ketika ada penangkapan pada hamba-hamba Tuhan, ketika ada kesulitan, ketika ada tekanan, ketika ada aniaya, mari kita ikut Yesus sampai di Kapernaum karena di sana ada rumah penghiburan.    

Hebatnya Kapernaum ini tidak ada bangunan yang dibangun dengan batu berwarna abu-abu atau batu berwarna emas. Tidak ada. Semuanya batu yang warnanya hitam. Bukan dicat. Memang sudah hitam. Saya melihat di rumah emak mertua Petrus, sekarang sudah dibikin modern, tapi dasarnya yang di bawah itu batu besar. Batu berwarna hitam, seperti mimbar ini. Bukan di cat ya, dia berwarna hitam. Kaya kayu besi itu warnanya hitam. Satu-satunya yang berwarna putih adalah sinagoga atau Bait Allah yang harus menghadap ke Yerusalem. Lain dari itu semua rumah rakyat harus dibuat dari batu hitam. Ayat 14 baru kita tahu, 

4:14 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:

Yesus datang untuk menggenapi nubuatan-nubuatan perjanjian lama. Kalau saudara tidak mengerti baca perjanjian lama, ingat Yesus ... Yesuslah yang dinubuatkan oleh kitab perjanjian yang lama. Contoh. Di dalam Kitab Kejadian, Yesus disebut Allah. Di dalam Kitab Keluaran, Dia disebut Domba Paskah. Di dalam kitab Imamat, Dia disebut Penghapus dosa. Di dalam kitab Bilangan, Dia disebut Penghulu Bala Tentara. Di dalam kitab Ulangan, Dia yang mengingatkan. Dalam Mazmur, Dia yang memuji dan memeluk. Dalam Amsal, Dia disebut hikmat. Di dalam Pengkhotbah, Dia yang berkata, semua sia-sia. Di dalam Kidung Salomo, Dia disebut kekasih yang dirindukan. Dalam kitab Yesaya, Dia disebut manusia yang terjelek wajahnya tetapi yang menderita karena manusia. Di dalam Yeremia, Dia disebut seorang yang meratap.

Terus kalau saudara baca, di dalam kitab Zakharia, Dia disebut yang akan datang kembali. Di dalam kitab Mikha, Dia yang akan memberikan berkat yang luar biasa. Di dalam kitab Yehezkiel, Dia disebut sungai air hidup. Di dalam kitab Daniel, Dia disebut yang menabirkan mimpi. Di dalam kitab Maleakhi, Dia disebut Bapa yang mengembalikan hati bapa kepada anak-anaknya dan hati anak kepada bapa.

Jadi kalau saudara baca perjanjian lama, saudara harus baca mengenai Yesus karena Yesuslah yang menggenapi perjanjian lama. Jadi kalau saudara mau tahu, perjanjian lama diterangkan oleh perjanjian baru, perjanjian baru tersembunyi di dalam perjanjian lama. Jadi saudaraku, Injilpun ada di dalam  perjanjian lama tapi tersembunyi. Galatia   

3:15 Saudara-saudara, baiklah kupergunakan suatu contoh dari hidup sehari-hari. Suatu wasiat yang telah disahkan, sekalipun ia dari manusia, tidak dapat dibatalkan atau ditambahi oleh seorangpun.
3:16 Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu", yaitu Kristus.
3:17 Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.
3:18 Sebab, jikalau apa yang ditentukan Allah berasal dari hukum Taurat, ia tidak berasal dari janji; tetapi justru oleh janjilah Allah telah menganugerahkan kasih karunia-Nya kepada Abraham.

3:19 Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran--sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu--dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.
3:20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu.
3:21 Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal dari hukum Taurat.
3:22 Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya.
3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
3:24 Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.
3:25 Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.
3:26 Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
3:27 Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.
3:28 Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
3:29 Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Saya tanya, apa janji Allah kepada Abraham? Janji Allah kepada Abraham: Aku akan memberkati kamu. Baru kita baca, saudara berhak menerima janji Allah kepada Abraham. Belum ngerti, ya. Allah berjanji kepada Abraham - dalam perjanjian lama -, Aku akan memberkati kamu. Dalam Surat Galatia ditulis, bahwa keturunanmu - bukan banyak orang, satu, yaitu Kristus, di dalam Kristus, berkat Allah yang untuk Abraham diberikan kepada saudara dan kepada saya. Belum masuk. Belum ngerti.

Allah berjanji di dalam perjanjian lama, Aku akan memberkati engkau. Saya tanya, janjinya digenapi apa tidak? Nah, sekarang di dalam Kristus Yesus, janji Allah kepada Abraham, akan diberikan kepada saudara dan saya, saudara percaya apa tidak? Belum masuk. Saudara nggak percaya, aminnya itu karena saya tanya.

Abraham diberkati oleh Tuhan dan itu sudah digenapi. Tetapi di dalam Kristus, berkat untuk Abraham sampai kepada kita orang-orang kafir dan di dalam Kristus Yesus kita harus dan boleh dan memang untuk kita dapat berkat dari janji Allah itu.    

Kalau janji Allah kepada Abraham digenapi, sekarang di dalam Kristus janji Allah kepada Abraham diberikan kepada kita supaya kita mendapat juga berkat Allah yang diberikan kepada Abraham, diberikan juga kepada kita. Dan kalau saudara berkata haleluyah, dengan yakin nggak usah takut ini kesulitan ekonomi karena kita punya janji Allah yang memberkati kita. Galatia 

3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

Roh apa? Roh kelimpahan. Roh apa? Roh berkat. Begitu saudara ragu, kenapa ya firman Tuhan bilang begitu tapi kenyataannya saya susah, kenyataannya saya nggak punya pekerjaan ... saudara belum masuk.

Umpamanya sekarang saudara melamar kerja di BCA dah. Karena saudara punya titel, gaji saudara tinggi. BCA di bawah Liem Soei Liong. Saudara ketemu langsung Liem Soei Liong. Oom, saya ingin kerja. Apa kamu punya sekolah tinggi. Sekolah saya ini, ini, ini. Bagian keuangan. Oke, mulai bulan depan, kamu kerja dengan gaji 5 juta satu bulan, setuju? Setuju. Saudara akan ngomong ke mana-mana. Masih satu bulan. Saya akan digaji 5 juta.

Sudah kelihatan belum uangnya? Belum. Tapi Liem Soei Liong yang ngomong. Oom Liem. Saya digaji 5 juta. Belum ada. Saudara masih susah tapi sudah ada janji, bulan depan kamu kerja digaji 5 juta. Tadi Liem Soei Liong, ini Yesus. Besar mana Soei Liong sama Yesus? Yesus.

Nah, Yesus berkata dalam firman-Nya: Berkat Abraham melalui Kristus Yesus akan jatuh kepada anda. Saudara ngomongnya kaya nggak percaya. Geregetan saya itu, saudara. Saudara itu musti yakin dan karena yakin saudara meluap-luap dan berkata haleluyah, saya dapat berkat Abraham. Matius   

4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, -

Itu kata 'jalan ke laut' agak kurang tepat ... melalui jalan laut.

4:15 ..., wilayah bangsa-bangsa lain,

Bahasa Inggris, wilayah orang kafir. Dalam ayat 12, Yesus menyingkir kemana? Ke Galilea. Sekarang di dalam ayat ke-15, Galilea wilayah bangsa-bangsa lain. Kita kan bukan orang Israel, kita kan bukan orang Yahudi, kita orang Indonesia. Ada orang Tionghoa. Kita disebut bangsa-bangsa lain. Tapi lihat, Yesus meninggalkan menyingkir ke Galilea. Maka saudara harus berterima kasih Yesus menyingkir ke Galilea karena Galilea wilayah bangsa-bangsa lain. Lalu terjadilah akibatnya. Ayat 16, 

4:16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."

Saudara, kita ini orang beruntung. Saudara musti pakai itu bahasa pada teman saudara, kita ini orang beruntung. Kalau ketemu dengan sesama anak Tuhan, kita orang beruntung karena kita kenal Yesus.

Hari rabu saya melayani Full Gospel Businessman di Mega Mall. Mereka bilang, hei saudara-saudara orang yang berbahagia di dunia. Saya pikir, betul juga. Kita ini orang terbahagia di dunia. Kita ini orang kafir tetapi dikunjungi oleh Raja segala raja. Dia datang menyingkir ke Galilea. Galilea adalah wilayah bangsa-bangsa kafir. Saudara dan saya disebut kafir.

Yang dimaksud kafir oleh Alkitab, yang bukan Yahudi. Jadi kalau ada orang Indonesia manggil kita kafir, kita diamin aja karena dia juga kafir. Dasar kafir, agama kristen kafir. Dia juga kafir sebab yang punya kitab pertama itu adalah orang Yahudi. Orang yang disebut kafir, orang yang bukan Yahudi.  

Saudara yakin saudara orang yang paling bahagia?

Kita ini semua diam dalam kegelapan. Kita tidak tahu terang. Buat apa kita merayakan natal nanti kalau terang yang harusnya kita rayakan tidak ada dalam kebaktian natal. Panitia natal sibuk dengan pesan kue, menghitung kursi, memilah-milahkan. Yang saya sedih itu jemaat ini cari jiwanya cuma setahun sekali. Kalau kebaktian natal dia bawa jiwa. Kalau kebaktian biasa dia tidak pernah bawa jiwa. Biasa dia datang sendiri sekarang empat. Dan natal zaman dulu lebih hebat lagi. Membandingkan makanan di gereja ini dan di gereja itu. Natal di Peniel, natal di Pantekosta, natal di GKI ... semua datang. Yang paling enak mah makanan di gereja ini. Di gereja itu mah nggak, kue gambang. Orang seperti itu masih hidup dalam kegelapan.  

Bukankah saya ikut nyumbang? Sumbangan saya itu cukup besar, satu juta? Kenapa waktu natal saya kehabisan kue? Dia tidak tahu seharusnya biar kue kehabisan dia tidak kecewa dan marah.

Ini saya terangkan supaya kita tidak kehilangan dua terang ini. Terang ini disebut dua kali.  

4:16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."

Jadi kegelapan ada hubungan dengan maut. Yang dimaksud kegelapan itu maut, kematian. Saudara sudah di dalam Tuhan, saudara sudah terima Yesus, saudara sudah dibaptis, sudah tenang. Kita punya Tuhan, kita punya bagian, kita punya warisan nggak usah takut susah, nggak usah. Tuhan tidak akan membiarkan saudara susah karena berkat Abraham belum habis untuk diberikan kepada saudara.

Kematian ada hubungannya dengan maut. Kalau saya baca di dalam bahasa Inggris, in the region ... bagian-bagian yang dinaungi maut.

Nah, Indonesia tidak semuanya kelaparan. Di Jakarta ada orang kelebihan makan, ada orang tidak bisa makan. Uang ada tapi tidak bisa makan karena sakit. Tapi bagian Jakarta di region daerah Tanah Abang, di daerah yang sumpek-sumpek, ada yang kelaparan. Saya tidak bisa bayangkan. Nah, sekarang sudah dilarang kalau yang minta-minta dilarang diberi. Yang memberinya akan dihukum oleh polisi.   

Kalau orang hidup dalam kegelapan, sudah, tinggal tunggu waktunya. Gelap, maut. Gelap, maut. Kita buka satu ayat dalam Kolose  

1:12 dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. - Ada bagian bagi kita saudara. -
1:13 Ia - Yesus - telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;
1:14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

Saudara adalah orang yang paling beruntung.

Ada satu nenek mau tulis surat. Dia datang ke kantor pos. Surat itu amplopnya sudah dikasih perangko. Begitu sampai ke sana minta distempel, si petugas posnya bilang: Ini mau dikirim kemana, nek? Tolonglah tuliskan alamatnya. Kepada siapa? Kepada cucu saya. Di mana? Jalan ini, ini. Pengirimnya dari nenek di Cianjur. Pak, tolonglah sekalian saja ya tulisin suratnya. Jadi kertasnya dikasih. Cucuku ... dan sebagainya. Ceritalah gini, gini, gini. Sudah satu lembar penuh, emak mau tanda tangan? Ya, boleh saya tanda tangan. Sudah mau dibungkus, mau dimasukkin, si emak bilang: Tolong tulis NB. NB itu ada kekurangan. NB tolong tulis: Maafkan tulisan nenek jelek. Geus nitah ka batur, digoreng-gorengkeun.    

Saudara, Tuhan Yesus mau menuliskan surat bagi kita. Dan kalau Dia yang tulis surat, tidak pernah jelek. Dia tulis surat, umat-Ku yang diberkati, Aku Yesus sudah menebus engkau dari segala dosa dan kegelapan. Maut tidak berkuasa lagi atas kamu. Di dalam Aku engkau sentosa, di dalam Aku engkau mendaptkan iman, kekuatan, pengharapan dan penghiburan. Jangan saudara berani ngomong, pangnuliskeun NB: Saya jelek. Itu orang kristen sekarang ngomongnya begitu. Tulisan pegawai pos bagus, tapi dia bilang tulisan jelek. Kok Tuhan teh begitu, kok Tuhan teh begini. Kok saya nggak damai, kok saya nggak begitu. Karena saudara tidak mengerjakan keselamatan saudara. 

Saya ingin saudara bisa ke gereja ini menyebar supaya orang Cianjur lihat saudara orang yang beruntung, saudara orang yang diberkati Tuhan.

Kembali kepada negara kita Indonesia, negara kita sedang terbelit hutang. Bunga berbunga plus korupsi-korupsi. Waduh, dulu kejaksaan agung yang antikorupsi sekarang bisa ditahan sampai 20 tahun. Besan Presiden ditahan, dipenjara.

Kalau Yusuf dulu ditahan dulu, dipenjara akhirnya jadi Perdana Menteri. Itu Yusuf. Kalau sekarang jadi menteri dulu, ada yang menjadi angota DPR, ada jadi Ketua BI, belakangan baru ditahan. Nah, itu Ucup.

Mari pada sore hari ini kita kembali kepada kebaikannya dari Tuhan Yesus Kristus. Dia mati bagi kita, Dia menyediakan perjamuan Tuhan bagi kita supaya berkat Abraham dapat kita nikmati. Haleluyah. Dia bersama dengan kita di Galilea - Dia bersama dengan kita pada waktu kita menangis, Dia bersama dengan kita pada waktu kita kecewa, Dia bersama dengan kita pada waktu kita susah, Dia memegang tangan kita pada waktu kita tidak berdaya. Dia memberikan kekuatan kepada Elia pada waktu dia sudah tidak kuat lagi berjalan, sampai Elia bisa jalan 40 hari 40 malam non stop tidak makan tidak minum sampai di Bukit Horeb.

Itu sebabnya kita juga harus percaya bahwa kalau Tuhan memberikan kekuatan kepada kita, kita sanggup berjalan di dalam dunia ini. Tanpa makan dan minum dari dunia ini tapi makan minum firman Allah, makan minum tubuh Tuhan sampai kepada Horeb, bukit kemuliaan Allah di dalam kerajaan sorga. Masanya kita masuk dalam perjamuan kudus. Para pelayan perjamuan maju ke depan.

-- o --  

Minggu, 14 Desember 2008

DARAH YESUS

Kolose 

1:14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

Ayat ini kurang sempurna sebab di dalam salinan bahasa Inggris, dia berkata: di dalam Dia kita memiliki penebusan melalui darah-Nya, yaitu pengampunan dosa.

1:15 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,
1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

Setiap kali kita merayakan natal, tidak boleh kita lupa kematian Yesus. Sebab di dalam natal, kita sudah melihat jejak-jejak kematian Kristus. Waktu Yesus lahir di Betlehem, banyak bayi-bayi yang dibantai yang tidak berdosa oleh Herodes, oleh karena itu salah kalau kita sukacitanya sukacita daging, sukacitanya sukacita mata, sukacita telinga, sukacita kulit, kalau kita merayakan natal.

Saya sengaja khotbah ini supaya mulai hari selasa saudara kaum wanita merayakan natal dengan sungguh-sungguh, dengan yang rohani karena waktunya sudah dekat. Di dalam ayat ke-14, di dalam Dia.

Kata di dalam Dia sampai disebut 4-5 kali dari perikop yang saya baca.

Saudara, kita tahu bahwa kita atau Kristus di dalam kita, semua sudah tahu, Tuhan Yesus ada di dalam kita. Tetapi banyak orang kristen kurang mengerti bagaimana dia ada di dalam Kristus, ada di dalam Dia. Seringkali kita sudah tahu Yesus ada di hati. Tetapi apakah kita ada di dalam hatinya Kristus? Dan hanya satu rasul dari sekian banyak rasul yang menerangkan tentang di dalam Dia, yaitu rasul Paulus. Dan dia katakan dalam surat-suratannya, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, I Korintus, II Korintus sampai Filemon sampai surat Ibrani, bagaimana kita mempunyai keuntungan-keuntungan ketika kita ada di dalam Dia.    

1:14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

Kata redemption atau penebusan. Kalau saudara makan di restoran di Jakarta, tiba-tiba yang restoran berkata, ibu bapak dikasih kupon. Kupon ini berharga 50 ribu. Dan kupon ini bisa dipakai kalau lain kali bapak datang bawa kupon ini. Banyak orang mengambil kupon itu lalu di redeem, yaitu bahwa harganya itu untuk menebus ketika makan lagi lain kali. Harusnya bayar 500 ribu karena sudah punya 5 lembar kupon, bayar cuma 250 ribu. Itu kata redeem. Menebus.

Di dalam bahasa yang lebih gampang, membeli kembali ... to buy back. Kalau membeli kembali sesuatu yang sudah digadaikan di kantor pegadaian,  saudara harus beli dengan harga yang lebih tinggi. Karena mereka hitung bunga.

Nah, di seluruh dunia tidak ada harga yang cocok, tidak ada harga yang bisa menebus manusia yang sudah terjual yang sudah menjadi milik dari dosa, milik dari Iblis. Kalau Tuhan punya kekayaan bisa menebus saudara dari dosa dari kuasa setan dari kuasa neraka, Dia sudah pakai itu kekayaan. Tetapi tidak ada. Tidak ada emas dan tidak ada perak yang bisa menebus dosa manusia. Hanya darah Yesus. I Petrus

1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Kata harga yang mahal tidak ada dalam bahasa Inggris. Bahasa Inggris memakai kata precious. Precious itu berharga. Tak ada harganya tapi. Mahal tapi tidak tahu harganya berapa. Terlalu tinggi, terlalu berharga. Maka kadang-kadang saya gemetar melihat orang-orang merayakan natal dengan cara duniawi, merayakan natal dengan cara kedagingan, merayakan natal dengan cara sangat dunia yang tidak pernah terpikir oleh saya, tidak pernah ada rasa syukur, tidak pernah ada rasa takut kepada Tuhan, tidak pernah ada rasa hormat. Karena saudaraku, Dia lahir untuk mati. Dan waktu mati, darah-Nya tercurah.

Dan satu tetes darah-Nya, kita mempunyai penebusan melalui darah-Nya - Kolose 1:14 tadi -, to buy back ... membeli kembali. Emas tidak bisa membeli, harta dunia tidak bisa beli. Tidak bisa menebus dosa manusia yang begitu najis. Yang belum lahir, yang sudah lahir, yang sudah mati, yang belum lahir, generasi yang akan datang, dosanya sudah ditebus oleh darah yang mahal yang berharga ini.      

Tadi malam saya khotbah di kebaktian natal di Yamaha. Dan setelah kebaktian, itu makanan berjejer begitu panjang dan orang berebut makan. Ketika mereka makan, tidak ada satupun yang berbicara tentang firman Tuhan, tidak ada satupun berbicara tentang Yesus. Mereka ribut dengan makan. Memang yang mengundang saya anak rohani saya. Saya bilang, saya tidak makan, saya pulang.

Wai bagi kita, kalau kita merayakan natal hanya pikiran kita cuma makan dan pesta. Tidak pernah memikirkan harganya Kristus itu. Precious blood ... darah yang tak terhingga. Mahal. Dalam Kolose kita mempunyai penebusan melalui darah Kristus. Sekarang dalam I Petrus disebut kita ditebus dari cara hidup.    

1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,

Jadi cara hidup kitapun ditebus. Itu sebabnya cara hidup yang lama, cara dunia harus ditinggalkan. Kita harus mempunyai cara hidup yang baru. Dunia ini, saudara, adalah bagian dari kerajaan Babylonia. Wahyu berbicara mengenai Babylonia, gereja yang sesat, gereja palsu. Yang terakhir disebut Babel. Nah, sistimnya kita sudah lihat sekarang. Dan sistimnya sudah gagal.

Amerika biangnya perekonomian nomor satu di dunia sudah ambruk, jatuh. Jepang jatuh. Eropa jatuh. Inggris jatuh. Semua jatuh. Tiongkok jatuh. Tidak ada negara yang tetap berdiri, tidak ada. Rusia jatuh. Semua jatuh perekonomiannya. Tetapi Kerajaan Allah tidak pernah jatuh. Itu sebabnya kita harus mempunyai cara hidup yang lain. Bukan cara hidup dunia - Babylonia, tapi cara hidup Kerajaan Sorga yang tidak pernah gagal, yang tidak pernah jatuh, yang tidak pernah rugi, yang tidak pernah sial, yang tidak pernah bangkrut ... ini adalah cara Kerajaan Sorga. 

Yang rohani - Tuhan, dengan kita yang secara rohani, tidak bisa nyambung dengan pakai cara duniawi. Maka saudara boleh rayakan natal puluhan kali tapi dengan cara dunia, saudara tidak akan nyambung, tumbuhnya berbeda. Itu sebabnya sebagai orang kristen, kita tidak boleh berpikir cara dunia. Kita harus berpikir secara Kerajaan Sorga.

Kalau saudara ke Amerika, tidak boleh saudara setir di sebelah kiri. Sebab di Amerika setir itu di sebelah kanan jalan. Setirnya tidak di kanan tapi di sebelah kiri mobil. Saudara tidak bisa pakai caranya Indonesia di Amerika. Nggak bisa. Demikian juga orang Amerika nggak bisa pakai cara Amerika di Indonesia. Demikian juga Kerajaan Sorga tidak dimengerti oleh dunia dan dunia tidak bisa dimengerti, tidak bisa bergaul dengan anak-anak Kerajaan Sorga. Berbeda.

Maka itu saya heran kalau ada orang kristen bisa punya sobat orang dunia. Kalau kebaktian susahnya luar biasa. Kebaktian hese luar biasa tapi kalau diajak piknik sama orang dunia, dari sakitpun bangkit saudaraku dan mengikuti piknik ini. Selama piknik tidak ada sakit. Tetapi kalau disuruh ke gereja tiris lah, AC lah, muriang lah, batuk lah, sieun ieu lah, inilah itulah ... nini-nini abus ka kulah, itu saja saudara. Tapi kalau ke dunia semangat.

Bagi orang lain, bagi orang dunia, sekarang lagi krisis ekonomi, kita tidak. Kita ada di dalam Kerajaan Sorga.

Sekarang kita dengar Doa Bapa Kami: Bapa kami dalam sorga .. Dipermuliakanlah nama-Mu .. Datanglah kerajaan-Mu ..

Jadi dunia ini bukan kerajaan kita. Tuhan, datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Nah, kita kan warga negara sorga. Apa di sorga ada resesi? Tidak ada. Maka saudara kalau datang Kerajaan Tuhan di dalam dunia ini, kita anak-anak Tuhan sebagai penduduknya tidak mengalami resesi.

Maka ingat, pertama, jangan berhenti bawa perpuluhan.

Jangan banggakan berkat Tuhan kalau saudara tidak bawa perpuluhan. Bawa perpuluhan dan saudara nanti akan lihat Kerajaan Sorga dibuka lebar, pintu langit dibuka, jendela sorga dibuka dan berkat-berkat Allah akan dicurahkan kepada saudara. Ini janji dari firman Allah, Raja segala raja.

Ada satu jemaat di Jakarta dulu dia perpuluhan 100 ribu. Sekarang dia perpuluhan 10 juta. Istrinya kasih lihat, tuh pak gaji suami saya. Gajinya hanya 60 juta. Saya bilang, kenapa perpuluhan 10 juta? Itu iman dia. Gaji 60 juta. Tapi dia bukan kasih sepersepuluhnya, dia kasih seperenam. Itu iman dia, pak. Dulu begitu. Gaji hanya 1 juta dulu, dia kasih perpuluhan 200 ribu. Dapat 2 juta, dia kasih perpuluhan 400 ribu. Terus naik. Sampai sekarang 60 juta, dia kasih perpuluhan 10 juta.  

Orang yang seperti inilah yang tidak pernah Tuhan Yesus tinggalkan. Karena dia sangat menghargai mencintai kerajaan Sorga. Kalau dia pimpin pujian dan berdoa ... diurapi, padahal jemaat biasa. Dia sembahyang jauh lebih baik dari tadi siswa sembahyang. Itu siswa sembahyang nggak ada harganya. Nggak rasa apa-apa saya. Saya nggak rasa diberkati dengan dia sembahyang. Keluar dari otak bukan keluar dari hati. Tapi kalau bapak itu berdoa, saya rasa dapat berkat. Setiap kali dia berdoa, saya rasa dikuatkan. Suami istri cinta Tuhan. Suami istri mengasihi hamba Tuhan. Bukan orang kaya tapi cintanya kepada Tuhan sangat kaya. Penuh dengan kasih kepada Tuhan. 

Yang kedua, jangan berhenti mengucap syukur. Walaupun jelek apapun juga tetap mengucap syukur kepada Tuhan. Ketika dapat percobaan, mengucap syukur. Bukan mengucap syukur karena percobaan tetapi mengucap syukur karena kita yakin Tuhan akan melewatkan kita dari percobaan itu. Ketika kita ada kekurangan, mengucap syukur. Ketika tidak cukup, mengucap syukur. Sebab orang yang mengucap syukur, dia percaya bahwa Tuhan akan melewatkan dia dari segala pemasalahan.

Yang ketiga, jangan berhenti berdoa. I Tesalonika 5 berkata: Tetaplah berdoa.

Yang keempat dan yang terakhir, jangan ragu.

Iya nggak ya? Apa iya apa nggak? Itu banyak orang kristen begitu sekarang. Coba empat ini hafalin. Yakobus

1:4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. 

Ini tujuannya Tuhan buat saudara: Saudara tidak akan kekurangan apapun. Oh Tuhan, Engkau baik buat saya .. Oh Tuhan, Engkau baik buat saya .. Oh Tuhan, Engkau baik buat saya .. Engkau s'lamatkan dan sembuhkan saya .. Bahwa Tuhan itulah Gembalaku .. Bahwa Tuhan itulah Gembalaku .. Maka Tiada aku akan kekurangan .. Mazmur duapuluh tiga ayat satu ..

Saudara tidak akan kekurangan sebab saudara ada di dalam Kerajaan Tuhan. Tadi pemimpin pujian di Jakarta: Saudara-saudara pada zaman resesi ... Hus, saya bilang, jangan ngomong resesi. Ngomong berkat Tuhan. Dia ngomong berkat Tuhan. Sebab resesi itu bahasanya Babylonia, bahasanya dunia, bahasanya koran, bahasanya televisi. Kita dijejali terus dicuci otak kita. Baca resesi, baca resesi akhirnya kita ngomong resesi. Jangan. Kita tidak resesi tapi resepsi. Di dalam Tuhan, saudaraku, kita ada di dalam Kerajaan Tuhan.  

1:5 Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.
1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
1:8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Banyak orang kristen mengalami ini. Tuhan, tolong perdagangan saya ... tapi bimbang. Apa kata ayat 7,

1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

Padahal ayat ke-5 bilang, Dia suka memberi dengan murah hati dan tidak membangkit-bangkit. Kenapa sekarang Dia tidak mau memberi? Maaf, masuk Kerajaan Allah, hukum kebimbangan tidak berlaku. Di dalam Kerajaan Allah, hukum kebimbangan tidak berlaku.

Kalau saudara bawa dolar belanja di Jakarta masih bisa berlaku. Tapi kalau saudara bawa rupiah belanja di Amerika tidak mau mereka, tidak laku. Rupiah tidak dikenal, tidak bisa. Mungkin mata uang yang lain bisa tapi rupiah tidak diterima.

Kalau saudara datang dengan mata uang iman, sederhana. Biar ibu rumah tangga sederhana, biar dia masih sekolah sederhana, biar bapa keluarga bapak rumah tangga, pemuda pemudi, mungkin ada yang belum dapat pekerjaan tetapi minta kepada Tuhan dengan yakin dan tidak bimbang dan tidak ragu, Dia akan beri dengan murah hati dan tanpa membangkit-bangkit; Dia kasih. Itulah Tuhan Yesus. Tidak boleh ada keraguan. Ku berbahagia .. Yakin teguh ..

Saya nggak perlu kata-katanya. Yang perlu itu yakin teguhnya. Biar saudara hafal lagunya tapi nggak yakin dan yakinnya nggak teguh, percuma hafal lagunya. Saudara nyanyi nggak hafal tapi saudara yakin berdoa yakin teguh. Saya itu mau di gereja ini kita berurusan itu dengan Tuhan. Jadi sembahyang juga sungguh-sungguh. Sembahyang untuk firman Tuhan itu musti sungguh-sungguh. Yakin Tuhan ada di tengah-tengah kita. Dua tiga orang berkumpul karena nama-Ku, Aku ada.

Nah, kenapa kita tidak sembahyang kepada Dia yang ada itu dengan penuh hormat, dengan penuh rasa hormat, dengan penuh rasa syukur, dengan penuh terima kasih? Karena kita tidak yakin Dia ada. Kita tidak teguh yakin Dia ada. Kalau kita yakin Dia ada, kalau kita teguh Dia ada, main musik nggak sembarangan, nyanyi nggak sembarangan, menyembah nggak sembarangan. Apa yang kita lakukan nggak sembarangan. Sebab kita punya Raja segala raja, darah-Nya yang menyelamatkan kita. Kembali kepada Kolose

1:15 Ia adalah gambar Allah - Bahasa Inggris, image of God - yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan,

1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Saya balik, segala sesuatu diciptakan di mana, saudara? Coba saudara sebut yang diciptakan apa saja coba? Manusia. Apa lagi? Alam semesta ini diciptakan oleh Dia. Saudara lihat Alkitab saudara dan lihat titik dalam Alkitab itu. Titik itu adalah bumi yang dilihat oleh astronot-astronot Amerika dari ketinggian berapa puluh ribu kilometer dia lihat bumi hanya satu titik. Dia lihat ke sana Venus satu titik, dia lihat ke sana Merkurius, satu titik. Lihat kesana lagi ada lagi Yupiter ada lagi Pluto kecil, titik titik semua. Merinding itu astronot ini. Betapa besar Tuhan.

Siapa orang terkaya di dunia? Dibikin oleh? Siapa orang terpintar di dunia? Dibikin oleh? Di dalam Dia segala sesuatu sudah dijadikan. Kenapa kita takut, kenapa kita bimbang, kenapa kita kuatir. Tadi kita sudah nyanyi Jangan kamu kuatir .. Burung di udara dia pelihara ..

Segala sesuatu dijadikan oleh Dia.  

1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

Saudara perlu kekayaan, saudara perlu berkat? Saudara perlu uang, saudara perlu apa ... ada di dalam Dia. Minta sama Tuhan. Jangan berharap sama manusia. Jangan berharap dunia yang fana.

1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

Apa yang utama dalam hidup saudara? Uang? Kekayaan? Toko? Pekerjaan? Pabrik? Bisnis? Kehidupan? Salah! Yang utama Dia, Yesus. Utamakan Tuhan Yesus. Utamakan Dia. Nomor satukan Yesus. Beri yang terbaik untuk Tuhan. 

1:20 dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
1:21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,
1:22 sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
1:23 Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

Jangan bergeser dari iman. Jangan terbius dengan televisi. Saudara, ada kesulitan bisnis, ketik reg ... spasi ... kirimkan kepada Mama Lauren, 6876. Saudara tidak sukses, ketik REG ... spasi ... Weton, kirim ke 6876. Itulah Babylonia.

Kita nggak ketik REG, kita ketok pintunya Tuhan: Tuhan, saya perlu jodoh. Tuhan, saya perlu pekerjaan. Segala sesuatu ada di dalam Dia. Tuhan, saya ingin bekerja, saya perlu bisnis. Tuhan, saya perlu ongkos untuk anak sekolah. Tuhan, tahun 2009 sudah dekat, bagaimana nanti, nanti bagaimana Tuhan?

Minta kepada Tuhan. Dia memberi dengan murah hati, dengan tidak membangkit-bangkit. Tapi harus teguh, tidak boleh ragu. Coba 4 hal ini sekali lagi saudara baca: Jangan berhenti bawa perpuluhan. Dua, jangan berhenti mengucap syukur. Tiga, jangan berhenti berdoa. Tetapi yang keempat, jangan ragu.  

Kita berdiri bersama-sama.            

-- o --  

Minggu, 28 Desember 2008

KKR 1/3

Hana, Asyer, & fanuel

Kita buka Alkitab kita dalam Injil Lukas

2:36 Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya,
2:37 dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.
2:38 Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.

Hana ini seorang nabi perempuan atau nabiah, anak Fanuel dari suku Asyer. Hana berarti suka memberi atau gracious atau penuh kemurahan. Arti yang lain adalah like to give, suka memberi.

Dalam cerita ini, Hana ini disebutkan menjadi nabiah dan dia datang dari suku Asyer anak dari Fanuel.

Asyer artinya berbahagia. Kalau saudara mau hidup berbahagia, saudara musti hidup di dalam kehidupan yang suka memberi. Firman Allah berkata, karena demikianlah Allah mengasihi isi dunia ini sehingga Ia memberikan anak-Nya yang tunggal. Jadi Bapa kita di sorga, Dia suka memberi, memberi pada dunia ini, yaitu anak-Nya. Yesus juga Dia memberi, Dia memberi Roh Kudus. Waktu naik ke sorga: Dan Aku menurunkan Roh Kudus kepadamu. Roh Kudus juga memberi 9 buah roh dan 9 karunia roh kepada gereja.

Itu sebabnya gereja yang sehat, gereja yang benar, gereja yang normal - bukan hebat nih - gereja yang normal, itu adalah gereja yang memberi.

Nah, Hana ini satu janda dan dia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin dia hidup 7 tahun lamanya bersama suaminya, jadi baru menikah cuma 7 tahun dia hidup dengan suaminya lalu dia meninggal. Suaminya meninggal, dia menjanda sampai umur 84 tahun. Dan sekarang dia janda dan berumur 84 tahun. Saudara bisa bayangkan dia menikah umur 18 tahun, dia menikah 7 tahun sampai 25 tahun, suami meninggal, dia tidak menikah lagi. Dia memberi hidupnya kepada pelayanan di dalam bait Allah sampai menjadi nabiah.

Nabiah itu nggak usah baca koran, nabiah nggak usah lihat televisi. Memang zaman dulu belum ada. Tapi nabiah tahu apa yang akan terjadi. Nabiah atau nabi tahu siapa yang datang sama dia, orang benar apa orang nggak benar. Nabiah ini tahu, dan sebagainya. Jadi betapa pengorbanan satu Hana yang artinya gracious suka memberi ini. Dia memberi bukan uang, dia memberi bukan kekayaan. Dia memberi hidupnya karena dia tinggal di bait Allah, nggak ke mana-mana dan hanya berdoa. Dikatakan,

2:37 ... Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.

Jadi dia bukan hanya memberi badannya. Dia tidak hanya memberi hari depannya dia beri juga dietnya, dia banyak puasa, dia berikan juga waktunya untuk pribadi dia pakai untuk berdoa kepada Tuhan. Dan semua yang diberi kepada Tuhan tidak akan sia-sia. Almarhum Presiden Kennedy berkata, jangan bertanya apa yang negaramu bisa kasih kepadamu tapi tanyalah apa yang kamu bisa beri untuk negaramu.

Saya pakai itu sore ini. Jangan bertanya apa yang Tuhan bisa beri kepada kita. Saudara bisa bayangkan selamat tahun 2008, saudara terima sudah banyak dari Tuhan. Tapi tanyalah apa yang kita sudah beri kepada Tuhan. Lagu berkata B'rilah yang baik .. b'rilah yang baik  .. Tuhan sudah memb'ri kau yang terbaik .. Apa yang kau b'ri .. B'rilah s'karang .. Tuhan nanti jawab kau .. Memberkati kau .. S'lamanya.

Ini diminta beri yang baik, jangan sembarangan memberi. Saudara harus menikmati Tuhan, loh. Bagaimana Tuhan suruh, kita kerjakan, nanti nikmati berkat Tuhan.

Hana ini artinya gracious atau suka memberi, dia dari turunan Asyer. Nama orang tuanya Fanuel. Fanuel ini sama dengan ada gereja Peniel kan, nah itu. Fanuel itu sama dengan Peniel, artinya The Vision of God ... melihat Tuhan.

Jadi keistimewaan dari Hana ini ada tiga: dia suka memberi ... dan itu membuat dia berbahagia, dan itu membuat dia melihat Tuhan. Ada haleluyah, saudara? Siapa yang tidak bercita-cita melihat Tuhan? Kalau saudara bercita-cita sudah kaya raya tapi tidak ada cita-cita untuk melihat Tuhan, kita orang paling celaka di dunia.    

Hana ini seorang janda. Tidak mudah bagi satu wanita yang masih muda untuk tetap menjanda sampai umur 84 tahun.

Tidak mudah bagi seorang Hana dari umur 25 tahun dia menjanda sampai umur 84 tahun. Dia sungguh-sungguh memberi dirinya kepada Tuhan. Saya banyak menerima pemberian dari saudara. Ada yang kirim kue, ada yang kirim lintah laut, ada yang kirim ayam, pokoknya macam-macamlah kiriman saudara. Hati saya bersukacita sebab saudara suka memberi. 

Tetapi saya ingin pada tahun 2009 saudara meningkat lagi saudara bukan memberi materi tapi memberi diri, memberi hati kita kepada Tuhan. Ada satu lagu B'ri hatimu ... Yang diminta sama Tuhan itu hati. Hati yang mengasihi Tuhan. Kita bisa tidak sempurna, kita bisa banyak kekurangan tapi Tuhan lihat hati. Hati kita itu sungguh ingin memberi diri kita kepada Tuhan. Kita mungkin tidak sempurna, kita banyak kekurangan - dalam hal rohani saya bicara, tapi kalau hati kita ini masih benar, hati kita ini rindu untuk memberi diri kita, rindu sungguh-sungguh rindu, saudara, maka saudara tidak akan jauh dari berkat Tuhan. Karena Tuhan bisa ditemukan hanya oleh orang yang merindukan Dia. Saudara kira di mana saya dapat lagu Ku menikmati Tuhan? Itu karena saya rindu kepada Dia, Dia kasih kata-kata dari lagu itu. 

Jadi kalau saudara rindu kepada Tuhan, saudara nggak mau jadi dokter tapi saudara rindu kepada Tuhan, sekolah saudara Tuhan arahkan menjadi seorang dokter. Saudara rindu kepada Tuhan, saudara tidak mau jadi insinyur tapi Tuhan arahkan saudara menjadi insinyur. Saudara tidak ada cita-cita dalam keberhasilan tetapi karena hati saudara rindu kepada Tuhan, Tuhan memberikan mengarahkan saudara menjadi insinyur. Saudara mungkin merasa bodoh tidak tahu ayat tidak tahu Alkitab tidak tahu berkhotbah tapi karena saudara rindu kepada Tuhan, Tuhan panggil saudara menjadi pengerja di ladang Tuhan, saudara jadi hamba Tuhan. Itu datang karena ada kerinduan kepada Tuhan.

Kalau dia menjanda umur 24, dia menikah umur 17, 60 tahun dia menjanda. Kebutuhannya untuk mempunyai suami tertutup rapat oleh kerinduannya kepada Tuhan. Saudara rindu kepada Tuhan?

Lalu dikatakan, dia datang dari suku Asyer ... bahagia. Dan kalau kata Tuhan bahagia, itu artinya bahagia. Bukan seperti dulu. Di Ciloto ada bus masuk ke sawah. Dia rem blong, dia masuk ke sawah. Orang tutup namanya pakai lumpur. Saya tanya polisi: Itu bus apa pak yang masuk sawah? Bus Bahagia. Bukan itu, bahagia tapi masuk sawah. Bukan. Bahagia yang dari Tuhan itu, itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya.

Apa kata firman Allah dalam Matius 6:33? Cari dulu Kerajaan Allah dengan segala kebenarannya ... Saudara sudah mencari belum? Hati saudara ada di Kerajaan Tuhan tidak? Hati saudara ada dalam hal-hal yang rohani apa tidak? Kalau hati saudara tidak ada pada hal-hal yang rohani, jangan saudara pikir segala sesuatu akan ditambahkan bagi saudara, tidak! Tapi cari dulu hal yang rohani.

Siswa-siswi, apakah saudara rindu bedston, apakah saudara rindu berdoa pagi, apakah saudara rindu pada waktu tidak ada jam doa saudara mau sembahyang sendiri, berhubungan dengan Tuhan? Karena Tuhan melihat hati saudara. Saudara bisa tidak menonjol di kelas tapi di ladang Tuhan saudara menonjol oleh karena saudara merindukan Tuhan.

Siapa yang masih ingat lagu itu Ku rindu Yesus lebih dari s'mua .. Seb'lum kusaksikan pada yang lain .. Sepanjang hidupku .. Kurindu pada-Nya .. Ku rindu Yesus lebih dari s'mua ..

Apa benar saudara rindu? Kalau mati sekarang bagaimana? Nggak ada yang bilang amin, jadi rindu saudara masih rindu-rinduan. Siapa yang mendahului kita, kakak kita, anak kita, tidak lama nanti kita akan berjumpa pula. Kalau kita tulus kepada Tuhan, apa yang kita perlukan pasti Tuhan beri.  

Ada satu anak, saudara, papanya sakit dan anak ini rajin sekolah minggu. Masih terlalu kecil, anak ini tulis surat karena ayahnya sakit perlu beli obat obatnya perlu kurang lebih 60 ribu. Jadi dia tulis surat: Kepada Yang Terhormat Tuhan Yesus di Sorga, pengirimnya ini ini ini, dia bilang, Tuhan Yesus, saya memerlukan uang 60 ribu untuk pengobatan ayah saya yang lagi sakit. Kirimkan, ya. Tuhan, terima kasih atas perhatiannya. Tanda tangan, kirim.

Pegawai pos bingung, di mana alamat Tuhan Yesus di sorga, dia bawa ke kantor polisi. Kata pak polisi, siapa ini anak, kasihan ya. Pas di situ ada 11 orang polisi pas kerja. Sudahlah 5 ribu 5 ribu, ayo nyumbang. Akhirnya dapat 55 ribu. Diantar sama polisi, langsung ke alamat anak ini. Siapa anak ini nama ini? Saya sendiri. Ini. Polisi juga main-main: Ini dari Tuhan Yesus. Terima kasih, pak. Dia hitung 55 ribu. Langsung dia ambil kertas surat lagi: Tuhan Yesus, pengiriman uang dari Tuhan sudah saya terima tapi lain kali jangan lewat polisi. Kalau lewat polisi kurang 5 ribu.

Saudara, yang saudara lihat jangan potongannya, yang saudara lihat itu berkatnya bisa datang. Polisi bisa tergerak. Hanya dengan orang yang tulus anak yang tidak tahu apa-apa, orang tua nggak bisa apa-apa. Bagi orang yang tulus hati, saudara, segala sesuatu dimudahkan oleh Tuhan. Bagi orang yang memberi hatinya, kebahagiaan itu begitu mudah.

Yang terakhir, orang tuanya Fanuel atau Peniel. Peniel adalah the vision of God, visi tentang Tuhan. Dia bisa lihat Tuhan atau melihat Tuhan. Pantas ini ibu terus-terusan di Bait Allah, terus-terusan puasa sembahyang puasa sembahyang. Nggak meninggalkan Bait Allah.

Saudara rindu melihat Tuhan, masa Tuhan tidak beri penglihatan itu melihat Tuhan. Kita buka II Samuel

23:8 Inilah nama para pahlawan yang mengiringi Daud: Isybaal, orang Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan delapan ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran.
23:9 Dan sesudah dia, Eleazar anak Dodo, anak seorang Ahohi; ia termasuk ketiga pahlawan itu. Ia ada bersama-sama Daud, ketika mereka mengolok-olok orang Filistin, yang telah berkumpul di sana untuk berperang, padahal orang-orang Israel telah mengundurkan diri.
23:10 Tetapi ia bangkit dan membunuh demikian banyak orang Filistin sampai tangannya lesu dan tinggal melekat pada pedangnya. TUHAN memberikan pada hari itu kemenangan yang besar. Rakyat datang kembali mengikuti dia, hanya untuk merampas.
23:11 Sesudah dia, Sama, anak Age, orang Harari. Ketika orang Filistin berkumpul di Lehi--di sana ada sebidang tanah ladang penuh kacang merah--dan tentara telah melarikan diri dari hadapan orang Filistin,
23:12 maka berdirilah ia di tengah-tengah ladang itu, ia dapat mempertahankannya dan memukul kalah orang Filistin. Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar.
23:13 Sekali datanglah tiga orang dari ketiga puluh kepala mendapatkan Daud, menjelang musim menuai, dekat gua Adulam, sedang sepasukan orang Filistin berkemah di lembah Refaim.
23:14 Pada waktu itu Daud ada di dalam kubu gunung dan pasukan pendudukan orang Filistin pada waktu itu ada di Betlehem.
23:15 Lalu timbullah keinginan pada Daud, dan ia berkata: "Sekiranya ada orang yang memberi aku minum air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang!"
23:16 Lalu ketiga pahlawan itu menerobos perkemahan orang Filistin, mereka menimba air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang, mengangkatnya dan membawanya kepada Daud. Tetapi Daud tidak mau meminumnya, melainkan mempersembahkannya sebagai korban curahan kepada TUHAN,
23:17 katanya: "Jauhlah dari padaku, ya TUHAN, untuk berbuat demikian! Bukankah ini darah orang-orang yang telah pergi dengan mempertaruhkan nyawanya?" Dan tidak mau ia meminumnya. Itulah yang dilakukan ketiga pahlawan itu.

Tiga pahlawan ini jago perang. Tapi tiga pahlawan ini datang sama Daud. Daud itu nggak minta, dia cuma ngomong: Saya haus pengen minum air dari Betlehem. Sebab Daud orang Betlehem. Jadi dia sedang ada bersembunyi di gua Adulam dengan 400 tentara. Dia cuma ngomong itu seperti saudara aduh, kalau ada yang kirim duren ... gitu kira-kira.

Padahal di situ ada air tapi dia rindu aduh, saya rindu minum air dari Betlehem. Ini 3 pahlawan tidak disuruh, menerobos tentara Filistin. Filistin tidak tahu dia nerobos dan jaraknya dari Betlehem 60 kilometer. Jadi saudara bisa bayangkan. Menerobos, dia ambil air di Betlehem, dibawa itu air, dipersembahkan kepada Daud.

Kalau orang hatinya suka memberi, dia nggak hitungan. Dia nggak hitungan, jaraknya jauh. Dia nggak hitungan, ini raja loba teuing kahayangnya. Cai loba didinya ... ngala cai di Betlehem. Teungteuingeun. Nggak ada teungteuingeun, saudara.

Daud di situ adalah gambaran Tuhan Yesus. Ketika Dia disalib, Dia berkata: Aku haus. Orang kasih apa? Orang kasih cuka. Tetapi saudaraku, 3 pahlawan ini, dia menerobos orang Filistin musuhnya dan dia ambil air ini, dipersembahkan hanya untuk minum Daud. Di situ Daud terharu. Dan dia tuangkan air itu di hadapan Tuhan: Tuhan, ini aku berikan persembahan bagi Engkau. Air itu dituangkan untuk Tuhan. Bukankah ini darah 3 pahlawan kami yang mau mempertaruhkan nyawanya hanya untuk bawa air ini. Siapa saya di hadapan Engkau Tuhan? Jadi dari pada dia minum, dia tuang air itu untuk Tuhan.

Baik 3 pahlawan maupun Daud, empat-empatnya suka memberi. Tiga pahlawan tidak disuruh, brek lari. 60 kilometer, loh. Ke Bogor. Bawa lagi. Nggak tahu berapa hari sampai. Ini komandan, minum.          

Ini yang bikin hati Tuhan senang kepada Daud itu, salah satunya ini, dia tidak minum orang lain punya nyawa; dia korbankan untuk Tuhan .. ini Tuhan punya.

Bisakah saudara mencurahkan hidup saudara sebagai korban di hadapan Tuhan? Hidupku bukannya aku lagi .. Tapi Kristus dalamku .. Hidupku bukannya aku lagi .. Tapi Kristus dalamku .. Kristus .. hidup.. Yesus hidup dalamku.

Sudah mengalami belum?

Saya rasa rencana Tuhan bagi kita tidak pernah gagal. Tapi untuk sampai kepada tingkat menerobos Filsitin, mengambil air mempertaruhkan nyawa, hanya soal air dia pertaruhkan nyawa. Hanya soal air dia lari dia bawa kepada Daud. Tapi Daud tahu diri, dia juga berikan air itu untuk Tuhan.   

Saudara sudah memberi waktu saudara untuk datang ke gereja. Yang Tuhan ingin sekarang, saudara memberi diri saudara sepenuhnya Tuhan punya. Kita kembali kepada Lukas

2:37 dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. 

Perhatikan umur 84.

Kalau 84 ini dibagi 12 - 12 itu angka peraturan Tuhan -, itu menghasilkan angka 7 ... angka sempurna. 7 X 12 itu 84. Dan angka 7 dan angka 12 adalah angka yang terkenal di dalam Alkitab.

7 angka sempurna, 7 malaikat, 7 cawan, 7 malapetaka, 7 sangkakala, 7 jemaat. 7 angka sempurna.

12. Bukankah 1 hari 12 jam? 12 rasul, 12 murid Yesus, 12 suku Israel.

Kalau 12 dikalikan 7, 84.

Jadi janda ini sudah sampai kepada tingkatan peraturan Tuhan yang sempurna. Saudara, itulah yang harus kita capai. Kita harus mencapai kekristenan kita peraturan Tuhan yang sempurna. Makanya saya bukan bawel, kalau saya: Belajar setia, belajar setia, belajar setia. Datang kalau bisa jangan absen, datang kebaktian terus setia, setia, setia, setia Berbakti berbakti berbakti .. Soal utama .. Haleluyah .. Tuhan memberkati rotimu dan airmu .. Segala penyakit dilalukan.

Yang utama ya, Berbakti, berbakti, berbakti. Kalau hati kita ini mempunyai karakter hati yang berbakti kepada Tuhan, soal memberi tidak menjadi satu permasalahan. Kisah Rasul

10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Dia memberi. Jadi Yesus berkeliling ke mana-mana penuh dengan pemberian. Dia memberi hal-hal yang baik. Dia menyembuhkan orang yang sakit.

Kisah Para Rasul

20:35 Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

Lebih berbahagia. Bahasa Inggris, more blessed ... lebih diberkati memberi dari pada menerima. Kalau kita tahu memberi, saudara akan menerima.

Puji Tuhan. Saya mau tutup dengan satu cerita.

Mahasiswa-mahasiswa universitas dari Jakarta KKN, Kuliah Kerja Nyata, ke daerah Rengasdengklok dan Karawang. Waktu itu musim kemarau. Ketika mereka sedang siang jam 12 jam 1, satu mahasiwa kehausan. Dia datangi satu rumah petani dan dia bilang: Bapa, saya minta minum? Boleh minta minum nggak? Boleh, tapi airnya belum dimasak. Air sumur air mentah tapi belum dimasak tidak baik. Lebih baik minum susu saja. Saya punya susu sapi, sapinya diperah. Jangan susu terlalu mewah. Itu saja air. Susu saja, saya rela. Dia minum susu. Terima kasih. Mau tambah nggak? Kenal juga nggak, saudara. Nggak, terima kasih. Berkenalan. Bapak namanya siapa? Ada anak gadisnya. Namanya siapa?

Enam tahun kemudian, bapak yang ini mengalami satu penyakit yang harus dioperasi di Jakarta. Dia dibawa sama anaknya. Diadakan operasi. Operasi selesai saudaraku. Sukses berhasil. Tagihan ini waduh, waktu itu 20 juta kan besar.

Jadi si anak itu mau menghadap kepada bagian kasir, mau minta keringanan dia mau jual tanah dulu, mau jual sawah dulu untuk bayar ini ongkos rumah sakit. Ketika dia mau tanya, disodorkan lagi ke kas itu 20 juta tapi ada coretan, garis biru tebal. Dicoret: LUNAS (HARGA SEGELAS SUSU)!

Dia tidak mengerti, apa maksudnya harga segelas susu. Dipanggil dokter. Sayalah dokter yang waktu itu minta minum, bapakmu kasih susu sama saya. Sekarang saya membalas. Saudara pernah dengar segelas susu harga 20 juta? Tapi karena diberikan, harga susu itu jadi 20 juta.         

Kalau orang membutuhkan, kita bisa memberi lebih dari apa yang dia butuhkan, aduh ... Bukankah Yesus berkata, kalau ada yang minta baju luarmu, kasih baju dalammu. Kalau ada yang minta kamu jalan satu mil, jalan dua mil. 

Jadilah seperti Hana ... gracious, suka memberi.

2009 akan memberikan kebaikan kepada saudara kalau sejak sekarang mulai hari ini, saudara mengubah cara hidup saudara seperti Hana ... suka memberi, untuk mendapat kebahagiaan, dan melihat Tuhan.

Kita berdiri bersama-sama.    

-- o --  

Minggu, 31 Desember 2008

KKR 2/3

ASYER

Beberapa jam lagi kita akan meninggalkan tahun 2008. Orang bilang angka 8 angka hoki. 8-8-2008 dibikin Olympiade supaya hoki tetapi habis Olympiade semuanya rusak.

Maka lagu tadi berbunyi: Dunia kosong. Semua kosong. Hanya salib-Nya yang tidak kosong. Pangkat mas dan perak. Semuanya kosong. Hanya salib-Nya saja yang tidak kosong.

Renungan akhir tahun kita bisa baca dalam kitab Ulangan 

33:24 Tentang Asyer ia berkata: "Diberkatilah Asyer di antara anak-anak lelaki; biarlah ia disukai oleh saudara-saudaranya, dan biarlah ia mencelupkan kakinya ke dalam minyak.
33:25 Biarlah dari besi dan dari tembaga palang pintumu, selama umurmu kiranya kekuatanmu.
33:26 Tidak ada yang seperti Allah, hai Yesyurun. Ia berkendaraan melintasi langit sebagai penolongmu dan dalam kejayaan-Nya melintasi awan-awan.
33:27 Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!
33:28 Maka Israel diam dengan tenteram dan sumber Yakub diam tidak terganggu di dalam suatu negeri yang ada gandum dan anggur; bahkan langitnya menitikkan embun.
33:29 Berbahagialah engkau, hai Israel; siapakah yang sama dengan engkau? Suatu bangsa yang diselamatkan oleh TUHAN, perisai pertolongan dan pedang kejayaanmu. Sebab itu musuhmu akan tunduk menjilat kepadamu, dan engkau akan berjejak di bukit-bukit mereka."

Haleluyah. Pada hari inilah kita mulai menghitung untung rugi, kekurangan dan kelebihan selama tahun 2008. Dan biasanya pada waktu akhir tahun kita selalu meminta maaf dan saling mengampuni. Tetapi saya harap pada akhir tahun ini kita punya simpanan di dalam hati kita, firman Allah itu cukup untuk menghadapi tahun 2009. Dulu Chrisye pernah nyanyi lagu Badai Pasti Berlalu ... berarti kita sedang dalam badai. Kalau saya, kita semua harus berbicara Badai Pasti Datang. Badai Pasti Datang. Sebab kalau badai berlalu, nanti datang lagi badai yang lain.

Badai Pasti Datang. Dengan kata badai pasti datang, kita bisa mempersiapkan diri, kita yakin, Tuhan akan memelihara kita dari dalam badai. Lingkupiku .. Dengan sayap-Mu .. .. Lingkupiku .. Dengan kuasa-Mu .. Di saat badai bergelora .. Ku akan terbang bersama-Mu. Jadi di waktu badai bergelora itulah kita terbang bersama dengan Tuhan. Jadi selamat datang badai. Kita tidak usah takut. Kalau orang yang takut badai janganlah dia punya rumah di pinggir pantai. Kalau orang naik kapal laut dia harus sekali-sekali ketemu badai untuk bisa bagaimana mengantisipasinya.

Di Amerika ada sekelompok orang, kalau badai lagi datang, angin puyuh, angin yang besar itu datang, mereka harus lari menuju badai dan ada pada pusatnya badai. Ketika ada sampai pada pusat badai, mereka merasakan angin tetapi mereka tidak apa-apa. Yang dipinggir-pinggir itu akan kena badai yang besar. Tapi orang yang di pusat badai, di tengah-tengah badai, dia tidak akan mengalami apa-apa. Dan kita belajar. Silakan badai datang, kita songsong, kita masuk ke tengah badai. Sebab di tengah badai, kita dipelihara oleh Tuhan. Kita tidak akan rasa apa-apa. Puji Tuhan.

Kita mulai dari ayat 24. "Diberkatilah Asyer - Siapa masih ingat Asyer artinya apa? Orang yang berbahagia. Saudara dan saya adalah orang-orang yang berbagia. Diberkatilah orang-orang berbahagia - di antara anak-anak lelaki; biarlah ia disukai oleh saudara-saudaranya, dan biarlah ia mencelupkan kakinya ke dalam minyak.

Saudara, pada tahun 2009 saudara akan diberkati oleh Tuhan. Jangan tidak percaya. Saudara pasti diberkati. Di tengah badai, saudara akan menikmati keteduhan yang luar biasa dari Tuhan.

Yang kedua, saudara akan disukai oleh saudara-saudara yang lain. Kita akan menjadi favorit dari keluarga-keluarga kita. Mereka akan bertanya kepada saudara: Apa rahasianya hidupmu diberkati? Apa rahasianya hidupmu bisa tenang? Apa rahasianya hidupmu bisa bersukacita? Saudara akan menjadi favorit dari orang-orang di sekitar saudara. Sebab semua manusia adalah saudara kita.

Yang ketiga, biarlah dia mencelupkan kakinya ke dalam minyak. Saya lihat di gang tempat saya tinggal itu, ada orang antri minyak tanah sampai dua kali. Belum dibuka warung, orang sudah antri. Saudara kalau kita di dalam Tuhan dan kita diberkati, saudara nggak akan antri minyak ... saudara masukkan kaki ke dalam minyak. Minyak di sini adalah tanda berkat yang berkelimpahan. Saudara akan mencelupkan kaki saudara pada minyak. Saudara tidak kekurangan minyak. Saudara mencelupkan kaki, ada yang sampai mata kaki, ada yang sampai lutut.

Tapi saudara dijanjikan saudara akan mencelupkan kaki. Bukan artinya saudara tahun 2009 akan mencelupkan kaki di minyak tanah. Bukan. Maksud saya, saudara akan diberkati oleh Tuhan begitu rupa sampai saudara-saudara mencelupkan kaki di dalam minyak; minyak bukan lagi sesuatu yang mahal. Orang zaman dulu, Yesus diurapi mulai dari kakinya. Yesus diurapi oleh Maria mulai dari kakinya. Dan Tuhan juga mau mengurapi kita mulai dari kaki kita. Itu sebabnya tahun 2009 saudara harus jadikan tahun pertumbuhan.

Saudara harus setia datang ke kebaktian. Kaki saudara datang di rumah Allah. Sampai Daud berkata, aku merasa bahagia, merasa senang kalau ada orang yang berkata kepadaku: Mari kita pergi ke Bait Allah. Aku paling senang, aku paling berbahagia. Itu sebabnya saudara, yang disebut berbahagia kita harus diurapi perjalanan kita langkah kita, harus dicelupkan kepada minyak. Haleluyah.

33:25 Biarlah dari besi dan dari tembaga palang pintumu, selama umurmu kiranya kekuatanmu.

Kenapa dari besi dan dari tembaga palang pintu? Berarti ada ancaman. Biarlah palang pintumu dari besi dan dari tembaga. Zaman dulu kalau sudah punya besi, sudah punya tembaga, sudah nomor satu. Segala sesuatu yang dibuat dari besi, dari tembaga harganya mahal. Biarlah pintumu dibikin dari besi dan dari tembaga, sukar dibobok. Ini janji Tuhan. Ada ancaman. Saudara tidak usah takut ancaman selama pintu saudara dari besi dan dari tembaga. Tidak usah takut ancaman selama yang memiliki hidup ini adalah Tuhan. Kita tidak usah takut ancaman karena selalu ada pembelaan dari Tuhan.

Ada cerita sepasang suami istri, hampir tiap hari ribut sampai kedengaran sama tetangga-tetangganya. Suaminya ini memelihara ilmu hitam, sehingga orang-orang pada takut sama dia. Dia kebal, dan sebagainya. Pada satu kali dia marah, dia berkata begini sama istrinya: Kalau gua mati nanti, gua akan jadi zombie dan gua akan keruk tanah sampai di rumahmu. Jadi tetangga-tetangga pada takut dan ngeri. Kira-kira satu bulan kemudian, meninggal ini suami dan tetangga semua ikut mengubur. Yang heran istrinya tenang saja, nggak takut akan ancaman suaminya.

Jadi tetangga-tetangganya datang: Ibu, sudah satu bulan suami meninggal, nggak takut ancaman suami? Karena suami bilang dia akan jadi zombie, mengeruk tanah sampai rumah ibu. Ah, biarin sajalah, kata si ibu, saya kubur suami saya menghadap ke bawah mukanya. Biarin dia ngeruk sampai bawah, katanya, dia keruk terus sampai bawah, ketemu apa nanti di bawah.

Dengan cerita itu sebetulnya untuk setiap ancaman selalu ada jawaban, ada haleluyah saudara? Untuk setiap ancaman selalu ada jawaban, dalam setiap pertanyaan selalu ada jawaban. Apa saja pertanyaan kita, selalu ada jawaban. Untuk setiap permasalahan, selalu ada jawaban dan jawabannya hanyalah Kristus Yesus Tuhan kita. Dia adalah jawaban kita.

Jadi dalam segala sesuatu yang kita kerjakan, tidak boleh kita tegang, tidak boleh kita kagetan. Itu orang yang suka pake target, saya targetkan ini saya targetkan itu, nah itu, sebentar-sebentar kaget dia, ini kaget, itu kaget.

Saya cuma lihat begini: Tahun 2009 siapa yang akan di panggil Tuhan? Tahun 2009 siapa yang akan menikah? Tahun 2009, siapa yang akan mempunyai anak atau cucu?

Siapa pernah pikir, saya bilang kan kemarin, ini masih hari minggu belum tentu ada apa ini, ternyata pada waktu yang sama, Israel sedang berperang. Seluruh dunia kaget. Saham lebih anjlok lagi karena ada perang. Ribut semua.

Kita tidak boleh kagetan dalam keadaan peperangan seperti ini karena saya diputarkan film oleh CNN, saya lihat, bagaimana tentara Israel itu sudah disiapkan dari muda untuk menghadapi peperangan, sehingga ketika ada peperangan mereka tidak kaget lagi. Mereka ketawa-ketawa di tank itu. Paling mati tentara Israel satu atau dua. Kalau mereka sudah banyak yang mati. Jadi mereka sudah tidak kaget lagi.

Nah, saudara tidak boleh kagetan. Yang kelima,

33:25 ..., selama umurmu kiranya kekuatanmu.

Jadi belum terjadi. Selama kamu hidup, demikianlah kekuatanmu nanti. Jadi selama kita hidup, sebelum meninggal, Tuhan memberikan kepada kita kekuatan.

Memang sejak tanggal 5 Desember saya diharuskan diet ketat sampai saya jadi lemas. Tetapi saya pegang ayat ini, sepanjang umur hidupmu, itulah kekuatanmu nantinya. Jadi Dia tidak akan membuat kita lemah, hancur, dikalahkan, rugi, bangkrut. Ketika kita hidup, Tuhan berkata, itulah kekuatanmu. Selama engkau hidup, selama umurmu, selama hari-harimu - Tuhan itu selalu menghitung pakai hari -, kiranya kekuatanmu.

Dari 5 hal ini terus nabi Musa berbicara tentang Tuhan.

33:26 Tidak ada yang seperti Allah, hai Yesyurun. Ia berkendaraan melintasi langit sebagai penolongmu dan dalam kejayaan-Nya melintasi awan-awan.

Ini agak kurang enak bacanya. Bahasa Inggris.

33:26 There is none like unto the God of Jeshurun, who rideth upon the heaven in thy help, and His excellency on the sky.

Yang menunggangi langit untuk menolong engkau. Pantas Rasul Paulus berkata, tetapkanlah pikiranmu untuk perkara-perkara yang di atas bukan yang di bumi. Mazmur 120, Mazmur 121 Daud berkata, aku melayangkan pandanganku ke arah gunung, dari manakah datangnya penolongku. Dia jawab sendiri: Penolongku datang dari Tuhan yang menciptakan langit dan bumi!

Saudara, pertolongan saudara bukan dari manusia, pertolongan saudara bukan dari bank, pertolongan saudara bukan dari si A si B, pertolongan saudara adalah dari Tuhan yang mengendarai langit untuk menolong saudara. Dia mengendarai langit. Bayangkan, langit aja Dia naiki, Dia kendarai. Kita lihat langit waktu malam, kita tidak tahu ujungnya langit sampai di mana. Bahwa matahari sampai sinarnya sampai ke dunia ini berapa tahun, berapa ribu tahun cahaya. 1 tahun cahaya sekian puluh ribu kilo meter. Jarak matahari ke bumi ini berapa ribu tahun cahaya.

Tetapi Tuhan yang kita sembah, Dia mengendarai langit untuk menolong saudara. Yang menolong kita bukan yang mengendarai BMW, yang menolong kita bukan yang mengendarai Mercy, yang menolong kita adalah Tuhan Serwa Sekalian Alam. 

Saudara-saudara, kalau Tuhan beserta kita, saudara tidak sendiri lagi Kuyakin ku tak sendiri .. Tuhan bersertaku. Jadi kita tidak sendiri. Saudara sekolah jalan kaki sendirian sebenarnya tidak sendirian. Anak saudara, cucu saudara lagi main-main, tidak sendirian ... ada malaikatnya. Cucu saya yang nomor 2 sudah dua kali masuk kolam di Bali tapi saya yakin di kolam juga ada malaikatnya. Tangannya kejepit eskalator sampai robek tapi ada malaikatnya, kita yang di Cianjur sudah susah tidur, tapi saya telepon, cucu sudah tidak apa-apa sudah main-main lagi, lukanya sudah kering.

Jadi di manapun saudara berada, saudara tidak sendiri. Saudara masih takut ke WC sendirian? Ada yang suka bilang, anterin ke WC yu. Bi, anterin ke WC. Orang yang seperti itu dia tidak punya Tuhan.

Ada satu encim dia mau ke WC. Dia tidak tahu bahwa ada pencuri masuk ke dalam rumah itu. Ketika encim ini masuk ke WC, itu pencuri dia bersembunyi di WC. Jadi ketika dia masuk WC dan nyalakan lampu, dia lihat ada orang pencurinya kaget, encim ini kaget. Jadi pencurinya punten ... lari. Saudara masih takut ke WC?

Dan dalam kejayaan-Nya melintasi awan-awan. Dalam bahasa Inggris, in His excellency on the sky ... dalam kemuliaan-Nya ada di atas awan-awan.

Saya baru KKR natal tanggal 24 di Bogor. Satu pendeta di Bogor itu salah satu teman saya. Dari dulu sampai sekarang saya paling kesal sama dia, nggak  bisa bilang Awondatu. Selalu bilang, terima kasih kepada bapak Awandatu. Awan lagi, awan lagi. Dan saya mengajar kitab Wahyu ada 11 macam awan. Saudara-saudara, kita lihat bahwa Tuhan yang berkendaraan melintasi langit sebagai penolong dan dalam kejayaan-Nya melintasi awan-awan, ada di awan-awan. Apa Tuhan ini nggak ada kerjaan naik langit naik awan? Justru kerjaan-Nya menolong saudara sebab Dia mengendarai langit mengendarai awan untuk menolong kita. Jadi Penolong kita ini lebih dari Superman.

Apa bedanya Superman dengan Suparman? Suparman memakai celana dalam di dalam celana, Superman memakai celana dalam di luar celana.

Tetapi Tuhan Yesus, Dia bukan hanya terbang, Dia menaiki langit dan menaiki awan untuk menolong kita. Yang ke berapa sekarang? Ke-7.

Satu, saudara akan diberkati; dua, disukai; tiga, mencelupkan kaki ke dalam minyak; empat, dari besi pintumu; lima, selama umurmu kiranya kekuatanmu; enam, Dia menolong kita. Nah, ini yang ke-7,

33:27 Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!

Bahasa Inggris, Allah yang kekal adalah tempat persembunyianmu dan dibawahmu ada lengan-lengan yang kekal.

Lengannya kekal. Jadi saudara ditatang oleh tangan yang kekal. Tahu tidak artinya kekal? Kekal itu tidak habis-habis, kekal itu tidak hilang-hilang. Jadi kalau saudara ada di tangan yang kekal, memang disebut saudara mempunyai tempat persembunyian yang abadi. Abadi sama kekal sama. Jadi kalau Tuhan menjadi perlindungan kita - untuk mengerti ini kita buka dulu Mazmur

27:1 Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Dua ayat ini mengajar kepada kita satu hikmat.

Yang pertama, kita bersembunyi di dalam Tuhan. Tuhan adalah perlindunganku. Tuhan adalah penolongku. Dia tanya: Kepada siapakah aku harus takut, kalau Tuhan adalah keselamatanku, Tuhan adalah benteng hidupku ... terhadap siapa aku harus gemetar? Jadi tidak ada yang patut kita takutkan. Amin. Haleluyah. Tetapi ayat 14 dia berkata: Tunggu, nantikan. Kenapa saya sudah sembahyang, kenapa saya sudah minta sama Tuhan, kok belum dapat jawabannya? Kenapa saya sakit kok belum disembuhkan? Kenapa? Tunggu! Waktunya Tuhan bukan waktunya kita. Tunggu. Tunggu.

Dua kali kata 'nantikanlah.' Bahasa Indonesia tidak sempurna; dia katakan, kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu. Bahasa Inggris: Jadilah berani dan Dia akan menguatkan hatimu. Untuk apa dikuatkan? Untuk menunggu. Tunggu. Dua kali kata tunggu, loh. Tunggu. Kalau tahun 2009 saudara-saudara ingin sesuatu, ingin dapat ini, ingin dapat itu, tapi belum datang ... tunggu! Dan kata-kata mutiara malam hari ini adalah: Tunggu!

Dia datang sama murid-murid-Nya dan Dia berkata: Tunggulah di Yerusalem sepuluh hari, sampai kamu dipenuhkan dengan Roh Kudus. Satu hari mereka sembahyang, belum datang. Dua hari mereka sembahyang, belum datang. Tiga hari mereka sembahyang, belum datang. Semua murid-Nya ada lima ratus yang sembahyang. Tapi yang tiga ratus delapan puluh tidak sabar. Mereka amin, mereka pulang sebab Roh Kudus tidak datang. Sampai sudah sembilan hari setengah tidak datang. Tapi pas pada hari pentakosta, sepuluh hari, Roh Kudus turun.

Jadi Tuhan tidak pernah bohong kepada janji-Nya. Dia pasti menepati janji. Cuma kita punya iman nggak untuk menunggu? Menunggu, tunggu, tunggu, wait, tunggu.

Menantikan Tuhan .. Menantikan Tuhan .. Dengan sabar kunantikan .. Menantikan Tuhan .. Menantikan Tuhan .. Waktuku dan waktu-Mu s'lalu berbeda .. Menantikan Tuhan .. Menantikan Tuhan .. Ku tahu Dia pasti menjawabku.

Kita mau menantikan Tuhan. Ingin diberkati ... menantikan Tuhan, pasti Dia berkati kita. Sebab Dia sudah janji, kamu orang bahagia, kamu diberkati. Tapi tunggu. Tunggu. Kembali kepada Ulangan 

33:27 Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!

Siapa yang mengusir musuh? Saudara tidak mengusir apa-apa, saudara diam saja. Dari bawah tangan Tuhan, di bawah ada tangan yang kekal yang melindungi saudara. Kita buka Yohanes

10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
10:30 Aku dan Bapa adalah satu."

Saudara di mana? Di tangan Bapa. Kurang lebih Yesus kalau khotbah begini, Dia pakai kegerakan. Saya yakin itu Yesus kalau khotbah pakai kegerakan. Burung di udara dan rumput di padang. Dia pakai kegerakan. Seorangpun tidak ada yang bisa melepaskan umat-Ku dari tangan-Ku. Dia pakai kegerakan. Bapa-Ku lebih besar dari pada-Ku dan tak seorangpun yang bisa melepaskan dari tangan Bapa-Ku.

Jawabannya ayat 30, Aku dan Bapa, satu. Berarti saudara dilindungi oleh Tuhan. Ada haleluyah? Kepada siapa kita harus takut? Kepada apa kita harus gemetar? Kembali lagi kepada Ulangan.

Siapa yang mengusir musuh? Kita nggak usah ngusir. Kalau saudara makan obat sakit perut, obat itu yang kerja. Saudara tenang aja, setengah jam sakit perut saudara sudah nggak ada. Karena obat itu bekerja. Nggak usah saudara pukul-pukul, nggak usah. Diam saja. Obat itu yang kerja.

Yesus adalah pil yang manis untuk setiap penyakit. Kalau Yesus masuk dalam kehidupan kita, masuk dalam rumah tangga kita, kita nggak usah berusaha dengan kekuatan kita ... diam saja; Dia yang bekerja. Dan kalau Dia bekerja selalu sempurna. Kalau Dia bekerja tidak pernah gagal. 

Dia tidak pernah mengetahui kegagalan. Itu sebabnya Dia berkata di sini, Dia usir musuh-Nya dari depanmu, musuh kita dari depanmu. Dan berfirman, punahkanlah. Bahasa Inggris, destroy ... hancurkanlah. Musuh yang memusuhi kita akan hancur. Ingat, bukan kita yang mengusir. Sekali lagi saya tanya, siapa yang mengusir? Tuhan. Roma 

12:17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!
12:18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
12:19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan - Dilarang sama Tuhan. Kita nggak boleh balas -, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku - Jadi Tuhan yang punya hak untuk membalas. Kita nggak punya hak -. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Bisa bilang amin nggak? Jangan balas, loh, saudara. Jangan. Kalau saudara balas, saudara melanggar Roma 12:19 ini. Jangan balas. Kita tidak boleh membalas. Jangan ngutuk juga jangan. Kalau ada orang menghina saya, menjelek-jelekkan nama saya, baik jemaat maupun bukan jelek-jelekkan saya, saya dengar oh, dia ngomong gini, saya nggak balas. Saya diam saja. Cuma saya sembahyang: Tuhan, Engkau bilang aku nggak boleh balas. Karena pembalasan itu Engkau punya. Jadi saya ngomong sama Tuhan: Tuhan, balas secepatnya, Tuhan. Balas. Balasin Tuhan. Balas. Dia kurang ajar sama saya Tuhan, balas. Katanya aku ini biji mata-Mu, Tuhan. Mata-Mu dicolok-colok, balas Tuhan. Boleh kalau begitu. Saking kesal. Sebab apa? Saya pakai ayat firman Tuhan dari Kitab Wahyu. Roh para sahid dia berkata, berapa lama lagi Penguasa hidup, Engkau tidak membalaskan darah kami kepada orang yang memotong kami dan mencelakai kami? Jadi boleh sembahyang gitu: Tuhan, saya tidak akan balas tapi Engkau yang berkata, pembalasan Engkau punya, balas Tuhan. Apa yang harus kita lakukan?

12:20 Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.

Makan boleh, bertamu boleh, tapi sekali-sekali bertamunya. Apa firman Allah bilang? Kalau musuhmu lapar, kasih dia makan. Apa makanan yang saudara mau kasih, Dia nggak catat. Kasih makan saja. Apa saudara mau kasih antanan, mau kasih bekicot, terserah, kasih saja. Tapi dia lapar, kasih. Kalau dia haus, kasih minum. Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Saudara pernah lihat orang ditaruh bara api di atas kepalanya? Belum kan? Tapi kurang lebih saudara bisa perkirakan kalau ada orang ditaruh bara api. Taruh saja di atas kepala. Orang itu akan berbuat gimana? Serba salah dia. Serba salah.

Bikin musuh kita serba salah oleh karena kita punya kebaikan. Aduh, saya ngomongin dia. Saya membusuk-busukkan dia. Saya menghancurkan nama dia. Dengan kata-kata saya, nama baik dia jadi hancur. Orang tidak hormat lagi sama dia karena saya punya kata-kata. Tapi dia kasih makan sama saya, dia kasih minum sama saya. Dia baik. Dengan rasa malu itu saudara sudah memenangkan peperangan tanpa harus membalas.

Yesus berkata, kamulah garam dunia. Dunia ini bisa berarti karena kita ada di sini. Karena ada anak Tuhan, Cianjur ini diberkati oleh Tuhan. Karena ada anak Tuhan, Cianjur tidak kebanjiran. Karena ada anak Tuhan, kota ini diberkati oleh Tuhan. Karena ada anak Tuhan, kota ini aman. Karena ada saudara dan saya.

Ada satu hamba Tuhan desa ikut KKR di Temanggung. Dia pulang naik angkutan kota. Sampai di tempatnya dia turun. Dia turun sama-sama dengan orang agama seberang. Baru kakinya nempel di aspal, itu truk tronton lagi jalan ... menggilas dua orang ini. Truk berhenti 10 meter. Orang-orang lari, keluar. Orang ambil ke kolong, ada tangan. Tarik tangan itu, hanya sebelah. Orang yang agama lain itu mukanya tidak bisa dikenali. Meninggal di tempat. Ada satu lagi, katanya. Itu pendeta. Ditarik. Kakinya ditarik, mulus. Begitu keluar, cuma lecet di pelipis.

2009 orang yang tidak kenal Tuhan, babak belur, hancur. Anak Tuhan, cuma lecet. Lecet pun nggak, barangkali. Gatal aja di sini. Saudara bangga ikut Yesus? Kembali lagi Ulangan 33, kita baca ayat yang luar biasa. Ayat ke-28,

33:28 Maka Israel diam dengan tenteram dan sumber Yakub diam tidak terganggu di dalam suatu negeri yang ada gandum dan anggur; bahkan langitnya menitikkan embun.

Langitnya akan menitikkan embun. Saya gabung saja semuanya, ya. Israel diam dengan tenteram. Bahasa Inggris, safety ... dengan aman.

Bung Karno dulu dia bercita-cita. Negara Indonesia menjadi negara yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kartaraharja. Gemah ripah saya masih ngerti. Kartaraharjanya saya nggak mengerti. Tapi maksudnya tata tentrem kartaraharja ... hidupnya dalam tatanan yang tentram. Tapi apakah cita-cita Bung Karno itu sudah tercapai? Belum.

Justru gemah ripah loh jinawi tata tentrem kartaraharja itu harus dinikmati oleh anak Tuhan.

Kamu orang berbahagia, asyer ... engkau berbahagia. 

33:28 Maka Israel diam dengan tenteram dan sumber Yakub diam tidak terganggu di dalam suatu negeri yang ada gandum dan anggur; bahkan langitnya menitikkan embun.

Ini saya ungkapkan dalam satu kata: Jaminan dari Tuhan. Di televisi sering kali ada iklan. Oh, ini adalah perumahan yang sangat murah di Jakarta Selatan. Semuanya, segalanya ada. Ada toko, ada kolam renang, ada apa semua dan kita nggak usah ke mana-mana lagi, di situ saja. Keamanan ada. Belilah rumah di sini. Lekas-lekas sebab 90% sudah terjual. Tapi iklannya sudah setengah tahun. Itu lagi, itu lagi. Berarti masih belum laku. Ada berapa kamar di sini, ada kamar pembantu, ada kamar ini, ada studio juga, macam-macam. Tahukah saudara, itu jaminan. Jaminannya saudara akan dapat ini, keamanan, dapat ini, dapat ini, dapat ini, dapat ini.

Nah, ini jaminan dari Tuhan ... ya dan amin. Israel diam dengan tenteram ... amin. Sumber Yakub diam tidak terganggu ... amin. Di dalam satu negeri yang ada gandum dan anggur ... amin. Bahkan langitnya menitikkan embun ... amin. Tahun 2009 akan ada berkat ... amin. Saya tidak akan miskin melainkan bertumbuh ... amin. Saya akan menjadi pemenang ... amin. Saya akan sembuh ... amin. Saya akan untung ... amin. Ayat ke-29,

33:29 Berbahagialah engkau, hai Israel; siapakah yang sama dengan engkau? Suatu bangsa yang diselamatkan oleh TUHAN, perisai pertolongan dan pedang kejayaanmu. Sebab itu musuhmu akan tunduk menjilat kepadamu, dan engkau akan berjejak di bukit-bukit mereka."

Bahasa Inggris, engkau akan menginjak mereka punya tempat-tempat yang tinggi.

Bukan artinya saudara harus olah raga naik gunung tahun 2009, tidak. Tapi saudara punya kaki akan menjejak pada tempat-tempat yang tinggi. Ini janji Tuhan. Maaf saudara, mental kita harus berubah. Cara pandang kita, paradigma kita pun harus berubah. Tahun 2009 harus berubah. Dan perubahan itu datang oleh karena kita percaya kepada Tuhan. Oleh karena kita beriman kepada Tuhan.

Saya kasih contoh, ya dan harap perhatikan. Kalau kita percaya kepada Tuhan, kalau kita yakin kepada Yehova Yireh, Tuhan yang mengadakan, kalau kita percaya kepada Dia ... bukan percaya-percayaan tapi yakin betul, bukan percaya di mulut tapi percaya dengan hati dan kelihatan dalam tindakan kita ... maka percaya itu akan merubah paradigma. Paradigma itu cara memandang. Jangan ikut televisi, jangan ikut koran yang memandang tahun 2009 adalah tahun yang gelap, tahun yang tidak ada apa-apa, tahun yang hancur, akan ada kesulitan ekonomi, ada pemilu nanti wah bisa berdarah-darah, dan sebagainya. Itu semua dari Iblis. Kata-kata itu dari Iblis. Jangan kita ngikut lagunya babilonia.

Tapi paradigma kita, cara pandang kita, karena iman, kita harus melihat tahun 2009 adalah tahun pertumbuhan di mana Allahku, Tuhanku akan menyembuhkan aku, aku akan menjejak tempat-tempat yang tinggi, tempat-tempat yang terhormat, tempat-tempat yang mulia, aku akan ada di sana, aku akan di tempat yang tinggi. Saudara tahu saya sekolah cuma SMA. Saya tidak ke universitas, saya tidak lulus fakultas. Makanya saya mati-matian sekolahkan anak saya supaya mereka punya titel, supaya mereka dapat sekolah tinggi, mengalami sekolah di luar negeri, saya sekolahkan semampu saya. Karena waktu saya sekolah hanya sampai SMA.

Saya pernah ketemu Ali Sadikin. Saya ketemu dengan Gus Dur, presiden dan bekas presiden sekarang. Di tempat yang tinggi. Kenapa sekarang Tuhan izinkan saya jadi ketua Majelis Daerah? Tuhan izinkan saya menjadi anggota Majelis Pusat. Buat saya itu tempat yang tinggi, tempat yang terhormat, yang waktu saya sekolah tahun 68 tidak pernah terpikirkan saya akan jadi begitu. Saya tidak pernah memikir gereja akan begini. Saya tidak pernah memikir kita akan bisa membangun Yayasan Kabar Baik. Saya tidak pernah memikir bahwa saya akan bisa bangun sekolah tinggi teologi. Saya tidak pernah berpikir. Tapi itulah yang Tuhan kasih kepada saya. Itulah yang Tuhan izinkan kepada saya. Kalau saudara-saudara percaya kepada Tuhan, maka engkau akan berjejak di bukit-bukit yang tinggi.

Saudara-saudara, janganlah saudara merendahkankan diri terlalu rendah. Ah, saya mah orang biasa. Ah, saya mah jemaat biasa, ko Yoyo, nggak bisa apa-apa. Tidak. Saudara harus merubah cara pandang saudara. Saudara adalah orang-orang yang luar biasa. Ikuti kata-kata saya:

"Demi nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Aku percaya tahun 2009 aku akan bertumbuh di dalam segala sesuatu. Aku tidak akan kekurangan, Tuhan memeliharaku. Aku akan menjejakkan kakiku di tempat-tempat yang terhormat. Aku bukan orang biasa. Aku anak Tuhan. Aku akan diberkati dan pasti diberkati. Pasti diberkati. Pasti diberkati."

Beri tepuk tangan untuk Tuhan. Saudara disebut di sini adalah satu bangsa yang diselamatkan oleh Tuhan. Perisai pertolongan dan pedang kejayaanmu. Sebab itu musuhmu akan tunduk menjilat kepadamu.

Kata menjilat tidak ada dalam bahasa Inggris, ... musuhmu akan tunduk kepadamu. Mungkin mereka masih benci sama kita, mereka masih curiga sama kita, tapi dia tunduk, nggak bisa bikin apa-apa, dia tunduk.

Saya tahu banyak yang iri hati sama saya. Rekan-rekan sesama pendeta iri hati, ngomongin di belakang, saya tahu. Tapi kalau ketemu, mereka tunduk. Nggak bisa ngomong apa-apa. Apa yang saya ngomong, mereka turut. Tidak bisa ngomong. Betul ini ayat. Pasti saudara akan alami. Orang yang membenci saudara akan tunduk sama saudara.

Satu kali Yusuf berkata, waktu umur tujuh belas, kokonya ada sepuluh: Ko, saya ini mimpi. Ada dua belas ikat gandum dan ikatan gandum koko punya menyembah yang saya punya. Marah saudara-saudaranya, iri hati, benci, sampai dia mau dibunuh di sumur, mau dijual. Akhirnya dijual ke Mesir. Tapi pada akhir cerita, itu kakak-kakaknya tunduk sama Yusuf, nyembah. Nggak kenal Yusuf itu, nggak kenal. Yusuf itu mereka nggak kenal adik sendiri. Yusuf itu digencet ke bawah, tapi kalau Tuhan bilang, engkau harus menjejakkan kakimu di tempat yang tinggi, dia ditinggikan.

Waktu kapal Tampomas terbakar di perairan Masalembo beberapa tahun yang lalu. Orang pada lompat, bisa berenang, nggak bisa berenang lompat ke air. Termasuk satu pemudi anggota GPdI di Makassar, Onisiwu namanya. Orangnya kecil tapi dia berenang. Dia berenang, dia tolong. Ada satu haji badannya gemuk, tolong saya, katanya, saya nggak bisa berenang. Pegang tangan saya, pak haji. Pegang. Dia berenang. Dia bisa bawa haji ini. Terus ada satu anak kecil, muncul tenggelam, muncul tenggelam. Dia bilang: Pak, pegang tangan anak itu. Dia bilang, nanti terlalu berat. Kalau bapak nggak pegang anak itu, saya lepas tangan bapak. Si bapak akhirnya pegang tangan anak itu. Jadi Onisiwu membawa satu gajah dan satu kancil berenang. Sampai di darat, saudara. Selamat.

Kalau kita diselamatkan oleh Tuhan, tolong orang lain yang belum selamat. Tolong, pegang tangannya. Kita nggak bisa berenang tapi nolong orang lain yang nggak bisa berenang kita bisa. Biarlah Tuhan Yesus yang berenang, kita ditarik oleh Tuhan.

Tahun 2009 kaya lautan, kita nggak bisa tahu ada apa.

Ada satu bapa dari Jakarta: Pak pendeta, saya mau ngaku dosa. Kok ngaku dosa sama saya? Ngaku dosa sama Tuhan. Saya sudah dimandiin berapa kali sama dukun di sungai. Dingin-dingin juga saya dimandiin pake kembang. Siapa suruh jam dua pagi dimandiin sama dukun pake kembang ini, pake kembang itu, dilelep-lelepin.

Jangan percaya yang begitu. Ada dukun yang lain, dukun kependekannya ... duduk dengan tekun. Duduk dengan tekun di kaki Tuhan dan saudara akan diberkati oleh Tuhan. Saya ingin saudara menikmati Tuhan.

 _________________________ 

 

(Kembali ke Halaman Utama)

_________________________,