Khotbah Rabu September - Oktober 2005

Gereja Pantekosta di Indonesia - Cianjur

Jalan Hasyim Asyari 75, Cianjur 43214. Tel (62-263) 261161 - Indonesia

Rabu, 26 Oktober 2005

KESUKAAN YANG SEBENARNYA

Lukas  

10:17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."
10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.
10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
10:20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."    

Ayat 17. Yesus mempunyai 70 murid - 70 anggota Sanhedrin - 70 tua-tua Israel dalam kitab Keluaran.

Dalam Yohanes 6:60-66 tertulis murid-murid. Ini bukan 12 rasul Yesus.  

Ayat 17. Dengan gembira. Bahasa aslinya, chara ... kegembiraan yang emosional karena setan takluk! Seperti murid-murid itu, kitapun dapat mengusir setan. Tapi ini kesukaan yang lumrah.

1 Petrus 5:8-9; Yakobus 4:7. Lawanlah Iblis, maka dia akan lari darimu. Jiwa kita, pikiran kita - itu yang diserang Iblis dari kita.

Mengapa Hawa jatuh? Salahnya Hawa, dia tidak melawan Iblis. Hawa malahan ngobrol dengan Iblis. Harusnya Iblis diusir.

Matius 4:3-11.

Yesus melawan Iblis dengan Firman Allah. Kalau kita melawan Iblis, malaikat melayani kita.

I Korintus 4:1-9.

Kita semua ditonton/dilihat oleh malaikat. Bahasa Inggris, menjadi spectacle, kaca mata. Untuk melihat. Malaikat itu spectacle kita. Setiap kita ada malaikat. Malaikat itu mengawasi kita.

Ibrani 13:2 - Malaikat itu ada. Matius 18:10 - Anak kecilpun ada malaikatnya yang jaga.

Ayat 18. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

Yesus tampaknya mengingatkan murid-murid-Nya supaya jangan sombong. Seperti iblis jatuh karena kesombongannya, kitapun akan jatuh bila sombong rohani.

Ayat 19. 2X kata kuasa.

Yang pertama berasal dari kata dunamis. Ada kekuatan/power, ada Roh Kudus maka iblis tidak akan mendekat. Kita berdoa mohon kuasa dari Tuhan.

Yang kedua berasal dari kata exousia. Dengan otoritas, kita mengusir Iblis. Otoritas yang Tuhan kasih kepada kita.

Ingatlah akan Tuhan. Kita rapuh dan khawatir karena kita tidak ingat akan Tuhan.

Ayat 20. Kesukaan yang sebenarnya -- Nama kita terdaftar di Surga.

Tapi Nama kita bisa tercoret dari Buku Kehidupan. Keluaran 32:31-32. Jangan berdosa lagi supaya nama kita tidak terhapus.

-- o -- 

 _________________________ 

 

(Kembali ke Halaman Utama)

_________________________