KHOTBAH RABU MEI - JUNI 2009

Gereja Pentakosta di Indonesia - Cianjur

Jalan Hasyim Asyari 75, Cianjur 43214. Tel (62-263) 261161 - Indonesia

Rabu, 13 Mei 2009

JANGAN MENYEMBAH PATUNG

Lukas

24:1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.
24:2 Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,
24:3 dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus.
24:4 Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan.
24:5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?
24:6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,
24:7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."
24:8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.
24:9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.
24:10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.
24:11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.
24:12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.

Seperti kita sudah dengar minggu yang lalu, bagaimana Yesus bangkit pada dini hari, hari pertama dari minggu itu, yaitu hari minggu. Pada hari pertama, mungkin itu sekitar jam 3 jam 4.

24:1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.

Ada satu keanehan di sini ayat ini. Saudara bisa temukan nggak anehnya di mana? Di dalam ayat kedua,

24:2 Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu.

Jadi bagaimana bisa terguling karena sudah dipaten? Orang listrik itu suka pasang segel. Kenapa masih mau bawa rempah-rempah? Karena rempah-rempah sudah cukup banyak, 50 kilogram rempah-rempah yang dibawa oleh Nikodemus dan Yusuf Arimatea itu sudah bikin tenggelam Yesus dengan rempah-rempah. Rempah-rempah tidak pernah ditaruh di luar kuburan, di taruh di dalam kubur. Kuburnya terkunci. Kuburnya sudah disegel. Paten. Makanya aneh nih ayat, orang masih mau bawa rempah-rempah, mau ditaruh di mana itu rempah-rempah? Buat apa itu rempah-rempah? Kalau bunga masih kita masuk akal, taruh di luarpun masih mengerti. Tapi rempah-rempah? Untuk mengerti ini kita akan membuka dulu injil Lukas 

 

10:38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.

10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,

10:40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."

10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,

10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Ayat 42 ini ada hubungan dengan ayat 39. Ayat 39, perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya. Nah, kita mulai merenungkan, perkataan apa yang dikatakan oleh Yesus kepada Maria? Karena Alkitab tidak menulis Dia bicara apa. Kita buka dalam Yohanes 12, di sana kita melihat

12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

12:4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:

12:5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"

12:6 Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.

12:7 Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.

 

Jadi apa yang Yesus katakan kepada Maria dalam Lukas 10, kemungkinan besar - tapi pribadi saya yakin - Yesus bercerita tentang kematian dan kebangkitan-Nya. Karena itulah Maria membawa minyak narwastu setengah kati dan dia menyiram di kaki Yesus, diseka dengan rambutnya. Karena dia sudah tahu. Karena Yesus memberitahu dia ketika dia duduk di kaki Tuhan.

 

Seringkali saudara tidak percaya ini. Sering Tuhan memberi tahu kepada kita kalau kita tahu duduk di kaki Tuhan. Kalau kita kembali kepada Lukas 24, kita mengerti sekarang:   

24:1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.  

Rempah-rempah itu disediakan untuk orang mati. Kemungkinan mereka sudah menyediakannya 3 hari lagi ketika Nikodemus membawa 50 kati rempah-rempah dengan Yusuf Arimatea. Badan Yesus kurang lebih 75 kilo, rempah-rempah 50 kilo, dengan dua orang saja dia kirimkan mayat Yesus. Pada saat yang sama kemungkinan itu di dalam ayat ke satu ini tidak ada itu ada mereka pergi dengan wanita-wanita lain. Bahkan di dalam bahasa asli, wanita-wanita lain yang tertentu. Jadi bukan wanita biasa, wanita-wanita yang tinggi pangkatnya, wanita-wanita tertentu. Lukas  

8:1 Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,

8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,

8:3 Yohana isteri Khuza - Ini yang disebut wanita tertentu - , bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

 

Jadi ini seperti ada maksud menghilangkan jasa perempuan. Ayat satu tidak ada kata wanita. Di dalam bahasa Inggris dengan jelas dikatakan, certain other women with them.

 

Makanya antara ayat kesatu dan ayat kedua di dalam Alkitab saya itu ada celah kosong. Sepertinya dihilangkan. Tapi ini yang terjadi. Dalam ayat kesatu, certain other women with them.

 

Cukup itu rempah-rempah di dalam kuburan, mereka ingin taruh di depan kuburan. Sekali lagi saya katakan, seperti minggu lalu bahwa itu lahir dari kecintaan mereka kepada Yesus. Ayat kedua,


24:2 Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,

 

Seperti saya katakan, pintu kubur itu ada relnya. Masuk ke dalam kuburan itu, sebelah kanan tempat dipan, dipannya dari batu. Di depan pintu, batu besar. Kalau digelindingkan dia menutup pintu, digelindingkan dia terbuka pintu. Dulu batu itu besar.  

 

24:3 dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus.

 

Dalam Yohanes 4, Yohanes berkata, Allah itu Roh adanya. Barang siapa yang menyembah Dia haruslah menyembah di dalam roh dan kebenaran. Tapi wanita-wanita ini mereka mencari badan, mayat Yesus. Tidak ada. Gereja katolik mulai membuat patung sehingga orang itu bisa lihat patung. Patung Yesus patung Maria. Begitu disembah, di situ salah. Karena Allah itu roh adanya.

 

Gereja Yunani Ortodoks tidak boleh bikin patung tapi mereka menggambar. Gambar Maria, gambar Yesus, gambar murid-murid Yesus ditempel dan disembah. Salah juga karena Allah kita adalah Roh adanya. Jutaan orang katolik kalau pergi ke Roma, maka di Vatikan itu 12 rasul itu berdiri ... patungnya itu berdiri di Vatikan itu. 12 patung. Tinggi-tinggi. Keliru, salah. Allah yang kita sembah adalah Roh adanya. Haleluyah? Dalam I Timotius

  

6:15 yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.

6:16 Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.

 

Bagaimana kita mau membuat patung dari sesuatu yang kita tidak bisa lihat? Jadi kita gereja pantekosta, kita dilarang keras. Bukan dilarang ... dilarang keras, membuat patung. Itu jelas. Keluaran

   

20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:

20:2 "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.

20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

 

Orang katolik berlutut dahulu baru masuk gereja. Apa kata firman Allah? Jangan sujud menyembah kepada patung. Maka kalau kita kembali kepada Lukas 24, wanita ini sudah keliru mencari mayat.


24:4 Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan.

 

Saya mau tanya saudara, kalau tiba-tiba saudara sedang termangu-mangu tiba-tiba ada dua orang malaikat berjubah yang berkilau-kilauan, saya mau tanya, reaksi saudara apa? Kalau nggak ngompol.

 

Dua orang. Dua adalah angka jamak terkecil. Dua adalah angka dua kesaksian. Matius 

 

18:15 "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.

18:16 Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.

 

18:19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.

18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

 

Dua adalah angka jamak terkecil karena menunjuk kepada Adam dan Hawa di Taman Eden pada kali yang pertama. Jadi Tuhan itu menciptakan manusia itu bukan satu. Bukan satu Adam. Sebab dari dalam Adam itu ditariklah tulang rusuk, bikin Hawa. Jadi Tuhan ciptakan manusia itu sepasang. Satu di dalam dua, dua di dalam satu.

 

Banyak orang bingung dengan Trinitas. Kita pakai saja dulu Adam. Hawa itu ada di dalam Adam. Diambil rusuknya dijadikan Hawa. Begitu sadar, Adam bilang: Ini daging dari dagingku dan tulang dari tulangku. Maka dia tunjuk pada dua yang pertama itu dua ... Adam dan Hawa. Kalau saudara lihat, semuanya dirangkaikan berdua-dua: Adam dan Hawa. Kain dan Habel. Rut dan Orpa. Anak yang baik dan anak yang tidak baik. Anak terhilang dan anak yang sulung. Dua-dua-dua. Kalau kita membaca Kisah Rasul, kita lihat pasangan berdua-dua ini, 

 

1:13 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.

 

Semuanya sepasang-sepasang. Karena kalau yang seorang jatuh yang satu orang bisa angkat. Yang seorang dingin yang seorang bisa menghangatkan. Dua. Dua itu adalah angka kesaksian. Kita kembali kepada Lukas.

 

24:4 Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan.

 

Two men. Malaikat itu laki-laki atau perempuan? Laki-laki. Jadi malaikat itu lelaki saudara. Tapi kita salah. Kita kasih nama anak kita yang perempuan Angel. Dari mana perempuan itu? Kan perempuan datangnya dari Adam diambil. Nggak mungkin malaikat perempuan. Malaikat itu dipakai kata he, laki-laki. Salah satu nama malaikat itu Michael tapi kita kasih nama anak kita Michelle. Perempuan, karena itu nama lelaki.

 

24:5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?

 

Kata Dia itu tidak ada dalam salinan asli. Jadi mustinya: Mengapa kamu mencari yang hidup di antara yang mati? Yohanes

 

6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

 

10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

 

3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

 

Mulai dari yang paling rendah. Hidup itu dalam bahasa Yunani yang paling rendah adalah bios. Naik setingkat lebih tinggi adalah psuche. Lebih tinggi dari psuche itu pneuma. Dan paling tinggi adalah zoe. Bios ini hidup, ini juga hidup, ini juga hidup, ini juga hidup. Tetapi keempat kata ini sangat berbeda.

 

Bios itu sama dengan biologi, tumbuh-tumbuhan. Saudara tanam jagung, dia tumbuh hidup tapi dia tidak punya rasa sakit. Saudara petik jagung beset kulit jagung, bacok kelapa, nggak pernah ngomong sakit ... sebab tidak ada psuche. Dari kata bios datang gambar hidup, kata bioskop. Filmnya mati tapi harus dihidupkan, dijalankan. Kayu. Itu dari tumbuhan yang sudah tumbuh tua, ditebang digergaji dibikin mimbar kayu. Saudara pukul, dia tidak menjerit karena tidak punya psuche, tidak punya nyawa. 

 

Yang kedua ini binatang, setingkat lebih tinggi dari tumbuhan, itu binatang. Binatang punya nyawa. Kalau saudara tendang anjing, salah satu menjerit, kalau nggak saudara dia juga menjerit, dia mulai gigit saudara. Karena dia ada nyawa. Tapi dia tidak punya roh.

 

Yang punya roh itu kita manusia. Maka saya itu tidak bisa terima orang budha bilang, kalau mati tidak bisa mencapai nirwana ... inkarnasi jadi bebek. Masa sudah punya pneuma jadi psuche lagi, jadi bebek. Bebek kalau belum juga sempurna dipotong dia jadi bangkong. Dia inkarnasi lagi jadi beurit ... tikus. Nggak bisa terima saya.

 

Nah, pneuma ini hidup juga roh kita, ini yang kita tidak akan mati-mati. Apa di sorga apa di neraka roh itu nggak akan mati. Badan boleh tua, badan boleh mati tapi roh kita tidak akan mati-mati.   

 

Hidup yang Yesus tawarkan itu yang tertinggi ... zoe. Di dalam Dia, di dalam Yesus, ada zoe ada hidup. Yohanes 1. 

 

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.

 

Dua malaikat itu bilang: Kenapa kamu cari yang hidup?; dia bicara Yesus. Karena Yesus itu hidup. Di dalam Yesus ada hidup. Dan Sang Hidup itu tidak bisa dikubur. Hanya 3 hari 3 malam. Kematian tidak bisa menang. Sang Hidup ini. Bangkit Dia: Mengapa kamu cari yang hidup di tengah orang mati? Dia Sang Hidup kok.

 

Nah, yang saudara sedang belajar, kalau dengar firman Allah kenapa saudara terhibur, mendengar Firman Allah kenapa saudara dikuatkan, dengar firman Allah kenapa saudara dapat pencerahan? Itu bukan pneuma, bukan. Zoe itu. Yang merubah saudara sampai saudara bisa bersaksi, sampai saudara bisa berkata, saya mengalami Tuhan, saya diselamatkan, saya rasa damai - itu zoe! Yang bikin saudara datang ke gereja, siapa yang suruh saudara datang ke gereja, kalau bukan zoe yang menarik saudara? Lukas

 

24:5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati?

24:6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,

 

Mengapa kamu mencari yang hidup, di antara yang mati?

 

Ini ada garis pemisah antara hidup dan mati. Saudara mencari yang hidup ini di sini nggak ketemu. Ulangan   

 

30:15 Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,

30:16 karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.

30:17 Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya,

30:18 maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.

30:19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

30:20 dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka."

 

Jadi dalam hidup ini ada keluarganya: Hidup, berkat, keberuntungan, damai - di sini semua. Mengapa kamu cari ini di sini - kematian, binasa, rugi, susah? Dengar firman Allah, ini. Sampai di sini firman Tuhan.  

-- o --   

Rabu, 03 Juni 2009

INGATLAH

Lukas

24:6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,

24:7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga."

24:8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.

24:9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

24:10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.

24:11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.

24:12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.

 

Kita awali dari ayat ke-6.

 

24:6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,

 

Kehidupan Tuhan Yesus itu terdiri dari 3 kehidupan yang pokok, pengalaman yang pokok. Yang pertama adalah salib, Dia mati di salib. Yang kedua, Dia dikubur di dalam kuburan. Kemudian yang ketiga, Dia bangkit pada hari ketiga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Kehidupan kita orang kristen pun harus terjadi dari 3 pengalaman, yaitu kita bertobat, dan kedua kita dibaptis, dan ketiga ... kita dipenuhkan dengan Roh Kudus, penuh dengan Roh Kudus.

 

Ini yang disebut gereja adalah mereka yang mengalami 3 pengalaman ini. Sebab Yesus sudah mengalami: Dia mati disalib dan dikubur lalu Dia bangkit. Yang kita sedang baca ceritanya mengenai kebangkitan Dia. Tapi bagaimana Dia akan bangkit kalau Dia tidak mati? Bagaimana dikubur kalau Dia tidak mati dulu? Jadi mati disalib, dikubur lalu bangkit pada hari ketiga. Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita harus pertama bertobat, dibaptis, baru kita menikmati pemberian atau karunia Roh Kudus. Kisah Rasul  

 

2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 

 

Disalib, dikubur, bangkit pada hari ketiga itu teorinya tetapi pengalamannya adalah bertobat dibaptis dan penuh dengan Roh Kudus. 

 

Saudara tidak boleh asing dengan Roh Kudus karena Roh Kudus menggambarkan kebangkitan Tuhan. Kembali kepada Lukas

 

24:6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,

24:8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.

 

Perhatikan kata 'ingat'. Apa artinya, saudara? Mereka lupa perkataan Tuhan. Itu sebabnya seringkali kita sudah jadi anak Tuhan, sudah jadi orang kristen, kita lupa bahwa Tuhan itu memperhatikan bahkan mempedulikan kita. Kita lupa bahwa Tuhan itu mati bagi dosa-dosa kita. Bahkan ketika kita masih di dalam dosa, Dia sudah mati bagi kita. Ini yang saudara mungkin tidak masuk akal kalau kita mau pakai dengan cara berpikir kita. Efesus   

 

2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. - Ini untuk orang hidup tapi di hadapan Tuhan kita mati karena dosa kita -

2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.

2:4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,

2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita - oleh kasih karunia kamu diselamatkan -

 

Jadi kita jadi orang kristen bukan karena kita orang baik bukan karena jasa kita, ... tidak. Kita semua orang berdosa, kita diselamatkan oleh kasih karunia anugerah Allah.

 

Hari minggu saya 4 kali khotbah di GPPS, gereja pendeta Ishak Leo, meninggal pada usia 98 tahun. Dia meninggal tidak sakit, habis makan pagi dia duduk nyanyi-nyanyi dan dengan nyanyi-nyanyi dia pulang. Hebat, masih sehat 98 tahun. Sekarang 4 pendeta menggembalakannya, satu tim. Kebaktian pertama subuh jam 6 paling penuh. Kebaktian kedua disalin ke bahasa Mandarin. 1 Mei mereka adakan doa rantai ... 24 jam satu hari, 7 hari satu minggu, 365 hari satu tahun.

 

Tidak berhenti, doa terus. Bagaimana caranya? Namanya Menara Doa. Adanya di tingkat kelima gereja. Ada penjaga menara disebutnya, terdiri dari 4 atau 3 jemaat yang berdoa setiap 4 jam. Mulai dari jam 12 malam sampai jam 4 subuh. Diganti dengan penjaga menara yang lain, dari jam 4 sampai jam 8 pagi. Ganti lagi penajga menara lain, jam 8 pagi sampai jam 12 siang. Ganti lagi jam 12 sampai jam 4 sore, jam 4 sampai jam 8, jam 8 sampai jam 12. Terus begitu.

 

Itu penjaga menara tidak boleh kosong, harus ada. Tapi jemaat boleh sembahyang, boleh 5 menit, boleh 10 menit, boleh 1 jam, boleh 2 jam, boleh pagi, boleh siang, boleh malam, masuk dalam doa, keluar lagi ... begitu bebas. Jadi mereka setingkat lebih tinggi dari kita dalam hal doa. 24 jam. Saya diajak ke menaranya dan saya lihat ke dalam ada 4 orang penjaga menara. Tidak boleh doa untuk keluarga untuk rumah tangga, kita nggak boleh. Harus berdoanya untuk negara, untuk gereja dan untuk jemaat. Tidak boleh untuk diri sendiri, tidak boleh. Doa untuk orang lain. Luar biasa. Kita kembali lagi kepada firman Tuhan.  

 

24:8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu.

 

Saudara suka lupa maka dalam 5 kitab Musa itu ada kitab Ulangan. Ini kalau kitab Ulangan tidak ada, cerita dalam Alkitab tidak akan hilang, tetap sama. Kenapa Tuhan taruh ada kitab Ulangan? Karena kita suka lupa. Kitab Ulangan ini berisi apa yang ditulis dialami oleh orang Israel perintah dari Tuhan. Karena kita suka lupa. Malaikat itu bicara yang pertama, mengingatkan.  

 

24:6 ... Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,

 

Ingatlah apa yang dikatakan Tuhan Yesus. Ingatlah Firman Tuhan. Ingatlah janji Tuhan. Ingatlah berkat Tuhan. Ingatlah pemeliharaan Tuhan. Ingatlah semua kebaikan Tuhan. Ingat, ingat semuanya. Lukas 

 

15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.

15:18 Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,

15:19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.

15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

 

Anak terhilang lagi masih banyak uang, lagi banyak warisan, warisan itu dijual, dan uangnya dipakai foya-foya. Banyak teman semua sampai dia datang kepada dirinya sendiri. Sampai dia kerja di orang dunia, menjaga babi. Dan dia lapar sekali ingin makan. Ada makanan babi ampas, dia ingin makan. Manusia ingin makan makanan binatang. Babi makan apa saja. Karena laparnya dia ingin tapi dilarang. Tidak boleh. Ingatlah ia: Betapa banyaknya orang upahan bapaku. Jadi dia ingat sama bapa. Dan yang dia kaget ketika dia sampai ke rumah, bapanya sudah tunggu. Berarti bapanya tidak pernah lupa anaknya. Dia ingat terus.

 

Saya ingin beritahu kepada saudara. Ketika saudara ingin ingat kepada Tuhan, sebetulnya Tuhan sudah lebih dulu ingat kepada saudara; Dia mengingat saudara. Saudara adalah anak-anak ketebusan-Nya. Kita kembali kepada bapa itu, dari jauh dia sudah lihat. Lukas  

 

24:8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. - Baru tiga hari sudah lupa. Sekarang teringat lagi. -

24:9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

 

Saya ingin bicara kepada kaum wanita. Walaupun ini bukan kebaktian kaum wanita. Yang dipakai oleh Tuhan, waktu Yesus bangkit itu bukan laki-laki, yang dipakai sama Tuhan itu wanita. Kalau kita baca banyak perempuan itu.

 

24:10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.

 

24:9 ..., mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain.

 

Murid ... laki-laki semua. Tapi lari semua dari kuburan. Pengecut. Wanita, ibu-ibu, dia dipakai untuk menceritakan kebangkitan Tuhan. Itu sebabnya kebanyakan di gereja-gereja, kebanyakan, kaum wanita yang lebih banyak dari laki-laki. Lebih cinta kepada Tuhan.

 

Ayat 10 itu ada satu nama wanita yang namanya Yohana. Maria dari Magdala, saudara sudah tahu, itu Maria Magdalena. Maria Ibu Yakobus, saudara sudah tahu. Sekarang saya ingin bicara mengenai Yohana. Siapa Yohana ini? Wanita macam apa dia sehingga Tuhan percayakan namanya ditulis di dalam Injil? Kita buka Lukas  

 

8:1 Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,

8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,

8:3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, ...

 

Ternyata Yohana ini istri menteri keuangan dari Herodes. Herodes dan Pilatus gagal mengadili Yesus karena tidak ketemu kesalahan. Tapi dia punya menteri keuangan namanya Khuza. Nah, Khuza ini ada isteri namanya Yohana. Jadi Yohana ini kayanya melawan arus. Waktu Yesus disalib tidak ada orang boleh dekat kepada kuburan Yesus ... dijaga oleh tentara. Tapi Yohana justru ikut kepada yang sedikit ini, kepada wanita-wanita lain, Yohana ini.

 

Akan ada yohana-yohana di akhir zaman. Arti namanya Yohana adalah Tuhan berbelas kasihan. Kalau saudara tahu bahwa Tuhan kita berbelas kasihan kepada kita, kita tidak akan lupa kepada Dia. Kita akan teringat kepada Tuhan, kita akan teringat kepada kasih sayangnya karena Dia berbelas kasihan.

 

Kalau kita bisa ada di dalam tempat kebaktian pada sore hari ini, itu karena belas kasihan Tuhan. Kita semua sangat memerlukan belas kasihan Tuhan. Dan Yohana arti namanya Tuhan berbelas kasihan kepada saya. Itu sebabnya dia tidak lupa, dia terus bawa bunga-bunga, dia bawa rempah-rempah ini ke kuburan. 

 

Lukas

 

24:10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.

 

Rasul dalam bahasa Yunani dipakai kata apostolos. Arti dari apostolos, utusan. Saudara lihat sekarang keanehan rasul yang seharusnya bicara, yang seharusnya bersaksi, yang seharusnya menjadi utusan, yang seharusnya dia yang membawa berita, ... terbalik; dia yang menerima berita. Tuhan pakai perempuan yang sederhana tapi terbuka kepada Tuhan.

 

Lihat saudara, kalau Tuhan mau pakai itu orang lemah. Yang Tuhan pakai bukan orang yang hebat. Orang yang merasa nggak bisa, orang yang merasa tak mampu, orang yang merasa kecil, orang yang merasa saya tidak tahu harus berbuat apa-apa, itu Tuhan bisa pakai menjadi alatnya Tuhan. Yohanes Pembaptis berkata: Patutlah aku makin kurang, makin kurang, makin kurang ... dan Yesus makin bertambah, makin bertambah, makin bertambah.

 

Rasul yang mustinya bicara malah diberitahu sama perempuan ini.

 

24:10 ... Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.

24:11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.

 

Saudara lihat kesombongannya. Ada dua musuh kita. Musuh dari luar, kelihatan apa tidak? Kelihatan. Kalau dari dalam: Hawa nafsu, amarah, kebencian, dendam, jengkel, ambisi ... itu musuh di dalam. Daud punya dua musuh. Di luar, Goliat. Di dalam, Saul, rajanya sendiri ... yang dia sembah-sembah baginda raja Saul, mau membunuh. Goliat cuma satu kali perang hilang tapi Saul berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun mencoba mau membunuh.

 

Jadi musuh yang lebih berat itu yang di dalam: Ambisi kita, kesombongan kita, mau menang sendiri, tidak mau mengalah, bohong, dusta ... kita harus atasi ini. Siapa yang bisa atasi ini, dia orang menang. Yang bawanya perempuan kok, yang bawa beritanya Yesus bangkit Yesus bangkit, ah omong kosong. Karena mereka sombong. Mereka ini rasul. Saya ini dipanggil rasul, itu perempuan tidak dipanggil apa-apa. Itu perempuan saya tahu itu Yohana isterinya bendahara Herodes, masa Tuhan pakai dia? Saya ini rasul, saya ini pendeta. Ini rasul, loh. Rasul ini utusan Tuhan, apostolos. Jadi dianggap omong kosong.     

 

Seringkali kita menganggap Firman Tuhan itu omong kosong. Sering jemaat menilai Firman Tuhan itu cuma bualan belaka. Hanya omong kosong, dongeng saja sebelum tidur. Tapi justru seharusnya mereka yang harusnya percaya - ayat 11 - , mereka tidak percaya. 

 

24:11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.

 

Dosa yang paling besar adalah dosa tidak percaya. Bukan dosa membunuh, bukan dosa berzinah, yang paling Tuhan benci dosa tidak percaya. Markus

 

16:9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

16:10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.

16:11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.

 

Coba, menangis sedih karena ditinggal Yesus ... ini rasul-rasul. Dikasih tahu Yesus sudah bangkit, tidak percaya.

 

16:12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.

16:13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.

16:14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

 

Bahasa Inggris,

 

6:14 ..., dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kekerasan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

 

Aneh, namanya rasul, apostolos, utusan Tuhan, kok nggak percaya? Kalau saudara ke gereja tetapi tidak percaya, janji Tuhan nggak percaya, doa didengar tidak percaya.

 

Di dalam hati kita, itu ada benih keberhasilan. Jadi saudara mempunyai kemampuan untuk berhasil dalam segala perkara, itu ada dalam hati kita dan Tuhan yang taruh. Tapi pertumbuhannya itu akan gagal akan bantut dengan tidak percaya. Maka itu dalam Markus itu,  

 

16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

 

Jadi ketidakpercayaan membawa mengundang hukuman kepada kita. Apa hukumannya? Doa kita tidak dijawab karena kita tidak percaya.    

 

16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: - Jadi orang yang percaya akan disertai oleh tanda-tanda - mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, - Itu kepenuhan Roh Kudus -

16:18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

 

Itu bukan pekerjaan pendeta, saudara juga bisa kalau percaya. Jadi di dalam hati kita itu saudara ada benih yang luar biasa. Jadi saudara nggak boleh rasa puas: Ah saya sudah begini, udahlah begini .... nggak. Saudara masih bisa meningkat dalam segala perkara: Dalam rohani, dalam kekayaan, dalam kemampuan, dalam kebijaksanaan, dalam pengetahuan ... semuanya bisa meningkat.

 

Ah, saya mah sudah tua. Musa dipanggil Tuhan umur berapa saudara, saya tanya? 80. Ada di sini umur 80? Nggak ada. Umur 80. Pendeta Ishak Leo umur 80, dia bilang: Kita bangun ini gereja 5 tingkat. Aduh, ruang doanya, saudara, besar sekali. Panjang. Orang bilang, om Ishak itu udah mau mati umur 80 tahun, kok mau bangun gereja lagi 5 tingkat ... terjadi. Jadi bukan dari umur, saudara itu mampu, saudara itu bisa. Yang terdahulu jadi terkemudian, yang terkemudian jadi terdahulu. Jadi saudara nggak boleh: Ah, saya ini orang biasa, oh jangan ... saudara luar biasa.

 

Satu kali orang Jepang naik helikopter di Kalimantan membawa orang Indonesia. Terbang. Orang Jepang nanya sama orang Indonesia: Tuh kamu lihat di bawah, kamu lihat apa di bawah? Orang Indonesia polos: Hutan, tuan. Apa lagi? Oh, ada sungai. Apa lagi? Ya Hutan tuan, pohon-pohon. Masa cuma itu yang kamu lihat. Mungkin ada monyet di situ, di air mungkin ada buaya. Cuma itu yang bisa kamu lihat?

 

Orang Jepang bilang begini: Kalau saya lihat lain, saya lihat piano-piano di sana. Kan piano memerlukan kayu, kayu itu ada di situ. Saya melihat emas, saya melihat mobil-mobil di situ, saya melihat kekayaan di situ, saya melihat perak. Pesawatnya sama. Orang yang duduknya di pesawat yang sama tapi cara melihatnya beda.  

 

Yesus bangkitnya sama tapi perempuan sama rasul beda. Yang perempuan itu bersukacita ... Yesus sudah bangkit. Yang laki-laki ini nggak percaya, omong kosong semua. Makanya Jepang itu waduh nggak tahu berapa di depan kita.

 

Orang kristen pun demikian. Kita juga demikian. Tuhan kita sama. Helikopter sama. Gerejanya sama. Tapi pertumbuhan bisa berbeda ... bagaimana cara saudara memandang. Saudara harus melihat hari depan itu penuh keajaiban, penuh pengharapan, penuh mujizat dan saudara akan mengalaminya. Jangan minder, bangkit, perjalanan masih jauh. Bangkit, raih kemenangan, raih keberhasilan, raih saudara, raih cita-cita.

 

Bung Karno bilang: Orang yang hidup tanpa cita-cita seperti sawah tanpa bibit. Kita punya benih. Dan benih itu sudah ada dalam hati kita. Ingatlah akan firman Tuhan. Saudara mau ingat akan firman Tuhan. Ingat akan istri Lot. Ingat betapa besarnya Tuhan. Ingat kasih sayang-Nya. Ingat ... ingat ... ingat kebaikan-Nya. Sebagai ayat penutup, Mazmur 

 

105:4 Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!
105:5 Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,

 

Saya harap saudara mengingatnya. Mari kita berdiri dan masuk dalam doa.  

-- o --   

Rabu, 17 Juni 2009

KESUKAAN YANG SERINGKALI KITA TIDAK PERCAYA

Kita akan meneruskan pelajaran dari injil Lukas 

24:36 Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"

24:37 Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

24:38 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?

24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."

24:40 Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.

24:41 Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"

24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

24:43 Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.

 

Judul dari firman Tuhan sore hari ini adalah 'Kesukaan yang seringkali kita tidak percaya.' Kesukaan yang datang kepada kita dan kita tidak percaya.

 

24:36 Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu,

 

Saudara, obrolan kita, percakapan kita itu betapa pentingnya. Sebab kalau kita bercakap-cakap ke sana kemari cerita yang tidak ada artinya, tidak ada gunanya bagi kita, bahkan mungkin merugikan kita. Jadi obrolan ini penting sekali. Kebanyakan kita kalau ngobrol ujung-ujungnya ngomongin orang. 

 

Ini murid-murid, mereka sedang bercakap-cakap tentang hal itu. Hal apa? Hal Yesus menampakkan diri. Hal Yesus memecahkan roti. Bagaimana Yesus lenyap begitu saja. Mereka bercakap-cakap.

 

Saya katakan ini kepada saudara, kenapa saya katakan betapa pentingnya percakapan kita obrolan kita karena Yesus pernah ngomong begini: Dua atau tiga orang berkumpul karena nama-Ku, itu saya yakin dua tiga orang lagi bercakap-cakap tentang Tuhan. Amin? Mereka bercakap-cakap tentang Tuhan, Aku ada di sana di antara kamu. Jadi kalau kita ngoborol bukan tentang Tuhan bukan tentang cinta Tuhan tapi obrolan sehari-hari biasa, Dia tidak ada di tengah kita.

 

Satu kali saya makan di rumah seorang pendeta. Di belakang temboknya ada tulisan. Tulisannya pakai bahasa Inggris, artinya begini: Dia adalah kamu yang tidak kelihatan. Dia mendengarkan obrolan kita. Itu saja kata-katanya. Jadi kami lagi makan, lihat itu pasti jaga diri dong jangan kita ngobrol tentang hal yang lain karena ada yang dengar. Dan yang dengar ini bukan orang biasa. Yang dengar itu Tuhan.

 

Jadi kalau kita ngobrol tetek bengek dari timur ke barat apalagi obrolan tentang kesusahan tentang kesulitan, tidak ada gunanya. Lebih baik kita bercakap-cakap tentang Tuhan Yesus, berbicara tentang cinta Tuhan, pengalaman dengan Tuhan, sukacita dengan Tuhan ... itu ada gunanya. Dan gunanya itu nampak dari ayat berikutnya,  

 

24:36 ..., Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"

 

Apa sekarang saudara percaya dua tiga orang berkumpul karena nama Tuhan, Dia ada di tengah kita? Nah, murid-murid-Nya sedang ngobrol tentang cinta Tuhan, tiba-tiba - Yesus datang dengan tiba-tiba -, Dia tidak ada awal, Dia tidak ada akhirnya; Dia datang tiba-tiba. Dia tidak berawal, Dia tidak berakhir. Dia ada, selalu ada.

 

Saya ingin terangkan salah satu nama dari Tuhan Yesus adalah 'Dia ada'. Kita mulai dari Kitab Keluaran. Dalam Keluaran 3, di sana nabi Musa bertanya kepada Tuhan siapakah nama Tuhan?

 

3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?"

3:14 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."

 

Dalam bahasa Inggris, I am who I am. Lalu Dia katakan, Aku ada yang mengirimkan kamu kepadamu. Jadi salah satu nama Tuhan itu Aku ada. Nah, mari kita pakai kesempatan ini untuk mengerti, saudara. Begini ya.

 

Kita manusia dibatasi oleh waktu. Ada kemarin, ada hari ini, ada besok. Tetapi Tuhan yang kita sembah itu Dia tidak tahu waktu, Dia tidak kenal waktu, Dia selalu berkata: Aku ada. Ini saudaraku papan tulis ini kita anggap dari kekekalan sampai kekekalan. Disininya kita tidak tahu, Dia tidak ada berawal dan Dia juga tidak berakhir. Dia tidak ada akhirnya tapi Tuhan juga tidak ada awalnya. Lalu pada satu tenggang ini yang tidak berawal tidak berakhir, Dia menciptakan dunia. Ketika Dia menciptakan dunia dan mulai Dia pada hari pertama ada malam ada terang Dia ciptakan, itu adalah hari yang pertama.

 

Karena Dia ciptakan dunia, karena Dia ciptakan kita, ada hari ini. Setelah gelap setelah malam setelah pagi, itulah hari yang pertama. Mulai waktu dihitung. Tapi Tuhannya tidak dipengaruhi oleh waktu. Umur kita dipengaruhi waktu. Nanti pada hari minggu saya akan bicara mengenai waktu. Bagaimana kita mengawali hari, bagaimana kita mengawali minggu, bagaimana kita mengawali bulan, bagaimana kita mengawali tahun. Itu dibikin oleh Tuhan karena kita. Supaya kita tahu Adam umurnya berapa karena waktu itu dibikin oleh Tuhan sendiri. Dia sendiri tidak dipengaruhi oleh waktu.

 

Ada dunia atau tidak ada dunia, Dia ada. Amin? Ada saudara atau tidak ada kita, Dia namanya Dia ada. Jadi bukan Yesus tiba-tiba datang. Tiba-tiba nampak ... itu yang lebih tepat. Dia ada mendengarkan pembicaraan. Hanya kita tidak lihat, the unseen guest ... tamu yang tidak terlihat. Tapi karena orang-orang ini murid-murid ini sedang bicara tentang Yesus, Dia ada.

 

Saudara percaya nggak Dia ada hari ini? Sore ini Dia ada. Dia lihat kebutuhan saudara, Dia tahu keperluan kita, sampai di dasar hati kita Dia ada. Bagaimana kalau saya kuatir, bimbang? Yesus berkata: Aku adalah gembala yang baik, Aku yang memimpin kamu ke rumput yang hijau air yang tenang. Saya kuatir soal ekonomi. Dia menyiapkan hidangan di hadapan saudara. Waktu saya sakit? Aku adalah Tabib. Kalau saya lapar? Aku adalah roti hidup. Waktu aku haus? Aku adalah air hidup. Saya mau buka toko, baru, belum tahu bagaimana caranya? Aku adalah Yang Awal.

 

Jadi Aku ada itu tidak bisa hilang. Aku adalah apa, Aku adalah apa. Kami tidak punya pemimpin? Aku adalah Pemimpin. Jalanan sukar? Aku adalah tongkat. Aduh, saya gelap, tidak tahu harus berbuat apa? Akulah terang dunia.

 

Jadi hidup saudara itu diselubungi oleh Tuhan. Jadi saudara nggak usah takut apa-apa karena yang saudara perlukan ada di dalam Yesus. Jadi ketika murid-murid berbicara, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"

 

Tahukah saudara, yang kita perlukan dalam hidup ini sebetulnya bukan uang. Buat apa kita banyak uang tapi tidak ada damai. Yang kita perlukan bukan nama hebat. Buat apa nama hebat tapi tidak ada damai. Yang kita perlukan adalah damai dari Tuhan. Maka janganlah kita menyanyi Damai yang Dia berikan amat besar itu asal-asalan karena sudah hafal dari dulu dari sekolah minggu. Damai dari Tuhan itu sangat besar. Damainya Yesus seperti apa, Yohanes

 

14:25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;

14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

 

Jadi bukan damai sejahtera seenaknya dia cuma ngomong salam. Tidak. Damai Sejahtera-Ku - yang Aku punya -, Aku tinggalkan buat kamu. Aku pergi ke sorga tapi damai sejahtera-Ku Aku tinggalkan kepadamu. Kamu jangan gelisah.

 

Siapa di antara saudara yang sedang ada dalam keadaan yang gelisah, firman Tuhan berkata: Jangan gelisah karena Tuhan memberi damai-Nya sendiri bagi kita. Kembali kepada Lukas. Dalam kitab nabi Yesaya disebutkan, damainya akan seperti ombak yang bergulung-gulung. Damainya Tuhan datang seperti ombak yang bergulung-gulung. Tidak akan ada habisnya. Saudara lihat saja di Pelabuhan Ratu, saudara lihat itu ombak. Datang memecah ke pantai, belum pecah di pantai di belakang sudah gelombang lagi datang. Belum pecah dari belakang sudah datang lagi, terus begitu ... itu damai dari Tuhan. Tidak pernah habis. Kalau orang kristen tidak ada damai kita musti merasa heran sebab damai dari Tuhan tidak ada habisnya. Sukacita dari Tuhan tidak ada habisnya.

 

24:37 Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

 

Memang kalau tiba-tiba Yesus datang, murid-murid yang sedang ngobrol tentu saja terkejut. Bahasa Inggris dipakai kata terrified, sangat ketakutan. Mereka sangka ini adalah satu roh. Bahasa Inggris bilang, satu hantu.

 

Ini penting saya tekankan sebab menyangkut jawaban Yesus, mereka sangka ini hantu. Ini roh. Saudara masih ingat bukan, waktu di laut, Yesus jalan di atas air murid-murid-Nya ngomong: Hantu. Padahal dibalik ... Tuhan. Jadi sekali lagi Yesus datang menampakkan diri dalam kebangkitan-Nya, masuk di kamar tidak ketuk pintu, tahu-tahu Dia ada, mereka terkejut kembali dan mereka bilang: Ini sepertinya mereka lihat hantu.  

 

Nah, di sini kita belajar Yesus melihat sampai dalam hati mereka, ayat 38,  

 

24:38 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?

 

Nggak ada yang ngomong bahwa murid-murid-Nya Yesus terkejut, nggak ada yang kasih tahu sama Yesus bahwa mereka ragu-ragu. Tapi Yesus tahu, kamu ini ragu-ragu, kamu terkejut melihat Aku.

 

24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."

 

Pelajaran pertama: Yesus tahu hati kondisinya murid. Mereka nggak bilang hantu, mereka cuma terkejut mereka kira ini hantu. Tapi Yesus tahu: Kamu kira saya hantu. Lihat ini Aku, datang ke sini. Lihat tangan dan kaki-Ku. Rabalah Aku. Pegang. Sebab hantu tidak ada daging dan tulangnya seperti yang kamu lihat ada pada-Ku. Kejadian

 

2:20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.

2:21. Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.

2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."

 

Kok Adam tidak terkejut ketika dia bangun dari tidur tiba-tiba ada wanita? Dia tidak terkejut, dia tidak bilang ini hantu. Dia langsung bicara: Ini adalah tulang dari tulangku, daging dari dagingku. Dia kenal. Sebab diambil dari rusuknya. Dia tidak bilang: Siapa kamu? Dari mana kamu? Nggak. Ini adalah tulang dari tulangku, daging dari dagingku.

 

Jadi betapa jahatnya orang yang kuatir di hadapan Tuhan. Betapa celakanya, betapa ruginya kita cemas gelisah nggak karuan di hadapan Tuhan. Kembali kepada Lukas

 

24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."

 

Memang waktu dia datang saudara  ke kamar ini nggak lewat pintu. Tiba-tiba ujug-ujug saja Tuhan Yesus ada di tengah-tengah. Jadi Dia tidak terbatas dengan alam. Tembok tidak bisa menghalangi Dia masuk. Memang waktu Dia bangkit pertama Maria Magdalena mau pegang Yesus, Yesus bilang jangan dulu pegang Aku, Aku belum pergi kepada Bapa. Begitu cepat Dia pergi balik lagi, sekarang pegang Aku, Aku ada daging Aku ada tulang. Ayo pegang, rabalah Aku.

 

Yang saya ingin saudara tahu, Yesus itu tidak kelihatan tapi Dia nyata, Dia ada menolong kita. Jangan tidak percaya. Dia ada menolong kita. Dia ada, kita bisa buktikan. Dia ada tapi kita tidak bisa lihat Dia. Karena dia tidak terpengaruh dengan alam. Kita masih terpengaruh dengan apa yang kita lihat. Kita masih takut soal ekonomi. Kita masih takut mau dagang apa. Kita masih takut mau usaha apa. Dia bisa bikin yang tidak ada jadi ada, kok. Yang tidak ada Dia bisa bikin ada. Dari tulang dia bikin perempuan jadi Hawa, dari tulang rusuk. Jangan mengecilkan Tuhan, jangan membatasi Tuhan.

 

Itu pendeta GPdI tidak ada gaji. Tapi setiap tahun puluhan orang ratusan orang masuk sekolah Alkitab melayani Tuhan Yesus, Nggak ada gaji. Nggak digaji dari pusat sebulan, nggak ada. Cuma mama saya dulu waktu sudah jadi janda dikirim dari pusat ini ada tunjangan janda satu bulan 2 ribu, 3 ribu. Dulu cukup besar. 6 bulan sekali. Tapi tunjangan dari Tuhan setiap hari. Tinggal saudara mau bergantung sama siapa. Mau bergantung sama manusia atau bergantung sama Tuhan? Tuhan bisa bikin yang tidak ada jadi ada. Dia nyata, loh. Sebab,

 

24:40 Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.

 

Yesus tak pernah salah .. Yesus tak pernah salah .. Apa yang Dia buat .. S'mua baik bagi ku .. Yesus tak pernah salah.

 

Saudara percaya Yesus nggak pernah salah? Dokter bisa salah operasi. Beberapa cerita, orang yang dioperasi masih sakit perut. Karena sendoknya masih tertinggal di dalam perut, ada gunting yang tertinggal, musti dioperasi ulang. Kalau Tuhan yang kerja, Dia tak pernah salah. Kita mungkin menilai Dia salah tapi Tuhan tidak pernah salah. Kita anggap Tuhan keliru tapi Dia tidak pernah keliru. Apa saja yang Dia buat, semua baik bagi kita. Yesus tak pernah salah. Dia sanggup mengadakan yang tidak ada menjadi ada, yang tidak bisa menjadi bisa.

 

Kita baca lagi dua hal ini: Tangan dan kaki.

 

Kenapa Tuhan tidak bilang: Rusuk saya ... seperti kepada Tomas. Coba kepala Saya, pegang. Coba badan saya yang lain ... paha saya. Kenapa Dia bilang, tangan dan kaki-Nya. Yesus itu hebat tangan dan kaki-Nya. Makanya waktu disalib yang dipaku itu tangan dan kaki.  

 

Perhatikan ayat 38,

 

10:37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes,

10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan - Berjalan pakai apa? Pakai kaki -  berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

 

Berbuat baik dan menyembuhkan pakai apa? Tangan. Tumpang tangan. Menengking, menunjuk.

 

Jadi Dia perlihatkan sesuatu yang umat-Nya sudah biasa tahu. Lihat tangan dan kaki-Ku. Lihat perjalanan dan perbuatan-Ku. Aku pergi ke mana-mana untuk berbuat baik, untuk menyembuhkan, untuk menolong, untuk menengking setan sebab Tuhan beserta dengan Yesus. Kembali kepada Lukas. Kita tahu sekarang kenapa Dia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya, ya. 

 

24:41 Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, ...

 

Jadi karena sukacita itu hampir-hampir tidak percaya, gitu kira-kira: Aduh, Yesus ini yang 3 hari lalu kita lihat disalib. Tapi seperti tidak percaya tapi girang. Dan merasa heran. Bahasa yang tepat itu marvel, yaitu kagum.   

 

24:41 ..., berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"

 

Setiap kali Yesus tanya tentang makanan, Dia mau membuktikan diri Dia jamin makanan. Saya ulangi: Setiap kali Yesus tanya tentang makanan, Dia akan jamin soal makanan itu. Kita lihat Yohanes 

 

6:5 Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?"

6:6 Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya.

6:7 Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja."

6:8 Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata kepada-Nya:

6:9 "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?"

6:10 Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya.

6:11 Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.

6:12 Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang."

6:13 Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang makan.

 

Masih takut ikut Yesus? Dia sanggup memberi makan 5 ribu orang yang tiga hari nggak makan. Tanpa roti beli. Tanpa 200 dinar. Dia jamin. Dia penjamin apapun yang kita perlu. Setiap kali Dia tanya makanan artinya Dia mau jamin makanan itu. Lukas.

 

24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

 

Ada yang kurang dalam ayat ini karena dalam bahasa Inggris,

 

24:42 And they gave him a piece of a broiled fish, and of an honeycomb.

 

Jadi ikan goreng itu tidak tepat. Karena harus ada minyak baru digoreng. Zaman dulu mereka nelayan tidak makan ikan dengan digoreng. Dibakar. Broiled itu dibakar. Dan honeycomb, sarang madu. Jadi mereka bawa ikan dan madu untuk Tuhan. Saya mau tanya sama saudara: Kalau Yesus tanya sama saudara, apa yang saudara mau beri kepada Tuhan? Murid-murid bawa ikan, bisa mengenyangkan dan madu yang manis.

 

Waktu Yesus disalib, Dia berkata: Aku haus. Orang kasih cuka sama Dia. Kurang ajarnya. Orang haus kan kasih air dong. Aku haus ... dikasih cuka. Waktu Dia cicipi Dia muntahkan, Dia nggak mau terima. Sekarang Dia tanya murid-Nya. Ada sedikit makanan. Bukan cuma ikan panggang tapi dibawa juga madu bagi Yesus.

 

Orang dunia hanya bisa kasih cuka. Murid Tuhan harus bisa kasih madu yang manis. Kalau kita ke gereja, kita menyanyi memuji menyembah Tuhan sama kita mempersembahkan madu bagi Tuhan. Hati Tuhan disenangkan, hati Tuhan bangga mendengar puja-puji sembah. Ada orang datang sama Tuhan dengan omelan-omelan: Wah Tuhan, saya susah ini susah itu .. itu kasih cuka sama Dia. Tapi murid-murid-Nya kasih ikan dan madu.

 

Seperti kita menyanyi menyembah Tuhan. Haleluyah. Manis bagi Tuhan. Puja-puji sembah bagi Tuhan menjadi sesuatu yang manis. Jadi harusnya ayat 42 itu, bunyinya begini: Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan bakar dan madu.

 

24:43 Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.

 

Sebab masih ada yang ragu ini hantu. Yesus sudah bangkit tapi masih punya badan. Walaupun badan-Nya disebut badan kebangkitan bisa tembus tembok Dia makan ikan dan makan madu di depan murid-murid-Nya. Saya akan buka satu ayat yang kiranya bisa membuka sedikit wawasan kita. Ibrani

 

13:1 Peliharalah kasih persaudaraan!

13:2 Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.

13:3 Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini.

 

Dari ayat 1 sampai ayatnya yang ketiga, Paulus meminta supaya jemaat di Ibrani itu saling mengasihi satu dengan yang lain sebagai saudara. Peliharalah kasih persaudaraan. Jangan kamu lupa memberi tumpangan. Orang mau menginap jangan lupa kasih tempat menginap, katanya, kalau orang kemalaman. Sebab tanpa sadar mungkin kamu sedang menjamu malaikat. Ingat akan orang hukuman.

 

Ada sepasang suami istri orang Batak, dia bilang: Pak Awondatu ada salam dari orang tua saya dari ibu saya. Oh, siapa nama ibu? Bapak nggak kenal. Loh kenapa nggak kenal dia kasih salam sama saya? Dia dengar bapak di radio. Dia ada di Bandung. Oh iya, kalau begitu kirim salam sama ibu. Dia dengar khotbah bapak waktu bapak khotbah di radio. Ini Alkitab ada catatan khotbah bapak, ditulis nama bapak, khotbah bapak, ayat apa dicatat sama ibu saya. Ini dikasih sama saya Alkitabnya. Lalu dia memberi amplop sama saya. Saya tidak hitung, masukin aja. Makasih, Tuhan memberkati. Nanti di hotel saya buka, 3.5 juta.

 

Saudara bisa lihat tidak, yang saya layani radio di Bandung. Benda mati. Tapi yang mendengar suara saya, saya tidak tahu siapa. Apa yang terjadi di hati para pendengar, kita nggak tahu. Dia ngomong apa sama anaknya yang sekolah di Belanda, kita nggak tahu. Dan itu ibu ngomong sama anaknya, kalau ketemu pak Awondatu kasih berkat ini, kitapun tidak tahu. Dan itu abstainnya 20 tahun. 20 tahun yang lalu. Saya lebih yakin lagi Tuhan yang kita sembah tidak pernah salah. Berkat dari mana saja, dari siapa saja, dan di mana saja. Dengan hal yang mengejutkan, Tuhan bisa memberkati kita. Kita tidak tahu apa yang terjadi. Maka kalau saudara berbuat baik kepada sesama saudara kita dalam Tuhan, kita nggak tahu mungkin itu kita sedang melayani malaikat.

 

Saya mau tutup dengan satu kesaksian. Kesaksian ini saya dengar dari almarhum pendeta Srioto di Bandung. Sebelum dia ke Bandung, dia gembala di Kawangpohan. Dia kebaktian di Kawangpohan. Di Kawangpohan dia kenal seorang hamba Tuhan seperti nabi. Hamba Tuhan itu nggak punya gereja cuma dia tinggal di atas bukit. Suami istri. Orang pandai, bisa bahasa Belanda. Tapi om Srioto kenal dia seperti nabi. Apa yang dia ngomong kejadian, apa yang dia ngomong kejadian.

 

Nah, satu kali hamba Tuhan yang di gunung ini kedatangan tamu jam 10 malam. Pas mereka mau makan malam terakhir. Jadi mereka sudah di meja suami istri mau makan malam, nasi sedikit dan sayur sedikit mau makan malam, ada yang ketuk pintu. Ketika dibuka, orang compang-camping, rambutnya kusut. Dia bilang: Saya mau minta makan, saya belum makan. Ini nabi ini, si hamba Tuhan ini: Silahkan masuk. Waktu dia masuk ke dalam, istrinya lihat, istrinya pakai bahasa Belanda ngomong sama suaminya: Apa kamu nggak salah masukin orang? Ini orang kita belum kenal, rambutnya kaya gitu, matanya liar. Kamu kasih makan lagi. Silahkan makan. Jadi makanan pendeta ini dikasih sama dia. Ayo makan. Makan makan ... nggak habis. Dua tiga sendok berhenti. Kalau boleh saya mau minta nginap.

 

Coba saudara, kalau ada tamu kaya gitu. Udah dikasih makan udah bagus, ini mau minta nginap. Oh iya, saya siapkan. Wah, istrinya ngomel pakai bahasa Belanda. Ditaruh di kamar dikasih sprei putih lagi dibikin rapih. Tidur di sini. Suaminya tidur sama istrinya. Saudara tahu, di tempat tidur itu istrinya ngomel: Kita mustinya makan tahu nggak, kita jadi nggak makan. Mending dihabisin itu makanan, dia nggak habis lagi makanannya. Udahlah biarin kita kan sudah biasa puasa. Lihat-lihat dulu dong orang berbuat baik. Ngomel. Sampai akhirnya dia tidur di dalam omelan. 

 

Jam satu malam terbangun. Bangun kaget karena dua-dua mencium seperti ada bau bunga. Harum. Belum pernah dia mencium bau harum begini. Karena lampu digelapin. Jadi mereka keluar. Dari kamar si tamu itu terang. Nggak dipadamin nih lampunya. Ah, dari sana. Tambah dekat tambah wangi. Tapi lampunya terangnya ini sampai keluar-luar. Di bawah pintu sampai keluar itu terangnya. Bercahaya betul. Ngintiplah mereka. Sebab dari gedeg, dari bilik rumahnya. Pas ngintip saudara, nih yang tidur lagi berbalik ngadep ke sini, itu hidungnya mancungnya saudara ... Yesus. Bercahaya.

 

Wah, dua suami istri ini lari ke kamar: Yesus ... dia tomplok. Dia tomplok ... hilang. Ribut. Istrinya nangis: Aduh ampun saya Tuhan. Saudara tahu itu makanan di meja yang belum habis, dihabisin sama dua orang ini.

 

Nah, kita nggak akan ngalami hal itu mungkin. Ya, kita berbuat baiklah sama sesama manusia. Sebisa mungkin tangan dan kaki kita. Tuhan kiranya memberkati.

 

Mari kita berdiri bersama.         

-- o --   

Rabu, 24 Juni 2009

BERSABAR

Selamat sore selamat berbakti dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Kita akan buka Lukas 

24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

24:48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

 

Dalam bagian-bagian terakhir dari Lukas ini, Yesus berkata dalam ayatnya yang ke-44:

 

24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

 

Jadi sebentar lagi Dia akan terangkat ke sorga. Setelah kebangkitan, inilah perkataan yang Kukatakan kepadamu sementara Aku masih bersama-sama dengan kamu sebelum Aku naik ke sorga. Jadi ada perkatan Yesus sebelum kematian dan kebangkitan, ada perkataan Yesus setelah kebangkitan. Dan inilah - kata-Nya -, perkataan-Ku yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

 

Dia sedang bercerita tentang perjanjian lama. Perjanjian lama itu ada 39 buku. Dia bilang, buku Taurat Musa itu ada lima, Kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan. Dan kitab para nabi-nabi - Yosua, Hakim-Hakim, Rut, I samuel, I Raja, I Tawarikh, Ezra, Nehemia, Ester, Ayub, Amsal, Pengkhotbah, Kidung, Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, Maleakhi dan kitab Mazmur. Jadi kalau kamu baca perjanjian lama, kata-Nya, itu semua cerita tentang Aku. Yohanes

 

5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,

 

Waktu Yesus bilang engkau menyelidiki kitab suci, Dia tidak bicara tentang perjanjian baru, Dia bicara tentang perjanjian lama. Sebab waktu Yesus hidup belum ada perjanjian baru.

 

5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,

 

Padahal semua kitab-kitab suci, kata-Nya, itu memberi kesaksian tentang Aku. Jadi dalam Alkitab ada dua ayat yang mengatakan semua buku, itu menyaksikan dari hal Tuhan Yesus. Di sini yang kita harus berhati-hati supaya waktu kita memimpin pujian, kita harus meninggikan Yesus. Waktu kita jadi singer, hati kita harus punya penyembahan untuk meninggikan Yesus. Sementara saya khotbah, saya juga bertugas meninggikan Yesus. Bahkan kebaktian juga kita harus ketemu dengan Yesus supaya waktu kita pulang kita tidak kosong karena kita baru bertemu dengan Tuhan Yesus, ada amin saudara?

 

Jadi Alkitab yang kita selidiki dalam perjanjian lama perjanjian baru, semua menyaksikan dari hal Tuhan Yesus. Kalau kita membuka Yohanes

 

14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. - Ada haleluyah? -

15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."

 

Jadi Roh Kudus itu Roh Kesaksian. Jemaat Tuhan harus bersaksi. Yang dia saksikan Yesus. Sebab Alkitab saja bersaksi tentang Yesus. Yohanes

 

16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;

16:9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;

16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;

16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.

16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.

 

Saudara lihat, Roh Kuduspun bersaksi tentang Yesus. Itu sebabnya, saudara dan saya disebut saksi-saksi Tuhan. Yang kita saksikan sederhana sebetulnya: Tuhan itu baik. Tuhan itu Juruselamat. Dosaku banyak, hatiku noda, sehingga dunia pandang amat hina ... oleh darah-Nya yang berkuasa, sudah disucikan-Nya aku. Segala dosa saya sudah disucikan oleh-Nya.

 

Kesaksian ini yang kita mau disampaikan kepada orang lain, apakah di depan jemaat, atau di pergaulan di luar, saksikanlah tentang Yesus. Karena, Alkitab saja bersaksi tentang Yesus, nabi-nabi bersaksi tentang Yesus, kitab Mazmur bersaksi tentang Yesus, Roh Kudus bersaksi tentang Yesus, kita juga harus bersaksi tentang Yesus, ada haleluyah? Kisah Rasul

 

1:7 Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.

1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

 

Jadi Roh Kudus memenuhi hati kita bukan supaya kita ini disebut wah orang penuh dengan Roh Kudus, tidak ... tetapi supaya kita ini penuh dengan Roh Kesaksian. Kisah Rasul

 

1:22 yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya."

 

Jadi nabi-nabi bicara tentang Yesus, rasul-rasul bicara tentang Yesus; semua bicara tentang Yesus. Lukas

 

24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

 

Apa yang ditulisnya? Sebelum Dia menerangkan lebih jauh, ayat 45, Dia buka pikiran murid-murid-Nya: 

 

24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

 

Bahasa Inggris, pengertian mereka dibuka. Yang membuat saudara ngerti bukan pendeta, Tuhan yang membuka pengertian saudara. Sebab saya minta, sebelum saya khotbah saya minta: Tuhan, bukalah pengertian umat Tuhan supaya mereka bukan cuma dengar doang nggak ngerti tapi supaya mereka mengerti. Maka Yesus sebelum menerangkan, Dia buka dulu pikiran.  

 

24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

 

Ini nggak bisa dirubah. Sudah tertulis dalam buku, Mesias Yesus harus menderita dan bangkit. Sebelum bangkit kan mati dulu. Bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.

 

Ibrani 9:27 berkata, sudah tentu manusia satu kali akan mati setelah itu dapat penghukuman. Tapi Roma 8:1 berkata, tidak ada hukuman untuk semua orang yang di dalam Kristus Yesus. Itu sudah ketentuan, sudah tenang kita.  

 

Kenapa kita nggak maju-maju? Karena kita sering nengok ke belakang. Lihat ke belakang yang sudah lewat kita lihat ke belakang. Kita nggak mau maju-maju ke depan. Padahal di depan itu ada kebangkitan. Yesus itu menderita mati tapi tidak mati terus, Dia bangkit. Di hari terakhir, Alkitab katakan, orang yang mati di dalam Tuhan akan bangkit dan kalau dia bangkit sebagai orang dewasa, roh. Semua yang mati di dalam Tuhan akan bangkit. Saya katakan semua yang mati di dalam Tuhan akan bangkit.

 

Kalau ada yang meninggal itu bukan kiamat belum apa-apa, dia baru setengah perjalanan. Jangan takut saudara, kematian bukan segala-galanya, tidak kiamat saudaraku. Orang yang meninggal dia pasti lebih senang dari pada dia hidup. Lebih bersuka apalagi di dalam Tuhan. Cuma kita yang nggak ngerti. Kasihan dia nggak lihat naik pesawat, dia nggak lihat di Jakarta ada waterboom, kasihan dia belum mengalami ini belum mengalami itu. Pengalaman di sorga siapa yang mau tukar sama pengalaman di dunia? Nggak ada yang paling nikmat pengalaman di sorga, ada haleluyah saudara?     

 

24:46 ... Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

 

Tapi tidak berhenti di situ.

 

24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

 

Apa saya pernah melupakan itu berita pengampunan dosa dan pertobatan? Tidak. Itu berita yang Yesus suruh saksikan. Bahwa berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa. Kata pengampunan dosa di sana di dalam bahasa Inggris dipakai kata remission of sin. Setiap 17 Agustus orang yang dihukum dapat remisi. Lima tahun dihukumnya dipotong satu tahun, itu remisi. Kalau Tuhan kasih remisi semuanya; dosa-dosamu diampuni semuanya. Tapi kita jangan berdosa lagi. Bertobat. Pertobatan. Repentance dan pengampuan dosa harus disampaikan.

 

Nampaknya pengampunan dosa harus didahului pertobatan. Dari jalan yang dulu, kita berbalik menuju kepada jalan Tuhan, itu artinya bertobat. Sederhana sekali. Dan pada waku kita bertobat berbalik kepada jalan Tuhan, baru terjadi the remission of sin ... dosamu dilupakan, diadakan pemutihan. Tuhan mengadakan pemutihan sama seperti saudara belum berdosa. Itu hebatnya Tuhan. II Korintus   

5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, - Sudah mati yang lama -  sesungguhnya yang baru sudah datang.

Segala sesuatu dijadikannya baru. Saudara senang nggak dijadikan baru?

Salah satu acara yang saya suka nonton di TV adalah Bedah Rumah. Orang yang miskin yang susah, dia tidak tahu apa-apa tapi diperhatikan sama stasion TV. Didatangi. Bapa sekarang sama ibu nginap dulu di hotel satu malam. Seumur-umur belum pernah tidur di hotel waduh segala dipegang. Nggak bisa tidur. Melotot saja. Senang, guling-guling di hotel. Sementara itu ini rumahnya dibedah dibikin baru. Semua dibikin baru. Dalam satu hari selesai. Besoknya siang-siang: Ayo bapak, sekarang kita pulang lagi. Waktu pulang ke rumah, nangis mereka. Gayung air dari kaleng mentega itu sudah diganti sama plastik. Pintu yang kalau dibuka bunyi krekek sudah diganti sudah nggak bunyi. Tempat tidur rumah yang nggak karu-karuan bentuknya sudah ada kasur baru.

Tuhan kalau ngebedah kita lebih dari itu. Maka kalau kita di dalam Kristus, dia ciptaan baru. Bertobat. Yang lama sudah mati, segala sesuatu dijadikan baru. Pokoknya, ikut Yesus mah senang, saudara. Mau dibolak-balik juga senang saja. Ikut Yesus mah nikmat. Tetapi ada satu kata di sini  

24:47 ..., mulai dari Yerusalem.

 

Lalu Dia katakan ayat 48,

 

24:48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

 

Mulai dari kitab-kitab bersaksi tentang Yesus, mulai dari nabi-nabi bersaksi tentang Yesus, mulai dari buku-buku Mazmurpun bersaksi tentang Yesus. Bahkan Roh Kudus bersaksi tentang Yesus. Sekarang Yesus sendiri yang ngomong: Kamu adalah saksi dari semuanya ini. 

 

24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan - Bahasa Inggris, kekuatan ... power - dari tempat tinggi."

 

Saya mau bicara sedikit tentang bela diri. Orang Tionghoa khususnya dari Tiongkok belajar kungfu kuntao untuk membela diri, bukan untuk nyerang duluan. Untuk bela diri. Ada musuh dari luar yang kelihatan mau mukul apa, dia belajar kuntao. Karena supaya dia bisa bela diri menghindar dari bahaya, Tapi tahukah saudara ada musuh dari dalam. Musuh di dalam nggak bisa diatasi sama kuntao. Musuh dari dalam harus diatasi dengan ilmu yang dari sorga. Dan ilmu yang dari sorga itu adalah Roh Kudus.

 

Kalau Roh Kudus ada di dalam hati saudara, ini musuh di dalam ini marah, itu musuh di dalam yang harus kita kalahkan, benci, dendam, kecewa, sakit hati, geuleuh, ngewa, kesal ... itu bahaya di dalam hati kita. Nah, kita tidak bisa mengatasi ini dengan kungfu dari bu tong pay atau dari shaolin pay. Kita harus belajar ilmu bela diri yang rohani untuk mengatasi kita ini. Kita ini musti dikalahkan lebih dulu. Si aku ini yang maunya dipuji, maunya marah, maunya nggak bersatu, maunya diturut kemauannya.

 

Kalau dia nggak diatasi saudara, keluarnya kan lain: YA, ADA APA? Jadi kitu. Makanya kita ini musti punya kungfu yang di dalam saudara mengalahkan si aku ini supaya dia kecil sama seperti Yohanes Pembaptis, biar aku ini makin kecil Dia Yesus makin besar. Yang lama harus dilalukan. Yang baru: pengharapan, penghiburan bisa tersenyum. Yang dulu-dulu yang kecewa, yang sedih, yang susah, yang menyalahkan Tuhan ... itu harus dilalukan. Tapi penghiburan - yang baru -, yang mengerti kehendak Tuhan, yang pengertiannya dibuka ... itu musti dibaharui dalam hidup kita.

 

Kalau kita punya radio salah, nyala sih nyala tapi nggak ada siaran nggak ada bunyi, nggak ada apa. Gelombang gelombang  ... itu ada yang salah kan? Jangan betulin sendiri atau ke bengkel manusia, jangan, bawa sama Tuhan. Tuhan mah sebentar saja, masukin Roh Kudus beres semua. Ada haleluyah, saudara?

 

Lihat waktu Yesus di perahu. Wah, murid-murid-Nya keluarin air: Bisa tenggelam kita ... tenggelam kita. Yesus bangun, apa tidak peduli kita binasa? Yesus mah berdiri saja: Eh diam, teduhlah engkau. Jangan pakai kita, kita mah nggak ada gunanya. Jangan banggakan kita cinta sama Tuhan, jangan. Banggakanlah Tuhan cinta sama kita. Kita cinta sama Tuhan mah ayo mau berapa kekuatannya? Tapi banggalah Tuhan itu cinta kepada kita, Tuhan itu mengasihi kita.   

 

24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

 

Kata tinggal di dalam bahasa Inggris, tunggu. 

 

Kita ini sering nggak bisa nunggu. Waktunya Tuhan dan waktunya kita itu lain. Rencananya Tuhan dan rencana kita seperti langit dan bumi. Kehendak Tuhan dan kehendak kita lain. Susahnya kita, ketika Tuhan bilang tunggu, kita mau cepat. Ketika Tuhan bilang cepat, kita bilang nanti. Tidak ketemu-ketemu. Belajar kalau Tuhan bilang tunggu, kita tunggu. 

 

Sekarang saudara nunggu kereta api. Saudara sudah beli karcis Jakarta-Surabaya. Diumumkan, kereta Jakarta-Surabaya terlambat satu jam. Saya mau tanya saudara: Mau tunggu apa nggak? Tunggu da nggak mau rugi, sudah beli karcis. Nggak mau rugi mah. Kenapa kalau kereta bisa ditunggu tapi kalau rencana Tuhan kita nggak bisa nunggu?  

 

Kalau Tuhan bilang segera, jangan lelet ... nanti masih ada waktu. 

 

Marta dan Maria. Marta ini maunya cepat, Maria nunggu di kaki Tuhan. Yang mau cepat-cepat, rumit sendiri, bingung sendiri, marah sendiri. Tuhan bilang: Marta, kamu kuatir dari hal banyak. Kita kuatir nggak mau nunggu akhirnya kita pinjam duit. Pinjam duit bukan sama bank, pinjam duit bukan sama keluarga ... pinjam duit sama yang jalankan uang, yang bunganya 10 persen, bunganya 12 persen. Da butuh. Kita nggak mau nunggu. Tuhan itu bisa sebetulnya berkati kita tapi kita nggak mau nunggu.  

 

Saya mau akhiri dengan satu cerita bagaimana seorang raja tidak mau menunggu, yaitu Saul. Saul sudah bolak balik, raja dia: Mana Samuel ini? Ini korban sudah harus dikorbankan, saya sudah tidak sabar ini, mana Samuel ini?

 

Sama seperti Saul, sudah nggak sabar, lambat ini pendeta. Begitu dia bikin, datang Samuel. Belum terlambat. Samuel bilang apa? Kamu melakukan yang bodoh. Nggak terlambat, cuma dia nggak sabar jadi kelihatannya terlambat. Bagi orang yang nggak sabar, segala sesuatu itu lambat jalannya. Lelet. Karena kita tidak sabar.    

 

Jadi bagi saudara yang tidak sabar, saya ini khotbah terlalu panjang. Tuhan tidak pernah terlambat. Walaupun kerjanya lambat, Dia tidak pernah terlambat; Dia pasti menolong saudara dan menolong saya. Saya serahkan kepada yang  bertugas.

-- o --   

 _________________________ 

(Kembali ke Halaman Utama)

_________________________