Khotbah Rabu Januari - Februari 2005 

Gereja Pantekosta di Indonesia - Cianjur

Jalan Hasyim Asyari 75, Cianjur 43214. Tel (62-263) 261161 - Indonesia

Rabu, 12 Januari 2005

KERAS HATI

Lukas

7:31 Kata Yesus: "Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini dan dengan apakah mereka itu sama?
7:32 Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.
7:33 Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.
7:34 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.
7:35 Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."

Dikatakan di dalam cerita ini, Yesus mau mengumpamakan seperti apa bangsa pada saat itu. Diumpamakan disamakannya. Seperti satu peribahasa, jauh panggang dari api, itu jauh maksud dari tujuan. Ada peribahasa-peribahasa yang kita bisa gambarkan.

Nah, di dalam ayat 31, "Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini, dari generasi ini ... dan dengan apakah mereka itu sama?

Bahasa Inggris bilang, mereka sama dengan apa, Aku mau umpamakan? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan. Jadi ada beberapa anak yang suka ada di pasar sambil meminta-minta tetapi mereka bermain, bernyanyi bersahut-sahutan: kami meniup suling tapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka tetapi kamu tidak menangis. 

Anak-anak ini menyanyikan lagu-lagu di pasar sebagai satu ungkapan pantun. Jadi Yesus memakai bahasa rakyat. Itu satu anak berkata begini, kami meniup seruling bagimu ... dijawab oleh anak yang lain, tetapi kamu tidak menari; kami menyanyikan kidung duka tetapi kamu tidak menangis. Artinya serba salah. Dinyanyikan lagu seruling yang penuh dengan sukacita, kamu tidak mau menari tetapi kami menyanyikan lagu yang susah yang sedih, kamu tidak menangis. Serba salah orang Yahudi ini.

Orang Israel ini dianggap serba salah karena apa saja yang dikerjakan oleh anak-anak ini tidak ada reaksinya apa-apa. Kalau bahasa Indonesia bilang, buah simalakama ... dimakan papa mati, nggak dimakan mama mati. Jadi ini buah mau diapain? Bingung. Dimakan papa yang mati, nggak dimakan mama yang mati. Nggak tahu jawabannya harus apa. Mereka nggak tanya sama saya, kalau mereka tanya sama saya, saya tahu jawabannya. Kalau buah itu dimakan papa mati, tidak dimakan mama yang mati ... kasih sama orang Padang. Orang Padang akan menjual buah itu. Jadi tidak akan ada pengaruh apa-apa lagi.

Tetapi nyanyian di sini berkata, kami meniup seruling bagimu tetapi kamu tidak menari. Kita melihat ada satu alat musik namanya seruling. Kalau kita membuka Mazmur  

150:1 Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!
150:2 Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!
150:3 Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!
150:4 Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!
150:5 Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!

Jadi alat musik itu terbagi tiga. Di sini adalah alat musik tiup dan alat musik tiup itu adalah sangkakala atau seruling. Yang kedua adalah alat musik petik, alat musik petik itu adanya kecapi, adanya ceracap, dan sebagainya. Lalu yang ketiga adalah alat musik yang dipukul, itu ada gendang, dan sebagainya.

Yang pertama kita lihat di sini adalah alat musik tiup, seruling. Seruling ini saudara, menggambarkan ... tidak pernah orang memakai meniup seruling di Israel itu untuk lagu-lagu susah. Kalau mereka ada lagu susah mereka pakai harpa, mereka pakai musik petik, kecapi ya. Tetapi kalau ada musik sukacita itu orang Israel selalu memakai seruling. Kalau saudara kembali lagi kepada Lukas 7, di sana dikatakan, kami meniup seruling bagimu tetapi kamu tidak menari; aku kasih nyanyian yang sukacita, tapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka robah lagu nyanyian kidung duka, kamu tidak menangis.

Nah, kalau saudara melihat kitab Mazmur atau mizmor di dalam bahasa aslinya, itu terdiri dari dua lagu, yaitu lagu sukacita dan lagu dukacita. Ketika raja Daud berdukacita, dia menangis ... dia meratap di gua; dia menyanyi kepada Tuhan tetapi dengan ratapan dengan menangis. Tetapi kalau dia sedang bersukacita, dia berkata di dalam Mazmur  

100:2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!

Nah, yang bo hwat, yang udah payah, kalau jemaat ... pemimpin nyanyian sudah nyanyi yang sukacita dia diam, nggak ada reaksi, nggak sukacita, nggak apa-apa. Lalu waktu mau firman Allah ada nyanyian yang berduka, nyanyian penyembahan, nyanyian yang bersedih, nyanyian yang kalem, dia juga diam. Orang nggak tahu dia ini bersuka atau tidak, dia sedang senang atau sedang susah. Disebut sedang susah, dinyanyiin lagu susah nggak menangis, disebut sedang senang dinyanyikan lagu senang tidak menari. Jadi bingung.

Nah, itu sebabnya dikatakan di dalam firman Allah ini, kami meniup seruling tapi kok kamu tidak menari, kami menyanyikan lagu duka, kamu tidak menangis. Maksudnya apa yang Yesus bilang ini? Dia sedang bercerita tentang keras hatinya orang Israel! 

7:33 Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.

Yang pertama datang adalah Yohanes Pembaptis. Kalau saudara ingat dari ayat 18, Yesus sedang berbicara dengan Yohanes Pembaptis, bagaimana dia bertanya kepada Yesus. Jadi ketika dibicarakan tentang Yohanes Pembaptis yang menjadi lambang dukacita: dia tidak makan roti, dia tidak minum artinya dia berpuasa, ... tapi kamu kasih nama dia kerasukan setan. Orang Yahudi.

7:34 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.

Datang yang kedua, Yesus: Dia makan dan minum tetapi tetap orang Yahudi bilang: Lihatlah, Seorang pelahap, seorang peminum, sahabat pemungut cukai, berteman sama perempuan yang berdosa.

Kalau saudara mau tahu, bangsa yang paling keras tengkuk di dunia - itu orang Israel, orang Yahudi. Bayangkan saudara, sudah 2.000 tahun lewat sejak Yesus datang, sampai sekarang mereka belum mau terima. Beberapa rabi di Amerika sudah terima - tapi mayoritas orang-orang Israel orang Yahudi sampai sekarang tidak mau terima. Dia tidak mau menerima kenyataan bahwa Yesus itu Mesias - sampai sekarang. Tidak mau terima aja.

Dibikin nyanyian yang bagus supaya nari, dikritik juga. Dibikin nyanyian duka, nggak mau nangis. Bingung, kata Yesus, menghadapi orang Yahudi ini. Dia orang Yahudi itu keluar dari Mesir itu berat sekali sebab Firaunnya kepala batu. Tapi kalau Firaun itu kepala batu, Yahudi itu kepala besi. Keras. Tidak mau dikumpulkan sama Tuhan. Keras.

Menurut firman Allah, apa yang terjadi dengan orang Yahudi - itu gambaran dari kita semua. Berapa kali kita mengeraskan hati, dipanggil oleh Tuhan untuk terima baptisan air, keras hati kita - kita tidak mau dibaptis. Disuruh berdamai dengan orang yang seiman, keras hati kita, kita nggak mau berdamai. Mengampuni kesalahan orang, keras hati kita, kita tidak mau mengampuni. Tapi di sisi lain, disuruh maju kita nggak mau maju; disuruh doa, kita nggak mau doa, nanti datang nanti nggak; disuruh dekat sama Tuhan, kita nggak mau dekat sama Tuhan.      

Sama dengan bangsa Indonesia. Mirip. Ini mungkin bangsa yang paling celaka ini, sekarang Indonesia ini. Serba salah. Kemarin saya ketemu seorang Profesor Doktor Suwardi, dia orang Katolik. Jadi dia periksa kesehatan saya satu minggu sekali. Dia cerita. Dia punya family itu ada pendeta, ada teman. Pendeta di Aceh. Nah, mereka bersaksi. Tanggal 25 Desember, orang Aceh melarang orang kristen, gereja-gereja merayakan natal di sana. Kalau mau merayakan natal, keluar dari Banda Aceh. Keluar. Jadi mereka mengalah, mereka keluar. Tanggal 25 Desember kan malam natal, mereka tidak boleh ada di Banda Aceh. Mereka keluar. Jadi dengan gabung dengan gereja lain mereka bikin natal di gunung, jauh dari kota. Nginep di sana. Tanggal 26, Tsunami datang. Jadi Tuhan tahu melindungi umat-Nya, walaupun itu melalui diusir dulu, disuruh tutup dulu.

Kemarin saya bilang, ada satu hamba Tuhan, namanya pendeta Ratu. Ratu kan sebetulnya perempuan, ini namanya pendeta Ratu, itu diculik dari tanggal 4 Desember. Sampai sekarang belum dilepas. Saya dengar baru dari Yakub, Yakub datang membawa murid dua. Yakub bilang, iya oom, sampai sekarang belum ketangkap tapi penculiknya minta tebusan. Berarti masih hidup. Tebusannya nggak kira-kira, 600 juta. 100 juta di Ambon bisa bikin 12 gereja, saudara. 600 juta. Baru ditangkap sama polisi, katanya Yakub ini ... ada pengkhianat, yaitu orang kristen. Orang kristen kerja sama, dia yang nunjukkin jalan. Padahal gereja di pantekosta ini tahun 2001 sudah habis dibakar. Tapi pemda bangun kembali. Sekarang pendetanya yang diculik. Tapi minta tebusan 600 juta. Jadi disangkanya orang kristen itu kaya, gitu.

Saudara, dengan 2 cerita yang saya cerita itu, saudara bisa menerapkan bagaimana ini. Kita dengar perkara-perkara yang tidak enak. Tapi tadi saya dengar lagi dari satu bapak, ada satu keluarga Tionghoa yang diberi makan oleh orang Aceh, mereka tidak punya apa-apa, dipelihara ... diberi makan. Jadi orang Aceh baik.

Jadi kalau kita lihat sekarang begini, namanya orang Amerika ada yang baik ada yang tidak, namanya orang Arab ada yang baik ada yang tidak baik, namanya orang Tionghoa ada baik ada tidak, namanya orang Manado ada baik ada tidak. Tapi Yahudi mah luar biasa - nggak ada baiknya. Dinyanyiin nggak nari, dinyanyikan sedih nggak nangis. Apa saja yang dilakukan Yesus salah penilaiannya. Pokoknya salah. Banyak protes. Ini salah itu salah, banyak protes.           

7:33 Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.

Nah, saudara, memang Yohanes Pembaptis sudah dinubuatkan dia akan jadi fore leader nya dari Yesus, awalnya; sebelum Yesus dia akan jadi fore leader. Dia tidak akan makan anggur tapi sekalian dia tidak makan juga roti. Yang dia makan belalang. Dia makan belalang minumnya madu hutan. Jadi sangat sangat sederhana, sangat sangat menyangkal diri - dikritik juga!

Datang Yesus. Yesus minum anggur ... minum anggur; makan roti, Dia makan roti. Salah lagi. Jadi apa saja yang diperbuat, dianggap salah saja.

Nah, kalau kita sebagai umat Tuhan orang kristen sudah mencapai kelas begini, apa yang Tuhan bikin, apa yang Tuhan kerjakan itu semua salah, semua keliru, kita ada pada posisi yang sangat mencelakakan.

Masa ketika Tsunami datang, rumah habis, sembahyangnya begini: Tuhan, kenapa Tuhan tidak jatuhkan hukuman ini sama orang kristen? Masa begitu? Itu ada yang dengar satu bapak di Jakarta. Kenapa Tuhan jatuhkan hukuman sama kami, kenapa tidak kepada orang kristen? Dikecilkan sama Metro. Kalau Tuhan sayang sama orang kristen, kenapa? Kalau Tuhan mau lindungi orang kristen, kenapa?    

Di Thailand, itu patung budha, ngambang begini we terus. Sampai ada gereja katolik di Srilangka, semua kursi dibawa sama air tapi heran itu salib sama mimbar di gereja, diam aja terus. Sampai selesai. Nah, kenapa? Jangan tanya saya, tanya Boss kita. Jadi mereka orang Aceh ada yang anggap mereka dihukum itu karena di Aceh ada gereja. Coba, mereka dihukum Tuhan oleh Tsunami itu karena mereka izinkan Aceh itu ada gereja. Coba kalau tidak ada gereja, nggak ada katanya Tsunami ini. Nah, kenapa Tsunami nggak membunuh orang kristen, orang kristen mah selamat? Kingkong dilawan.

7:33 Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.

Bahasa Inggris bukan memakai kerasukan setan, he has a demon ... dia mempunyai sebuah setan, dia memiliki seorang setan. Banyak kali kalau kita mau benar di dalam Tuhan, kita mau maju, kita mau datang dekat kepada Tuhan, ... kita belajar minta dipenuhkan Roh Kudus, Roh Kudus memenuhi kita, kita dianggap kesurupan. Karena mereka tidak mengerti, nabi yang baik begini disebut dia punya setan.

Tetapi ketika Yesus datang, Dia disebut seorang pelahap atau peminum atau seorang yang rakus, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Yesus yang tidak ada dosa disebut orang berdosa. Sama kan kaya sekarang ini. Belum pernah sejarah Indonesia ada satu bupati pegawainya 115 berhenti karena tahu bupatinya katanya korup. Mengundurkan diri. Di Temanggung. Belum pernah, belum pernah. Gubernur Puteh. Ada yang bilang karena Gubernur Puteh ditangkap, datang Tsunami, aduh, geus macam-macam. Orang kalau udah pusing, gitu saudara. Kalau sumbangan mah bertubi-tubi, sampai ka bitu, tapi kenapa belum sampai di Meulaboh, aneh tapi nyata.

Tapi yang paling susah kalau umat Tuhan, dibikin begini salah ... dibikin begitu salah. Matius 23. Orang Yahudi ini lebih kacau dari pada segala bangsa di dunia ini, luar biasa dia. Judulnya saja sudah "Keluhan tehadap Yerusalem". Dalam bahasa Inggris, adalah "Ratapan Yesus untuk Yerusalem".  

23:37 "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
23:38 Lihatlah rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi.
23:39 Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!"

Coba perhatikan. Pelan-pelan. Ini bukan ada maksud apa-apa tapi coba perhatikan. Kata Yerusalem, Yerusalem kita bisa ganti dengan Banda Aceh, Banda Aceh; kita bisa ganti dengan orang kristen, orang kristen, kita bisa ganti dengan nama apa saja. Tetapi yang sudah diberikan kesempatan, yang membunuh nabi-nabi. Kalau kita tahu saudara, yang paling banyak dibunuh pendeta-pendeta, ya di Indonesia ini. 700 gereja ditutup, pendeta ditembak, dibiarin ... nggak ada yang nangkap. Malahan Adiguna yang sudah jelas-jelas nembak, mau dilepas-lepasin, diperingan macam-macam. Tapi kepala pendeta mah udah puluhan yang ditembak, nggak ada yang mau membela. Satu pendetapun nggak ada yang bela.

Ayo, nabi-nabi ... dilempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu. Di Padang, ada dua pendeta dipanggang hidup-hidup. Tapi Tuhan baik. Yang memanggangnya itu jadi pendeta sekarang. Bahkan yang memanggangnya itu pernah kirim sms sama saya mau minta ngajar di sekolah alkitab. Tapi saya tidak berani tanggung keselamatan karena bapaknya bekas menteri dan bapaknya lagi cari dia untuk dibunuh karena pindah ke kristen. Ayo bunuhin aja pendeta. Lalu apa yang terjadi dengan pembunuhan? Ayat 38 bilang   

23:38 Lihatlah rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi.  

Sekarang saudara lihat Aceh. Ditinggalin rumah, nggak ada yang mau balik. Itu bisa terjadi kepada kita kalau kita sudah diundang sama Tuhan, ayo kebaktian ... terus kita keras hati, terus kita bandel, terus kita tidak mau. Nanti ada tanda dari Tuhan - rumah jadi sunyi!

Kenapa? Waktu itu datang Jendral Titus tahun 70 masuk ke Israel, kenapa Tuhan nggak lindungi? Bayi saja orang yang dikandung dibelah oleh Jenderal Titus dari Roma. Bait Allah yang dihormati dibakar, kenapa? Karena umat Allah sudah diundang-undang sama Tuhan, ayo Aku seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya, kamu tidak mau. Aku sudah minta kamu berdoa tapi kamu tidak mau berdoa. Sampai ada musibah baru mau doa.

Jadi apa yang Yesus katakan ini bukan hanya untuk orang Yahudi tapi untuk kita juga. Jangan sampai Tuhan bo hwat, udah lagu dinyanyiin nggak mau, udah dinyanyikan lagu sedih nggak menangis. Musti bagaimana?

Sekarang banyak murid-murid sekolah alkitab masuk, saya disuruh nge-cek. Ada satu murid. Saya bilang ini murid disebut bodoh tapi pintar, tapi pintar kenapa jawabannya bodoh. Ditanyanya begini, dipertanyaannya di lampiran:

Apakah anda sudah dibaptis? Jawabannya kan musti sudah, ... sudah aja begitu. Ini jawab apa? Karena saya cinta Yesus! Ditanya ka kenca nembalan ka katuhu (Ditanya ke kiri, jawabnya ke kanan).

Tahun berapa anda dibaptis? Karena Tuhan cinta saya.

Siapakah yang membaptis anda? Hamba-hamba Tuhan. Kalau hamba Tuhan membaptis dua orang, dua orang hamba Tuhan membaptis satu orang. Ini hamba-hamba Tuhan begitu banyak, siapa hamba Tuhan ini, siapa namanya? 

Tuliskan nama yang akan bayar sekolah? Pribadi. Pribadi itu apa dia, apa toko beras Pribadi, kita kan nggak tahu. Apa ini dari Aceh ini orang, saya bingung juga. Tetapi saudara, isi hati Tuhan selalu ingin mengumpulkan, ini isi hatinya Tuhan. Jadi kalau saudara mau tahu Tuhan punya kerinduan itu apa, Dia ingin mengumpulkan, Dia ingin menghibur. Keluaran    

25:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
25:2 "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu.
25:3 Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga;
25:4 kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing;
25:5 kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga;
25:6 minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian,
25:7 permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada.
25:8 Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.

Berarti Tuhan itu memang rindu, ingin. Dua, tiga orang berkumpul atas nama-Ku, Aku ada ditengah-tengah mereka. Ini isi hatinya Tuhan. Saudara nanti di rumah baca Yohanes 14:1, janganlah kamu terharu, percayalah kepada Allah percayalah kepada-Ku juga. Di rumah Bapa-Ku ada banyak tempat kediaman. Kalau tidak, niscaya Aku sudah katakan kepadamu. Aku akan pergi ke sana dan membuat mempersiapkan rumah bagimu. Kalau sudah selesai, Aku akan datang menjemput kamu supaya di mana Aku ada kamupun juga ada.

Nanti saudara baca di rumah Yohanes 12:24,25,26 Di mana Aku ada, hamba-hamba-Ku harus ada. Saudara nanti boleh baca dalam Yohanes 1:12,13,14 Dia adalah firman yang menjadi daging dan tinggal di antara manusia. Kata tinggal itu adalah meno datang dari tabernakel tadi, Dia tinggal dikelilingi oleh umat.

Kita selama tahun 2005 akan dilindungi oleh Tuhan, saudara dikelilingi oleh Tuhan. Tapi ketika kita ikut Yesus, kita harus mengelilingi Tuhan, kita harus ada di mana Tuhan ada. Dua tiga orang berkumpul Aku ada di tengah. Dia nggak mau di pinggir, Dia nggak mau di luar di lingkaran - Dia ingin menjadi pusat lingkaran; Dia ingin menjadi pusat perhatian kita.

Kalau saudara kebaktian sore hari ini, pusat perhatian saudara bukan Yesus ada yang salah. Pusat perhatian kita ini, pusat ibadah kita adalah Yesus, pusat penyembahan kita adalah Yesus. Siapapun pemimpin pujian, itu nomor 17 tapi pusat penyembahan kita adalah Yesus sendiri. Pusat pusat pusat segalanya adalah Yesus sendiri.

Kumpulkanlah harta benda bagi-Ku. Dari yang miskin sampai yang kaya bisa. Supaya saudara tahu, kami lagi membangun di sekolah alkitab, perlu perluasan. Gambar sudah dibikin, sudah sangat baguslah. Dan dibikin sesederhana mungkin. Tapi kurang lebih itu luas bangunan nanti adalah 4.000 meter. Tapi yang dasarnya 2.000 lebih. Kalau dihitung 1 meter 1 juta, sudah 4 milyar.

Kemarin hari selasa saya diminta bertemu dengan satu orang di Jakarta. Saya bukakan gambar, kata saya begini begini begini. Banyak ini keperluan. Tanpa banyak omong, saudara, saya akan bantu. Dan untuk pertama kali saya mau kasih sama bapak 1 milyar. Jangan bikin kusen pak, saya yang bikin kusen. Saya kirim tukangnya, kami bikin di sini, nanti kami kirim ke Cianjur. Pake keramik ya, pak? Belum. Dia orang kaya. Tapi menurut Keluaran 25, orang miskin juga harus bantu. Nggak bisa kata Tuhan, hanya orang kaya bantu; orang susah, juga orang berkekurangan harus bantu. Kita lihat      

25:3 Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas - itu untuk orang kaya, perak - orang kaya, tembaga - orang kaya;
25:4 kain ungu tua - orang kaya, kain ungu muda - orang kaya, kain kirmizi - orang kaya, lenan halus - orang kaya, bulu kambing; - Kalau bulu mata palsu orang kaya, ini bulu kambing.  
25:5 kulit domba jantan -  Nggak bisa bawa dagingnya, kulitnya - yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga;
25:6 minyak untuk lampu - Ah, murah eta mah - , rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian,
25:7 permata krisopras - orang kaya - dan permata tatahan untuk baju efod - orang kaya - dan untuk tutup dada - orang kaya -

Jadi saudaraku, orang kaya lebih dituntut. Nggak bisa kita bangun sesuatu untuk Tuhan, itu cuma nonton, biar orang lain aja yang kaya-kaya - tidak. Dan dia bapak ini membangun bukan cuman kita. Saya boleh ... tidak berlebih-lebihan saya ngomong, ratusan yang dia bantu. Bapak cuma doakan saja perusahaan saya supaya maju supaya saya ada dana untuk membantu anak-anak Tuhan. Dan sekolah alkitab, murid yang nggak bisa bayar, minta sponsor sekolah, dia yang bayar. Tiap tahun. Selama 16 tahun. Makanya saya tidak heran dia diberkati luar biasa. Tambah memberi, tambah diberkati.

Jadi dari 4 milyar kita sudah punya 1. Yang tiga milyar lagi kan kita nanti, amin? Nanti saya juga ikut. Kita membangun bukan untuk Awondatu, kita membangun untuk Tuhan Yesus Kristus. Lukas 
7:34 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.

Coba renungkan ini. Pemungut cukai dan orang berdosa dan orang berzinah ini paling dibenci oleh orang Israel. Pemungut cukai seperti Zakheus tukang pajak itu paling tidak disenangi, apalagi perempuan berzinah, perempuan berdosa, itu tidak disuka. Coba lihat Yesus. Yesus datang kepada Zakheus pemungut cukai, Yesus datang ke perempuan Samaria. Dua-duanya berubah. Apa yang kita harus ambil di sini?

Kalau Yesus mau berteman dengan maksud menolong. Banyak kali kita mau berteman dengan orang berdosa, kitanya kebawa dosa. Kalau Yesus nggak. Dia berteman dengan orang berdosa supaya orang berdosa itu jadi baik. Dia berteman dengan perempuan Samaria supaya perempuan Samaria itu jadi berubah.

Nah, kita ambil pelajarannya begini. Kalau Yesus sama orang berdosa saja Dia mau berteman, apalagi sama kita yang sudah mau menerima Dia; sama orang yang masih salah saja Dia mau berteman Dia mau nolong, apalagi saudara sudah jadi umat Tuhan? Kalau anak asuh saja Dia kerjakan, apalagi kita anak beneran? Kita adalah anak Tuhan.

Jadi selama tahun 2005 saudara tenang. Tuhan lindungi saudara, Tuhan jaga dan Tuhan lindungi. Di dalam segala bidang kehidupan Dia akan melindungi kita. Dijaga, dilindungi. Ini janjinya Tuhan. Dia mengelilingi kita tapi sekaligus juga kita mau mengelilingi Dia. Ada nyanyian kan dulu  Nanti keliling 'tah tahu ... Sorak nyanyilah sorak nyanyilah sorak nyanyilah ... Nanti keliling 'tah tahu ... Sorak nyanyilah ... Di Yerusalem Baru.

Jangan nanti kaya Tuhan bilang, Aku sudah tiup seruling kamu nggak mau nari nggak mau bernyanyi. Sekian renungan firman Tuhan.

-- o --   

Rabu, 19 Januari 2005

YESUS MUDAH DIUNDANG

Selamat sore, selamat bertemu lagi dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Lukas

7:36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
7:37 Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.
7:38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.
7:39 Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."
7:40 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."
7:41 "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.
7:42 Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"
7:43 Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."
7:44 Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.
7:45 Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.
7:46 Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
7:47 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."
7:48 Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."
7:49 Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"
7:50 Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

Pada perikop ini, kita hanya membaca Yesus diurapi oleh perempuan berdosa. Saya akan berusaha, kita tidak akan mencari persamaannya dalam injil yang lain tetapi kita akan lihat apa adanya dalam injil Lukas.

7:36. Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya.

Kita menemui 2 pribadi, yaitu yang satu adalah Simon - orang Farisi, dan Yesus. Nampaknya Simon ini tertarik kepada Yesus karena mungkin kuasa-Nya, karena cara hidup-Nya, dan sebagainya. Tidak gampang seorang Farisi mengundang orang, ya. Orang Farisi ini adalah berkedudukan tinggi, dia punya kehidupan sangat khusuk. Dia tidak minum anggur, cambangnya tidak digunting, tiap hari dia harus ada di Bait Allah; dia ahli dengan hal-hal ini. Bahkan orang-orang zaman dulu senang kalau punya menantu seorang Farisi karena seorang Farisi tidak mungkin main perempuan, seorang Farisi tidak mungkin berjudi, seorang Farisi tidak mungkin berbuat hal-hal yang tidak baik.    

Saudara mungkin bisa membaca, ... bagaimana seorang Farisi berdoa: aku bersyukur kepada-Mu Tuhan karena aku bukan penjahat, aku bukan orang lalim, aku bukan pezinah, aku memberi persepuluhan, aku puasa dua kali satu minggu. Dan itu semua dilakukan oleh orang Farisi. Hanya salahnya pada waktu itu dia menyombongkan diri. Tetapi, siapa di antara kita yang bisa hidup seperti orang Farisi? Saya rasa tidak ada. Hidup sangat benar, hidup ikut ayat per ayat, begitu luar biasa. Tidak boleh ada yang salah. Dia berusaha sedemikian rupa supaya kehidupannya itu betul-betul baik.

Tetapi, ketika orang Farisi ini membandingkan diri dengan Yesus, dia merasa ada sesuatu yang kurang; dia merasa di dalam Yesus ada sesuatu yang lebih. Itu sebabnya kita saudara, kalau kita seringkali merasa lebih baik dari orang, tapi kalau kita sudah ketemu Yesus, kita tahu kita masih kurang. Karena Yesus adalah ukuran yang luar biasa, amin? Jadi ukuran kita ikut Yesus janganlah pendeta, janganlah ukuran kita rasul, janganlah ukuran kita itu nabi, janganlah ukuran kita itu orang kristen yang lain, jangan ukuran kita pendeta A pendeta  B - tidak!

Orang Farisi ini, Simon ini hidupnya betul-betul kudus, betul-betul berusaha sebaik mungkin. Tapi dia tertarik dengan Yesus karena dia merasa melihat ... instingnya berkata mungkin Yesus mempunyai kelebihan, Yesus mempunyai sesuatu yang lebih dari dia. Itu sebabnya dia mengundang makan. Saudara tidak mungkin mengundang makan orang yang saudara tidak hormati, orang yang diundang itu selalu yang dihargai, yang dihormati.

Itu sebabnya dalam Matius 23, raja itu marah karena yang diundang tidak mau datang. Karena sibuk. Ada yang sedang baru beli sapi, ada yang baru beli ladang, dan ada yang baru  kawin, dia marah ini raja. Diundang kok ngga datang, dihargai kok nggak mau datang.

Itu sebabnya kalau Tuhan Yesus mengundang saudara, marilah datang kepada-Ku hei kamu yang bertanggungan berat, ... lalu kita nggak datang, ini bisa mengundang murkanya Tuhan. Sampai di dalam Matius 23, dikatakan ada ayat, hei Yerusalem Yerusalem, kamu kota yang membunuh nabi-nabi. Beberapa kali Aku ingin mengumpulkan engkau seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya. Itu undangan. Kotek ... kotek ... dia undang anak-anaknya karena ada bahaya tapi kamu tidak mau.

Ayat berikutnya, lihat kotamu akan tertinggal sunyi, tidak ada yang berdiri di atas batu - karena Tuhan marah! Karena diundang kenapa tidak hadir. Itu sebabnya saudara datang pada sore hari ini, sebetulnya sadar atau tidak sadar saudara sedang memenuhi undangan dari Tuhan Yesus untuk bersama-sama. Ibrani 

10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Nah, ketika dia mengundang Yesus untuk makan, - undangan selalu untuk makan, di rumahnya,
7:36 ...  Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.

Nah, ada pemungut cukai namanya Zakehus, senangnya bukan main ketika Yesus masuk ke rumah. Sekarang Simon ngundang Yesus, Yesus datang ke rumah orang Farisi itu lalu duduk makan.

Tampaknya Yesus itu mudah diundang! Kalau saudara dengan rendah hati bilang, Tuhan datanglah dalam hati saya, datanglah dalam rumah saya, datanglah dalam usaha saya, datanglah dalam keluarga saya ... saya yakin, Dia mau datang. Dia senang memenuhi undangan saudara. Hati yang terbuka kepada Tuhan selalu akan dikunjungi oleh Tuhan. 

Tapi ayat 37 ada kontras. Saya selalu katakan kepada saudara, Injil Lukas ini selalu mengadakan kontras: orang Farisi dan pemungut cukai, hakim yang lalim - janda, Lazarus yang miskin - orang kaya yang tiap hari berpakaian mewah. Selalu kontras. Sekarang dikasih kontras lagi: seorang Farisi yang kudus, lalu di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa, perempuan tidak baik.

Saya rasa tidak ada lagi keterangan tentang wanita berdosa kecuali dia ada di dalam kesalahan dalam seks, artinya wanita ini seorang wanita pelacur yang tidak baik. Karena sudah terkenal dosanya. Bukan terkenal kecantikannya, bukan terkenal kebaikannya, bukan terkenal karyanya - tapi terkenal dengan tingkah laku yang berdosa.   

Saudara lihat orang Farisi yang kudus, yang suci, puasa dua kali satu minggu, membawa perpuluhan ... dibandingkan dengan wanita yang terkenal berdosa. Jauh. Di tengah tengah dua orang inilah berdiri Yesus. Satu orang Farisi yang kaya ... bisa ngundang makan, terkenal hidup kudus; Satu perempuan yang berzinah perempuan, yang berdosa. 

7:37  ... Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.

Nampaknya wanita ini sudah dengar Yesus sudah agak lama. Kalau dikatakan dia mendengar Yesus sedang makan berarti secara tidak sengaja dia lewat rumah Simon ini ada rame-rame. Ada apa, ada apa? Ya, kota kecil. Yesus lagi makan. Maka dia lari ke rumah untuk ambil minyak atau dia sudah siapkan minyak ini. Datanglah dia. Dikatakan membawa sebuah buli-buli pualam. Jadi botolnya itu dari marmer. Dikatakan dulu, alabaster box. Botol dulu itu kaya box kaya kotak ... itu dari marmer.

Buli-buli selalu berbicara tentang hati kita. Apakah yang ada di dalam hati kita? Yang wangi, apa hal yang berbau busuk? Yesus dibawakan oleh perempuan ini justru sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Tapi yang membuat perempuan ini dikenal bukan karena minyak wanginya tapi karena tingkah lakunya di depan Yesus. Ayat 38

7:38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya,

Yang pertama, dia menangis. Nggak mungkin orang duduk menangis kalau nggak ada sebab. Saya yakin yang ditangisi oleh dia bukan Yesus; yang dia tangisi adalah dirinya sendiri. Yesus pernah berkata juga kepada beberapa orang, jangan menangis. Dia menangis. Menangis adalah gambaran hancur hati. Yesaya  

57:15 Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

Saudara mungkin tidak punya materi banyak, saudara mungkin tidak kaya. Berbahagialah kalau kita punya hati yang hancur karena ini adalah modal yang pertama. Di dalam Mazmur

34:19 TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Mungkin wanita ini hancur oleh karena kelakuannya sendiri, tingkah lakunya sendiri tapi dia datang kepada Yesus dengan hati yang rendah sehingga hatinya hancur. Di dalam Mazmur

51:18Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya.
51:19 Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kau pandang hina, ya Allah.

Mungkin saudara, orang hanya ngomong kasihan melihat saudara, mungkin orang hanya bersimpati secara luar, uh kasihan ... sambil manggut-manggut. Tetapi ketika kita hancur hati, Mazmur 51 bicara hancurnya hati dari Daud ketika dia berdosa. Sama dengan perempuan ini, dia menangis hancur hati karena dia tahu dia berdosa, dia bersalah, dia menangis.

Banyak orang tidak ngerti kenapa gereja pentakosta kalau sembahyang suka nangis-nangis. Saya bilang saya nggak suruh mereka nangis, kita nggak suruh orang itu nangis. Tapi kadang-kadang firman Allah menemplak hati kita, kadang-kadang firman Allah menemplak perbuatan kita, mengingatkan kesalahan kita dan kita tidak ada pilihan kecuali kita menangis, mengaku kepada Tuhan atas segala kekurangan kita. Lebih baik kita baca Yesaya 57 tadi    

57:15 Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

Saudara bisa bilang amin, haleluyah? Kita kembali kepada Lukas

7:38 Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya,

Yang kedua, ia berdiri tapi justru di belakang Yesus dekat kaki-Nya. Ini menandakan wanita ini rendah hati. Hanya orang yang hancur hatinya bisa mengerti apa itu rendah hati. Saudara lihat gambar di situ, saudara lihat itu perjamuan, itu orang itu bahasa Sundanya ngadapang, tiarap kalau makan. Biasanya mejanya itu kaya tapal kuda, melingkar begitu. Jadi orang masuk bawa makanan dari depan. Mungkin Yesus di tengah. Perempuan ini bisa bawa minyak itu di tengah dengan jalan pelayan tapi dia menempatkan diri lebih rendah dari pelayan. Pelayan masuk dari tengah kasih makanan ini tapi dia muter dari belakang ... ke tempat kaki Yesus.

Jadi kedua, kita lihat wanita ini mempunyai hati yang rendah. Dia tidak datang di depan tapi dia ke belakang. Tapi pada saat ini dia datang memilih justru kaki Yesus. Orang yang rendah hati dia akan memilih kaki Yesus Kaki Yesus tempat orang berdosa ... Kaki Yesus tempat orang berdosa ... Kaki Yesus tempat orang berdosa ... B'ri damai dan senang selamanya.

Nyanyian dulu itu sederhana tapi dalam artinya. Kita berdosa kita bersalah ... tempat yang tepat di kaki Yesus. Kita ada beban ... tempat yang tepat di kaki Yesus. Kita ada cita-cita ... tempat yang tepat di kaki Yesus. Itu kita memerlukan hati yang rendah. Dan wanita ini ...

... membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Saya gabungkan itu dengan istilah kata mencium. Kata mencium ini adalah gambaran dari persekutuan atau penyembahan. Yang dicium bukan kepala Yesus bukan pipi Yesus tapi yang dicium kaki Yesus. Lihat Yudas. Yudas mencium pipi Yesus tapi hatinya menyerahkan Yesus. Dia mencium kaki Yesus tapi hatinya berserah kepada Yesus. Beda ya.

Membuka rambutnya. Pada zaman dahulu orang gadis, begitu dia 17 tahun, tidak boleh menguraikan rambut, itu memang nggak baik. Tapi wanita ini memang sudah terkenal dia tidak baik dia nggak ada masalah, dia menguraikan rambut. Dia tidak masalah dengan opini orang, karena orang seluruhnya sudah tahu dia orang berdosa. Dia buka hatinya karena dia mau bersekutu, dia mau menyembah, mencium kaki Yesus, meminyaki kaki Yesus. Bisakah saudara memberi yang paling baik, yang paling wangi dari hidup saudara? Persembahkan di kaki Yesus. 

7:39 Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."

Nah, tingkah laku perempuan itu membuat semua orang Farisi ini menjadi syak karena sudah tahu bahwa Simon ini orang yang menomor satukan kekudusan. Jadi kemasukan perempuan yang tidak baik saja sudah rugi buat dia. Mungkin dia anggap dibawa sial ini, perempuan nggak baik masuk di rumah saya di pesta saya, saya nggak ngundang kok kenapa dia masuk. Membawa sial.   

Tapi saya ingin beritahu kepada saudara. Semua kesialan dibawa ke kaki Yesus, Yesus nggak menolak, semua apa yang tidak enak bawa di kaki Yesus. Dan ini syak. Syaknya bukan sama perempuan  tapi sama Yesus. Kalau begitu saya salah ngundang; saya kira Dia nabi. Kalau Dia nabi Dia tahu ceweknya model perempuan apa. Kalau Dia nabi Dia tahu dong ini perempuan tidak baik. 

7:40 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu."

Apapun yang terbisik di hati kita, Yesus itu tahu. Kita marah sama orang sudah disembunyikan, tapi kita tidak bisa sembunyikan dari Yesus. Nggak bisa sembunyi dari Tuhan. Apapun yang ada sama kita, kita nggak bisa sembunyi. Lalu dia panggil Simon. Ada yang hendak kukatakan kepadamu. Bayangin di tengah lagi makan, ada perempuan nangis tersedu-sedu. Dia panggil Simon: Simon, ada yang ingin Kukatakan. Mungkin Simon makan sebelah Yesus. Tapi Yesus berkata: Aku mau bicara. Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."

7:41 "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh. Jadi yang satu hutang 50, yang satu hutangnya 500 dinar ... yang ini  10 kali dari 50. Hutang.  
7:42 Karena mereka tidak sanggup membayar, - Yang 50 nggak bisa bayar, yang 500 nggak bisa bayar - maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"

Ini hutang yang banyak ini dihapuskan, apakah hutang yang 50 apakah hutang yang 500, dihapuskan. Di sini saya mau berhenti agak lama. Kebanyakan orang kristen yang terima Yesus datang dari golongan yang ini, 50. Tidak terlalu besar dosanya. Dia datang terima Yesus, oh Yesus terima. Selamat. Di sini problemnya. Ketika datang orang yang semua orang tahu berhutang 500, juga diampuni, ini nggak terima yang dibebaskan 50. Ini 10 kali lebih jahat dari saya, enak benar hutangnya 500 diampuni.

Nah, ini pikiran ada pada Simon. Kalau nabi, Dia tahu ini perempuan macam apa. Jadi secara orang Farisi, ini perempuan nggak bisa masuk hitungan. Kenapa sih datang-datang ke sini. Saudara ingat, yang nggak masuk hitungan orang, tetap diperhitungkan Tuhan. Saudara mungkin nggak masuk hitungan orang, dinilai sama orang saudara nggak masuk hitungan - tapi Yesus tetap menganggap saudara sebagai mana adanya. Dikatakan oleh Yesus, siapa di antara mereka yang akan lebih mengasihi orang yang mengampuni hutang ini?     

7:43 Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."

Ah, sekarang, kita mau gabung antara Simon ini dengan wanita yang berdosa ini. Saya bandingkan sekarang di dalam garis yang lebih jelas. Simon seorang Farisi, wanita satu penzinah. Begitu jauh berbeda. Yesus bilang sekarang, 

7:44 Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.

Kita memerlukan visi yang berubah. Kita seringkali visinya cuma sama Tuhan saja. Lupa bahwa kita ada di dunia ini melihat menolong yang berdosa. Lihat perempuan ini!  Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku. Ini yang hutang 50. Tetapi wanita ini, dia membasahi kaki-Ku dengan air mata. Yang hutang 500 dibebaskan dia kasih sama Yesus bukan air biasa ... dia kasih air mata. Engkau tidak mencium aku, ini yang 50, tapi yang hutang 500 tidak henti-hentinya dia mencium kaki-Ku. Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak ayat 46 ... yang 50, tapi yang hutang 500 meminyaki mengurapi dengan air mata dan dengan minyak. Terpukullah Simon dengan hal ini.

7:47 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."

Saya mau salin dalam bahasa inggris karena agak lain artinya: Itu sebabnya aku berkata kepadamu dosa-dosanya yang banyak itu sudah diampuni karena dia mengasihi banyak. Tetapi kepada siapa yang diampuni sedikit kasih merekapun akan sedikit.  

Jadi Yesus sekarang kasih tahu: Simon, kamu orang Farisi, kamu tokoh agama, tapi kamu punya kasih sedikit sekali. Tapi lihat perempuan ini, perempuan yang banyak dosanya dia diampuni, dia mengerti bahwa Tuhan sudah mengampuni dia dari dosanya yang banyak. Saudara ingat rasul Paulus? Berkali-kali dia bilang, aku inilah rasul yang tidak layak, aku rasul guguran, aku orang yang paling berdosa. Dia bekas pembunuh orang kristen, pembunuh Stefanus, kejar-kejar orang kristen.

Kalau kita datang kepada Yesus dan mengenal Yesus hanya dengan iman Simon, Yesus cuma ikut makan. Tapi kalau kita datang kepada Yesus seperti wanita ini, dia datang dengan air mata ... hancur hati, dia datang di belakang kaki-Nya ... rendah hati, dia datang dengan mencium kaki-Nya ... penuh penyembahan, yang terjadi apa? Datang firman Allah kepada perempuan ini: dosamu yang banyak sudah diampuni!

Jadi ingat, bahaya yang paling bahaya adalah kalau kita merasa kita kurang berdosa. Di hadapan Tuhan, hutang 50 hutang 500, tetap hutang, dan Tuhan ampuni semua. Pelajaran kedua, kita yang hutang kita dibebaskan, tidak boleh iri sama yang hutang besar dibebaskan. 

Dulu di Jakarta sementara kebaktian, ada satu ibu, menor sekali. Bibirnya merah, mata biru, kaya bendera Belanda. Menor. Begitu dia masuk di kebaktian kami di Tanah Abang waktu itu, ibu-ibu itu berbisik-bisik. Habis kebaktian ada satu ibu, bapak tahu nggak ibu yang tadi, yang menor? Nggak. Tahu nggak pekerjaannya apa? GM. Saya kira General Manager. Maksudnya Germo. Baru tahu. Dengan mata melotot, biasa kan kalau orang yang suka gosip. Seolah-olah dia berkata, dia bukan tempatnya di sini! Dan dia datang tiap selasa datang tiap selasa dia menangis dia bertobat dia terima baptisan air, anaknya dia kirim ke Cianjur untuk sekolah alkitab. Anaknya jadi hamba Tuhan dia sudah tidak lagi jadi GM. 

Nah, kita seringkali menilai orang menghakimi orang dengan hutang kita. Hutang kita cuma 50 dia 500. Waktu oom Rompas masih di Cianjur, pengerja, dia tidur di rumah mertuanya oom Rompas. Itu tidur di situ papa, mama. Bagian luar itu dibikinlah dari kelambu, oom Rompas tidur di sini, di seberang itu saya; dia pagi-pagi sudah berdoa. Saya masih SD waktu itu, saya dengar dia petik gitar. Pelan sekali. Isa Hu yang Ajaib ... Ku berhutanglah ... Kuberhutang jiwa .... Lagi s'lamatku ... 

Kita ini semua berhutang. Saya berdiri di atas, saudara di bawah bukan berarti saya lebih tinggi dari saudara. Kita semua setingkat sama berhutang. Tuhan itu membebaskan semua dosa kita dan mengampuni kita sebagai anak-Nya.  

7:48 Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."

Bahasa inggris: Dosa-dosamu telah diampuni.

7:49 Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"
7:50 Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

Nampaknya yang keempat, perempuan ini datang dengan iman. Dosamu sudah diampuni. Orang-orang yang duduk makan sama dia nanya dalam hatinya: Siapa ya Dia ini sampai berani-berani mengampuni dosa? Tuh, ngundang makan bukan berarti bisa ngerti Yesus. Banyak orang ngundang makan Yesus tapi nggak mengerti apa yang di hati Yesus. Demikian juga dengan kita.

Asal kita kenal Yesus 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, 10 tahun ... lalu kita anggap kita sudah mengerti Yesus - belum tentu! Belum tentu. Di Surabaya ada doktor teologi, dia mengajar di sekolah tinggi teologi, sakit keras. Dia orang batak. Sakit keras di rumah sakit. Akhirnya sembuh. Setelah sembuh dia mau pulang. Karena rumahnya tidak jauh dari rumah sakit, dia pulang naik beca. Tukang beca begitu jalan, sore-sore: Maaf ya pak? Ya, ada apa? Bapak sudah kenal Yesus belum? Sambil mengayuh becak. Dia pengen ketawa. Yesus, dia yang ngajar. Jadi dia pura-pura: Belum. Yesus itu, pak, Juru Selamat dunia, Dia mengampuni dosa manusia. Sambari tukang beca jalan, dia ngomong aja: Kalau bapak terima Yesus, bapak akan selamat. Ini dokter nangis, saudara. Akhirnya dia dibawa kepada Yesus. Dia bilang, saya mengajar tentang Yesus punya gelar doktor tapi baru kenal Yesus setelah diinjili oleh tukang beca. Sembari menangis dia.

Ngundang makan Yesus belum tentu mengerti. Siapa ya Orang ini sampai dosaku bisa diampuni. Ini membawa kepada kita pengertian: Kalau kita ada salah, kalau kita ada kekeliruan, jangan ragu - lekas lari kepada Yesus dan mengakui kesalahan-kesalahan kita. Tuhan yang setia akan mengampuni kita dari segala kesalahan-kesalahan.

Dia berkata, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat.

Jadi yang terakhir yang kelima, wanita ini diselamatkan oleh karena dia sudah datang kepada Yesus. Simon tidak diceritakan - apa dia selamat, apa tidak. Tapi wanita ini pulang dengan selamat. Saudara bisa pulang sebentar setelah berbuka puasa tapi renungkanlah apa saudara pulang dengan berkat firman Tuhan, apa saudara pulang tetap kosong; apa saudara pulang bersama dengan Yesus, apa saudara pulang tetap sendirian; apa saudara pulang dengan mujizat pertolongan dari pada Tuhan atau saudara pulang tidak dapat apa-apa. Saudara yang memutuskan.

Mari kita berdiri bersama-sama.        

-- o -- 

Rabu, 26 Januari 2005

KETIDAKPERCAYAAN

Selamat sore selamat berbakti lagi dalam nama Tuhan Yesus.

Lukas

8:1 Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,
8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
8:3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Dalam bahasa inggris, ayat kesatu berkata, sekarang terjadilah setelah Dia pergi melewati semua kota dan kampung mengkhotbahkan dan membawa kabar kesukaan dari Kerajaan Allah dan 12 belas murid bersama-sama dengan Dia.

Indah sekali cerita ini karena di dalam ayat ke-1 kita akan melihat bagaimana hatinya Kristus Tuhan dalam menyampaikan injil Tuhan. Dalam bahasa indonesia lama, saya baca, kemudian dari pada itu - ayat 1 -  maka Yesus menjalani seluruh negeri dan kampung serta memberitakan dan memasyhurkan kabar kesukaan dari hal Kerajaan Allah dan kedua belas murid itu ada bersama dengan-Nya. 

Di dalam ayat kesatu disebutkan memberitakan injil. Kita terlalu biasa dengar kata injil sampai kita lupa apa arti dari injil ini. Injil ini berarti kabar kesukaan atau kabar baik. Dalam bahasa Yunani dipakai kata evangelion atau euangelion. Penginjil disebutnya evangelist. Jadi kalau ada penginjil evangelist dia kerjaannya ngadu domba membawa ke sana ke sini bawa mulut, ngadu-ngadukan orang, dia bukan penginjil. Karena yang suka ngadu-ngadukan domba itu, dia setan.

Tapi seorang pemberita injil, seorang yang membawa injil, dia bawa kabar kesukaan. Lagu yang dulu itu nggak bisa ditandingi saudara Oh inilah kabar yang benar ... Yang engkau juga musti tau ... Yaitu dosaku sudah diampuni ... Oh puji Dia haleluyah. Kabar kesukaan dari kerajaan Allah. Kalau saudara bersuka karena ada kabar kesukaan ini, diberitakan oleh Yesus di kota-kota. Dalam bahasa inggris memang dipakai kata every city, kota. Tapi di dalam bahasa indonesia lama dipakai kata negeri.

Di Cianjur ini disebutnya negeri. Lalu dari desa ke desa. Yesus tidak merasa kecil untuk khotbah di tempat-tempat besar tapi dia tidak merasa besar untuk khotbah di kampung-kampung kecil. Karena dia punya tugas preaching, memberitakan dan membawa. Bahasa indonesia ayat 1 hanya mengatakan memberitakan. Bahasa inggris, memberitakan dan membawa.  

Memberitakan itu harus pakai mulut, preaching. Tapi kalau membawa, itu tidak memakai mulut tapi memakai kelakuan. Ada orang dia nggak berkhotbah tapi kalau orang melihat dia, hatinya bersuka cita. Jadi ada orang lain yang membawa khotbah, membawa firman. 

Pada Kisah Rasul 2, rasul Petrus itu berpidato khotbah, saking berkuasanya khotbah dia itu, satu kali khotbah 3.000 orang yang dengar semuanya nerima semuanya bertobat. Orang bersuka cita mendengar khotbah dia. Tetapi pada satu kali Petrus di penjara. Nah, waktu dia dipenjara, dibawa sama malaikat keluar dari penjara. Lalu dikasih Petrus jalan ke jemaat. Jemaat lagi sembayangin Petrus di penjara. Jadi jemaat di satu rumah mendoakan Petrus yang di penjara. Jadi ketika Petrus masuk ke sana, mereka senang. Petrus tidak khotbah, mereka senang. Bahkan ada yang berkata, ini bukan Petrus tapi malaikatnya, katanya.   

Jadi saudara bisa bawa kabar kesukaan dengan dua cara: dengan bersaksi dan dengan tingkah laku, dengan membawa, dibawa-bawa. Karena seperti kunang-kunang. Kunang-kunang itu dia kelihatan mulai bercahaya justru di rimba malam, dia bawa-bawa ini. Saudara, aneh ya, tidak pake batere tapi dia bisa bercahaya. Tuhan luar biasa. Dia terang dalam gelap, dia membawa-bawa terang itu; dia tidak ngomong tapi dia bawa-bawa. Karena seperti matahari dia tidak ngomong tapi ketika dia muncul ada terang.

Di dalam ayat 2, tiba-tiba kita membaca     
8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit - Bahasa inggris, roh-roh jahat dan kelemahan-kelemahan.

Roh-roh jahat itu berbeda dengan kelemahan. Marah dibalas perbuatan dia, roh jahat. Membantah nasehat orang tua, roh jahat. Berbuat tidak baik, itu roh jahat. Korupsi, roh jahat. Mencuri, roh jahat.

Tapi ada yang kedua, kelemahan. Dalam bahasa indonesia, berbagai penyakit. Jadi Tuhan bukan hanya mempengaruhi roh jahat yang ada di dalam tetapi penyakit yang diderita oleh tubuh.

Kesembuhan Ilahi itu tidak kekal. Orang bisa saja tidak sembuh sakitnya tapi masuk surga. Orang bisa sembuh sakitnya tapi masuk neraka. Bisa saja itu. Jadi kesembuhan bukan ukuran. Tetapi untuk memberitakan kabar kesukaan, Yesus memerlukan bukti bagi mereka, yaitu Dia memberikan pembebasan kepada orang-orang yang diikat dengan kelemahan tubuh. Kenapa? Orang sakit kan pasti lemah. Buktinya, saya rambut sudah rontok. Itu penyakit degenerasi, karena tidak mampu lagi.      

Jadi saudara, penyakit ini adalah demonstrasi Tuhan, Dia menyembuhkan kita. Mazmur

103:1 Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
103:2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
103:3 Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,

Dalam bahasa inggris, dikatakan, Dia yang mengampuni segala kejahatanmu dan yang menyembuhkan segala penyakitmu. Saudara lihat roh-roh jahat, Dia yang mengampuni segala kejahatanmu dan yang menyembuhkan segala penyakitmu. Jadi dikatakan, janganlah lupa segala kebaikan-Nya. Kalau saudara percaya kebaikan Tuhan, kebaikan Tuhan akan digambarkan dalam dua hal: Dia mengampuni segala kejahatan kita dan Dia menyembuhkan segala sakit kita. Ada haleluyah saudara?

Tetapi, kesembuhan itu tidak kekal. Kesembuhan badan bukan bukti seseorang itu diselamatkan. Saya kasih ilustrasi. Almarhum Wim Umboh, sutradara film Indonesia, dia punya istri itu Paula Rumokoy. Wim Umboh kanker, Paula Rumokoy kanker, dua-dua cerai. Wim Umboh didoakan oleh satu hamba Tuhan, sembuh dia. Bersaksi di Istora: Tuhan Yesus sudah menyembuhkan saya. Saudara yakin itu kesembuhan dari Tuhan, amin? Tetapi dia mati sebagai orang islam. Karena waktu dia kawin istri kedua, dia harus masuk islam.

Lihat. Kesembuhan tidak menjamin keselamatan. Istrinya, Paula Rumokoy, kanker juga. Dia kawin lagi sama orang islam tapi dia tetap kristen. Dia dibaptis di Cianjur. Saya yang baptis dia. Tidak lama sesudah dia dibaptis, kankernya kambuh dan dia meninggal. Dan dia meninggal di dalam Tuhan, mantan suaminya tinggal di luar Tuhan. Yang satu sembuh tapi terhilang, yang satu tidak sembuh tapi selamat.   

Jadi ukuran kita adalah keselamatan. Tetapi kebaikan Tuhan tidak hanya selamat saja, Dia yang mengampuni segala kejahatan kita dan yang menyembuhkan segala kelemahan, penyakit kita. Maaf saudara, saya bukan menyinggung pendeta-pendeta lain - tidak. Banyak sekali yang baik. Tetapi seringkali beberapa hamba Tuhan itu salah memperkenalkan Yesus kepada jemaat. Dia memperkenalkan Yesus: Kalau kamu tidak bertobat, kamu masuk neraka. Itu bukan injil, itu bukan kabar baik. Kalau kamu ingin masuk neraka, kalau kami tidak ini masuk nereka. Coba kita lihat kedatangan Yesus itu harusnya bagaimana. Yohanes  

3:15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Nah, banyak orang baca sampai di situ. Tapi masih ada ayat berikutnya. Yohanes

3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
3:19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."

Ayat 18 dengan jelas berkata, Yesus dikirimkan ke dunia bukan untuk menghakimi tapi untuk menyelamatkan. Melalui apa saudara? Percaya. Begitu kita percaya, kita diselamatkan. Ada dua pilihan: Anda boleh tidak percaya, saudara  dihukum; kalau kita percaya kepada Yesus dan menerima, saudara akan diselamatkan. Untuk yang selamat, menurut Mazmur 103, kita mempunyai hak disembuhkan.

Boleh saya katakan, bahwa Yesus saja tidak menyembuhkan semua orang. Ada pendeta yang bawa khotbah: Yesus menyembuhkan semua yang sakit, semua disembuhkan oleh Yesus. Saya nggak percaya, dia nggak baca alkitab. Kita buka Markus  

6:1 Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia.
6:2 Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
6:3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
6:4 Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."
6:5 Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
6:6 Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka.

Jadi yang bahaya itu roh tidak percaya. Bahwa kalau membawa persepuluhan diberkati - nggak percaya,  bahwa kalau sakit didoakan bisa sembuh - tidak percaya, bahwa kalau datang berdoa mendapat sejahtera - dia tidak percaya. Mungkin dia tidak ngomong tapi tindakannya tidak percaya. Bahwa kalau ingin berhasil bersama dengan Tuhan, hendaklah rajin baca alkitab dan doa - tidak percaya. Saya nggak percaya, dia nggak ngomong, tapi kelakuannya tidak melakukan itu. Bahwa kalau saudara dengan menabur kebaikan saudara akan menuai kebajikan - nggak percaya. Bahwa kalau saudara menabur dengan tiada lelah akan menabur pada waktunya - tidak percaya. Bahwa di surga Tuhan mempersiapkan rumah bagi kita - tidak percaya. Dia heran orang Yahudi bangsanya sendiri nggak percaya; Dia sampai heran saudara-Nya sendiri nggak percaya. Yohanes

7:5 Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya.

Lihat. Inilah problem di dunia sekarang - problem tidak percaya! Kalau seseorang tidak percaya, apapun dia tidak bisa percaya. Dikasih tahu tidak percaya. I Korintus

13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu ...

Tandanya seorang punya kasih, dia punya percaya; dia percaya segala sesuatu. Jadi bahaya kalau kita ke gereja ke gereja tapi tidak percaya. Galatia

5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
5:14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!"

6:8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Luar biasa, kasih dan iman itu selalu bekerja bersama-sama. Galatia

5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

Kristus berkata, kasih percaya segala sesuatu. Iman bisa bekerja kalau ada kasih. Jadi saudara itu saling mengisi. Iman dengan kasih itu seperti ember masuk ke sumur, air itu masuk ke ember. Kita di dalam Kristus, Kristus di dalam kita. Kenapa orang datang ke gereja? Karena dia beriman, dia mengasihi Tuhan, dia datang di kebaktian. Setelah dia datang di kebaktian, imannya ditumbuhkan. Dengan iman ini, dia bisa percaya melakukan kasih. Dengan kasih dia percaya akan segala sesuatu.

Jadi kita kembali lagi bahwa Tuhan sanggup menyembuhkan penyakit tapi Dia tidak bisa menyembuhkan semua kalau kita tidak percaya. Kalau kita tidak percaya Tuhan nggak bisa bikin mujizat. Ini obstacle halangan yang paling besar di antara orang kristen adalah ketidak-percayaan.

Orang yang malas kerja saja nggak mungkin dah dia bisa dapat berkat. Sama orang yang malas beriman malas percaya, dia nggak mungkin dapat berkat. Lukas 

8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,

Nah dalam bahasa nggris berbeda. Kalau dalam bahasa indonesia di atas ayat 2, roh-roh jahat, dibawahnya tujuh roh jahat. Sama. Dalam bahasa inggris di atas roh-roh jahat, tetapi di bawahnya adalah satan, setan. Jadi Maria Magdalena itu kerasukan 7 setan. Tujuh setan ada di dalam diri seorang wanita Maria Magdalena.

Alkitab tidak mengatakan Maria Magdalena seorang pelacur, tidak, tapi guru saya oom Brodland bilang, tapi kamu bisa bayangkan kalau tujuh setan ada di dalam satu wanita. Seorang suami yang diganggu oleh perempuan lain, istrinya suka ngomong, bantu doa oom, suami saya ini digondol kalong wewe. Itu istilah yang selama 30 tahun saya melayani pekerjaan Tuhan, itu yang kami terima.

Setan selalu memakai yang cantik yang indah untuk menjatuhkan kita. Setan sekarang pakai rok mini, setan sekarang ada roh jahat. Kerasukan satu setan aduh, ini sampai tujuh. Apakah ini jumlahnya tujuh apa artinya sempurna setan bekerja di dalam dirinya. Saya tidak tahu. Jadi alkitab katakan, dia dirasuk oleh tujuh setan. Saudara masih ingat orang gila di Gadara? Dirasuk 6.000 setan. Sampai 6.000 setan ini, kami adalah legion, legion itu 6.000. Satu orang diisi enam ribu setan, jahatnya seperti apa, rantai saja dilepaskan. Maka ketika disuruh pindah, dia pindah ke babi, babinya langsung masuk ke laut. 

Begitu saudara kasih kesempatan sama setan, setan bisa merobek-robek hidup saudara, keberhasilan saudara, rumah tangga saudara, toko saudara, usaha saudara, pekerjaan saudara, kesehatan saudara - diobrak-abrik sama setan. Adapun pencuri itu datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan tetapi Aku, kata Yesus, datang untuk memberikan hidup yang berkelimpahan kepada domba-domba-Ku.

Jadi saudara harus tahu bahwa Maria yang disebut Magadalena ini telah dibebaskan dari 7 roh jahat. Saya lebih senang orang pernah dirasuk setan tapi dibebaskan dari pada dia nggak kesetanan tapi nggak pernah bebas bebas.

Disebut Maria Magdalena karena dia dari kota Magdala, dari desa Magdala. Magdala ini saudara sekarang hanya tinggal reruntuhan saja, hanya tinggal puing-puing. Orang Yahudi itu pintar, dia cuma mau membangun yang bakal jadi dolar. Baitani tempat Maria Marta Lazarus ada, dibikin. Golgota tempat Yesus disalib, ada. Bethlehem tempat Yesus lahir, itu ada. Diberikannya Bethlehem kepada Palestina itu sudah menandakan orang Yahudi nggak menghargai Yesus. Tapi kuburan Daud dijaga ketat. Maka ketika kita melewati Magdala: inilah reruntuhannya Magdala, beberapa tembok saja, ... kotanya sudah nggak ada. Nama Magdala boleh hilang, orangnya Magdalena ... dialah penginjil pertama yang menceritakan kebangkitan Yesus.

Kita akan lihat maju ke depan. Yohanes

20:11 Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,
20:12 dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.
20:13 Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."
20:14 Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
20:15 Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
20:16 Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
20:17 Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
20:18 Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

Inilah mengapa saya memberikan PA pada hari rabu supaya pengetahuan saudara bertambah. Mungkin saudara pengenalan saudara kepada Yesus cuma Juru Selamat. Ada yang mengenalnya lebih jauh lagi, Dia juga Tabib di atas segala tabib. Juga saudara kenal Yesus sebagai Pemberi berkat, menjamin kehidupan. Ada yang mengenal Yesus sebagai Gembala yang baik, Sahabat di dalam kesusahan. Yang paling tinggi kita musti kenal Dia sebagai Tuhan. Kalau kita sudah kenal Dia sebagai Tuhan, Tuhan kan merintah nggak bisa dibantah. Tuhan merintah.

Di dalam buku Samuel, Dia yang membuat orang kaya, Dia membuat orang miskin; Dia yang menghidupkan Dia yang mematikan. Kirim Yesaya sama Hizkia: Hari ini kamu mati. Yesaya itu saudara, lempeng orangnya, nggak bisa pakai lemah lembut itu nggak bisa. Dia datang aja: Baginda, demikian firman Tuhan, hari ini Baginda akan mati. Sudah aja. Tapi langsung nangis ini Hizkia. Nangis. Lihat ke tembok: Tuhan, saya minta ampun; Tuhan, saya masih ingin hidup, Tuhan tolong. Yesaya baru di halaman istana, mau keluar, dipanggil lagi sama Tuhan: Balik lagi sama si Hizkia, kasih tahu umurnya ditambah 15 tahun. Dia menghidupkan dan mematikan.

Ingat perjamuan Kana. Yesus suruh apa saja kamu nurut. Yesus suruh pelayan: Isilah buyung-buyung ini dengan air. Itu dalam bahasa indonesia ditulis agak sangat keliru. Di situ ada tempayan yang berisi 2-3 buyung. Bahasa inggris, 30-40 galon. Kalau 30 galon, 120 liter. Berapa banyak air yang musti diisi sebelum dia jadi anggur? Nah, itu sebabnya saudara ikut PA karena berapa banyak air firman Allah yang harus kita isi di dalam buyung-buyung tempayan kita, hati kita yang kosong ... sampai nanti satu ketika Tuhan sudah lihat penuh, Dia rubah jadi anggur.

Ayat terakhir. Lukas

8:3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Di sana ada satu wanita disebut Yohana. Yohana ini istri Khuza. Khuza ini menteri keuangan, bendahara. Jadi Yohana ini mewakili wanita golongan VVIP, golongan orang yang terhormat. Yang kedua adalah Susana. Susana tidak disebut A, tidak disebut B karena dia wanita biasa. Yang ketiga justru Maria Magdalena, itu yang dikatakan dia ada 7 setan ini keluar, dia mewakili wanita yang paling rendah. Juga ada wanita-wanita lain yang tidak disebut rendah atau tinggi tetapi hanya disebut membelanjakan kekayaan mereka untuk rombongannya Yesus.

Kalau dinilai oleh masyarakat biasa, Maria Magdalena akan ditaruh paling bawah. Yang paling tinggi itu Yohana, VVIP. Tapi di mata Tuhan mah lain. Ini yang dipakai Tuhan, yang tidak ada gunanya. Tidak boleh di gereja ini ada jemaat yang bilang, saya tidak berguna. Semua kita berguna, semua kita ada gunanya Tuhan bisa pakai. Hanya gunanya lain. 

Dia yang mengampuni dosa dan kesalahan, Dia juga yang menyembuhkan saya. Kita berdiri. 

-- o --   

Rabu, 09 Februari 2005

PELITA

Selamat sore, selamat berbakti lagi dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Injil Lukas

8:16 "Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.
8:17 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
8:18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."

Mengajar kita tentang bagaimana menggunakan pelita. Tidak ada orang yang menyalakan pelita. Ada semacam pelita juga tetapi ada talinya, ... sehingga orang berjalan ditenteng. Di sana tidak ada orang yang menyalakan pelita. Pertama, pelita itu harus dinyalakan. Pelita tidak dinyalakan pada waktu siang tetapi pelita dinyalakan justru pada waktu malam. Dalam Roma pasalnya yang ke-13. Roma pasal 13, di sana kita melihat beberapa ayat yang menyatakan keadaan sekarang ini. Ayat ke-12,

13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!

Jadi, hari-hari ini adalah hari-hari yang gelap, hari-hari di mana kebenaran dihalai-balaikan, hari-hari dimana kita tidak tahu berjalan, tidak tahu tujuan kita hidup - kalau pelita tidak dinyalakan! Di dalam Matius pasal 25, di sana kita melihat cerita yang lain tentang pelita ini. Dikatakan di sana, saudaraku, mengenai lima perawan atau gadis.

25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
25:3 Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
25:4 sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
25:5 Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
25:7 Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.
25:9 Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.
25:10 Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.
25:11 Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!
25:12 Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.
25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

Dalam Matius 25, kita melihat bahwa ternyata gadis yang bijaksana maupun yang bodoh membawa pelita. Dan saudaraku, ada kata mereka tertidur, berarti ini terjadi pada waktu malam, terjadi pada saat pelita dinyalakan. Haruslah dinyalakan sekarang karena sudah larut malam.

Yang pandai itu, dia membawa pelitanya dan ada persiapan minyak, ditaruh di dalam buli-buli. Disiapkan, perlu, kurang. Tetapi yang bodoh, tidak ada minyak. Pelita ada. Tetapi ketika dikatakan, tidak ada seorangpun yang menyalakan pelita. Bodoh sekali kalau kita menyalakan pelita kalau tidak ada minyak. Maka tidak akan hidup di sana.

Saudara-saudara, di sinilah kita melihat bahwa sering kali kita keliru dan tidak mengerti bahwa sekarang adalah zaman yang gelap, di mana pelita harus dinyalakan. Inilah hari-hari di mana kita sebagai anak-anak Tuhan harus menyalakan pelita.

Dikatakan - kembali kepada Lukas 8 -, tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupnya dengan tempayan. Bahasa Inggris, with a vessel, dengan sebuah penutup, tempayan. Dalam bahasa Inggris yang lain dikatakan dengan gantang. Gantang itu tempat orang menaruh gandum atau beras. Tidak mungkin orang menaruh pelita, lalu ditaruh di bawah rantang. Bagaimana pelita itu akan menerangkan, menerangi keadaan sekitar kalau tertutup dengan tempat beras.

Nah, salah satu sebab mengapa orang kristen tidak menjadi terang adalah dia terang, dia sudah menyalakan pelitanya. Tetapi sayang, dia taruh di bawah gantang. Kalau dikatakan ditaruh di bawah gantang, gantang dibalik sekarang, ditaruh di bawah gantang. Artinya yang pertama, gantang itu kosong, nggak ada isinya; tidak ada gandumnya, tidak ada berasnya. Kalau ditaruh di bawah gantang, arti yang kedua, gantang lebih tinggi dari pelita.

Kenapa orang kristen tidak bercahaya? Dia sudah menyala, tapi dia taruh gantang - ekonomi - lebih tinggi dari pelita. Ekonomi lebih tinggi dari cahaya Kristus. Dia sudah terang, tapi orang nggak bisa lihat dia. Karena kalau orang lihat dia, yang mereka lihat adalah seorang yang sedang sibuk dengan bisnis. Yang kelihatannya hanya gantang yang kelihatan. Mereka tidak tahu bahwa di dalam gantang itu ada pelita. Memang bukan tempatnya.

Tadi yang pertama saya katakan, kalau orang menutup pelita dengan gantang, itu gantang pasti kosong. Demikian juga dengan orang kristen yang tidak terang itu karena kosong hatinya, kosong isinya, tidak ada sesuatu yang bisa menjadi berkat, tidak ada makanan di dalam hidupnya. Kita lihat ayatnya yang ke-16,

8:16 "Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur,

Sami mawon. Pada zaman dahulu orang, saudara-saudara, tidur ada tempat tidurnya. Ada tempat tidur, sangat sederhana. Tidak mungkin orang memasang pelita lalu di taruh di bawah kolong tempat tidur. Dan tempat tidur selalu bicara tentang perkawinan, tentang kehidupan nikah, tentang kehidupan seksual. Banyak anak Tuhan tidak menyala, tidak terang karena tertutup dengan hal-hal seksual. Jadi hal-hal perkawinan lebih tinggi dari pada terang. Terang ditaruh di bawah. Perkawinan, urusan rumah tangga, urusan seksual ditaruh lebih tinggi. Di dalam Ibrani 13, di sana Rasul Paulus menuliskan ayatnya yang ke-4,

13:4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

Jadi tempat tidur disini adalah perkawinan, harus dimuliakan, harus dihormati. Sebab perkawinan bukanlah suatu yang bisa dipakai mainan. Kalau saya tidak mencintai istri saya, saya menghina Tuhan Yesus Kristus. Kalau istri tidak tunduk kepada suami, istri itu menghina kepada Tuhan Yesus, yang memberi perintah, hai istri, tunduklah kepada suami. Hai suami, kasihilah istrimu. Jadi menikah boleh-boleh saja karena disuruh oleh Tuhan. Seorang laki-kali akan meninggalkan orang tuanya dan bersatu dengan istrinya dan mereka akan menjadi satu. Dua menjadi satu.

Ketika seorang menikah, satu pribadi mengajak satu pribadi yang lain berarti dua pribadi, dua pikiran, dua kehendak, dua kemauan, itu dijadikan satu. Itu sebabnya, hormatilah perkawinan, hormatilah nikah yang kudus. Karena ini dihormati oleh Tuhan.

Alkitab kita diawali oleh sebuah pernikahan, Adam dan Hawa. Diakhiri oleh sebuah pernikahan, Yesus dan gereja. Injil Matius, Perjanjian Baru, diawali dengan pernikahan, Yusuf dan Maria. Perjanjian Lama diakhiri dengan pernikahan, di mana bapa kembali kepada anaknya, anak kepada bapa.

Jadi ada dua hal yang menghalangi terang ini tidak menyala. Yang pertama ekonomi, yang kedua soal perkawinan. Di dalam Injil Matius, saya buka pasal 22 atau 23, ada seorang raja mengadakan pesta kawin. Lalu, saudara-saudaraku, dia undang banyak orang. Dan ada tiga kelompok yang tidak bisa menerima undangan itu, memenuhi undangan itu. Salah satunya adalah alasannya, kami baru kawin, kami baru menikah. Jadi kami tidak bisa datang. Harap dimaafkan. Berapa banyak kebaktian diabaikan, disepelekan oleh karena dua hal ini. Kekayaan dan perkawinan. Ekonomi dan perkawinan. Tetapi puji Tuhan, kita kembali kepada Lukas pasal 8.

8:16 "Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.

Ada ayat yang mirip sama, dalam Injil Matius

5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

Semua orang di dalam rumahnya. Jadi pelita, saudara-saudara, itu diumpamakan bagi kita sekalian. Sebab ayat 16 berkata,

5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.

Jadi pelita ini adalah diri kita sendiri yang harus menyala-nyala, kepada Kristus. Roma 12. Di dalam Roma pasal 12, di sana kita melihat beberapa ayat dari Rasul Paulus. Sekali lagi dia berbicara. Ayatnya yang 11,

12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Hendaklah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Kita membaca apa yang dikatakan ayat ini dalam salinan lama: Maka di dalam usaha jangan lengai, hendaklah bersungguh-sungguh di dalam roh beribadah kepada Tuhan. Jadi bernyala-nyala ada hubungan dengan bersungguh-sungguh di dalam melayani Tuhan. Menyala, rohmu menyala, diri kita menyala, semangat yang berkobar-kobar, menyala ya. Efesus pasalnya yang ke-5. Dalam Efesus pasalnya yang ke 5, di sana Rasul Paulus juga menuliskan beberapa kata mengenai menjadi terang ini, yaitu Efesus

5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
5:3. Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.
5:4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.
5:5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
5:6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.
5:7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang - Jadi yang dimaksud pelita di sini adalah kita. Kamu adalah terang - di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,

Tadi saya katakan, saudara, bahwa ada yang menyimpan minyak persediaan di buli-buli. Sekarang, apakah artinya minyak? Dan apakah artinya api? Ada yang berkata, api itu Roh Kudus. Kalau api itu Roh Kudus, minyak itu apa? Saya mau berikan pengertian yang agak lain. Minyak itu Roh Kudus, api itu adalah kasih. Karena buah Roh adalah kasih. Hasil dari Roh adalah kasih.

Kenapa kasih kita tidak menyala kepada Tuhan? Karena tidak ada Roh Kudus. Menyala sebentar, padam. Karena hati tidak mempunyai reserve Roh Kudus. Roh Kudus, saudara-saudara, bukanlah pengalaman sekali untuk seterusnya. Nggak. Apa saudara makan sekali untuk selamanya? Hidup tidak. Tiap hari kita perlu makanan. Karena dari makanan akan ada power, akan ada tenaga untuk kita hidup. Demikian juga dengan Roh Kudus.

Roh Kudus kita perlukan setiap hari. Roh Kudus kuperlu Engkau tiap hari ... Roh Kudus peganglah tanganku. Kita perlu Roh Kudus tiap hari, supaya kasih kita menyala. Kalau kasih kita menyala, tidak usah ketuk pintu, mempelai datang dibukakan pintu. Karena Dia bisa lihat, ada terang. Pintu belum dibukakan juga, lihat bawah, sudah kelihatan ada terang. Oh, ini anak terang yang datang. Dibukakan pintu. Tetapi kalau kita ketuk pintu, pelita kita padam. Yang di dalam rumah tidak mau buka, itu siapa yang di luar? Karena Tuhan adalah terang. Dia hanya mengenal orang kristen di dalam terang. I Yohanes

1:5 Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.
1:6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan - gadis yang bodoh -, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.
1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang - gadis yang pandai - sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Saya punya pengalaman, sudah ratusan kali saya melihat, orang yang terang senang bergaul dengan orang yang terang. Gurame kumpul sama gurame, tawes sama tawes, lele sama lele, beureunyit sama beureunyit, ikan mas sama ikan mas. Jarang saya melihat gurame berjalan, bergaul dengan ikan koki. Atau lele berjalan bersama-sama dengan ikan lohan. Lohan dengan lohan, lele dengan lele, gurame sama gurame. Anak terang sama anak terang. Dia nggak bisa cocok sama gelap. Saudara mau menyalakan pelita saudara? Nyalakan. Kembali kepada Injil Lukas. Lukas 

8:17 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.

Bahasa Inggris dikatakan tidak ada rahasia yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan diketahui dan datang kepada terang. Jadi kalau kita sudah kristen masih ngebohong ...

Dalam Mazmur 139, Raja Daud mengakui ini dengan jelas di hadapan Tuhan. Mazmur

139:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku;
139:2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.
139:3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi.
139:4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.
139:5 Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku.
139:6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.
139:7. Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
139:8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
139:9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
139:10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
139:11 Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,"
139:12 maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.

Jadi nggak bisa sembunyi. Kenapa Irak itu kalahnya cepat sama Amerika? Karena Amerika perangnya waktu malam. Waktu malam di Irak, itu di Amerika itu waktu siang. Jadi nggak ada ngantuknya ini tentara. Lalu tentara Amerika memakai satu senjata atau kacamata yang bisa lihat di malam yang gelap. Dia pakai infra red. Jadi orangnya nggak lihat apa-apa, tapi infra rednya bisa lihat orang itu. Kita nggak bisa lihat, kita di awasi. Tapi Tuhan mengawasi kita. Tuhan mengawasi kita. Maka orang Irak, enak aja malam-malam jalan. Ditembak dengan sniper tanpa bunyi yang redam suara. Waktu siang mereka sudah kecapaian, karena malam ditembak-tembakin. Kembali lagi kita melihat bahwa kita tidak bisa merahasiakan sesuatu dari Tuhan. Ingat, perempuan Samaria, saudara.

Yesus bilang, panggil suamimu. Hamba belum punya suami, hamba tidak bersuami. Betul, kamu itu tidak bersuami. Yang lima sudah jadi suamimu. Sekarang yang keenam kan belum? Yunus kira dia sembunyi di bawah kapal, dia bisa sembunyi dari Tuhan. Yang lebih dalam dari itu, Aku kirim ikan, ditelan sama perut ikan, dibawa ke dasar laut. Kita kembali kepada Lukas 

8:17Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.
8:18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."

Saya teringat, saudara-saudaraku, yaitu mengenai yang mempunyai dan tidak mempunyai. Dalam Matius 25, saudara baca di rumah, ada perumpamaan seorang tuan membagikan talenta kepada tiga orang. Yang satu dikasih lima, yang satu dikasih dua, yang satu dikasih satu. Pergilah tuan itu ke luar negeri.

Yang lima ini mengerjakan talentanya. Dia untung lima, jadi sepuluh, ... 100%. Yang kedua, dia kerjakan dapat dua, jadi empat. Memang lebih kecil dari sepuluh, tapi persentase tetap 100%. Tapi yang punya satu, dia tidak kerjakan. Dia tidak dapat untung apa-apa. Dia taruh yang satu itu di dalam tanah. Supaya tidak kelihatan sama Tuhan. Karena katanya yang satu, saya tidak kerjakan karena tuan orang yang kejam. Kalau kamu tidak mau kerjakan, ... orang yang jalankan uang, dia ada bunganya. Kenapa kamu taruh di kolong? Kenapa kamu taruh di bawah tanah, di dalam tanah?

Maka dia marah, ini hamba diperintahkan dilempar ke dalam kegelapan. Tapi ini yang satu ini dikasih kepada yang sepuluh sehingga yang sepuluh itu jadi sebelas. Ini hebatnya talenta. Kalau saudara setia mengerjakan talenta saudara, bonusnya dari Tuhan lebih dari 100%. Sudah dikasih 100% masih ada lebihnya.

Kenapa kita tidak mendapatkan yang berkat dari pada Tuhan? Mungkin kita sudah sembunyikan. Kalau pelita ditaruh di bawah gantang, di bawah tempat tidur, kalau talenta ditaruh di bawah tanah. Sama. Di manapun kamu pergi, Aku bisa lihat. Di manapun kamu tinggal, Aku bisa lihat. Ingat Yesus, setelah kebangkitan, Dia masih bisa ke ruangan. Murid-muridnya sudah tutup semua pintu karena takut sama orang Yahudi. Orang Yahudi nggak bisa lihat, tapi Yesus mah masuk saja ke ruangan. Masuk saja lewat tembok. Nggak usah pakai tutup-tutup kaya David Copperfield. Dia mah langsung saja bisa masuk.

Jadi tidak ada jalan yang tertutup untuk Tuhan. Di manapun saudara berada. Umpamanya saudara di penjara, oleh segala macam penjara - penjara ketakutan, penjara kekuatiran, penjara ketidak percayaan, ... Yesus bisa masuk langsung ke dalam hati saudara. Dan Dia mau menerima saudara. Nggak usah ketuk pintu. Asal saudara terang, asal nyala hidup saudara terang, Dia gampang ditemui. Sekian renungan firman Allah. Kita berdiri bersama-sama.

 -- o --   

 _________________________ 

 

(Kembali ke Halaman Utama)

_________________________